Kiriman dibuat oleh Aditya Aditya Johansah

Teknik Informatika C -> Forum Analisis Soal-1

oleh Aditya Aditya Johansah -
Nama : Aditya Johansah
NPM : 2215061039
Kelas : PSTI C

A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
Jawab :
Berita tersebut membuktikan bahwa berita hoax di Indonesia masih banyak dan dapat manjadi sebuah bom bunuh diri bagi bangsa Indonesia. Ditambah dengan media social yang dengan mudah memviralkanya membuah dampak negative dari hoax akan semakin tersebar luas.
Untuk mencegah dampak negative dari berita hoax, masyarakat harus menerapkan mencari tau kebenaran dari sebuah berita tanpa harus menelanya mentah-mentah. Melakukan pemblokiran dan klarifikasi terkait berita hoax dengan membentuk sebuah badan khusus penanggulangan hoax. Dengan adanya sebuah badan khusus, masyarakat akan lebih percaya dengan berita-berita yang viral di media social.

B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?
Jawab :
Perkembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila akan merusak moral bangsa. Karena sejatinya moral bangsa berdasar dari Pancasila, dan terus diterapkan sampai saat ini. Dengan rusaknya moral bangsa, akan terjadi banyak sekali masalah di masyarakat, seperti pelanggaran hukum, dan pelanggaran HAM.
Iptek di Indonesia harus terus menerapkan nilai-nilai Pancasila, karena nilai-nilai ini merupakan dasar moral bangsa. Lebih baik disini berarti tidak buruk di pandangan masyarakat dan hukum, jadi perkembangan iptek juga harus memperhatikan berbagai hukum yang ada di Indonesia, dari yang tertulis maupun tidak tertulis.

C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Jawab :
Konsumenisme merupakan sebuah perilaku konsumsi yang berlebihan. Indonesia memang konsumen teknologi yang cukup besar di dunia, terutama di bidang gadget. Produk-produk ternama yang berasal dari luar negri dipandang lebih tinggi oleh masyarakat Indonesia dibandingan produk local.
Masyarakat Indonesia harus lebih mencintai produk local dan mendukung sepenuhnya karya anak bangsa. Karena perdagangan iptek sangat memberikan keuntungan yang besar, kita sebagai masyarakat revolusi industry 4.0 harus lebih pintar sebagai seorang konsumen, karena nilai dari fungsional suatu barang lebih rendah dari nilai sebuah brand. Brand dengan nama yang besar akan lebih menjual barang dengan harga yang menjulang.

Teknik Informatika C -> Forum Analisis Video-2

oleh Aditya Aditya Johansah -
Nama : Aditya Johansah
NPM : 2215061039
Kelas : PSTI C

Video di atas memberikan sebuah berita sejarah tentang peristiwa pengeboman kota hiroshima dan nagasaki sebelum kemerdekaan Indonesia.

Kota hiroshima di bom pada tanggal 6 Agustus 1945. Peristiwa ini disusul dengan pengeboman kota Nagasaki pada tanggal 9 Agustus 1945. Peristiwa ini menandakan berakhirnya perang dunia ke-2 di wilayah pasifik. Peristiwa ini juga menjadi sebuah kabar baik bari Indonesia karena menjadi salah satu faktor Proklamasi Indonesia dapat terlaksana Pada 17 Agustus 1945. Ini membuktikan peran dari sebuah informasi dan berita sangatlah penting, proklamasi dapat terjadi karena Sutan Syahrir mendengar sebuah berita dari radio bahwa jepang menyerah kepada sekutu dan langsung membuat rencana proklamasi kemerdekaan.

Perjuangan para Pemuda waktu itu sangat mencerminkan sifat nasionalisme dan patriotisme. Kita sebagai pemuda di era sekarang ini harus terus menerapkan sifat-sifat para pahlawan proklamator dan pahlawan-pahlawan lainya. Perjuangan kita di zaman sekarang bukan lagi berperang dalam senjata api ataupun pedang, melainkan perang dalam hal teknologi dan sumber daya.

Teknik Informatika C -> Forum Analisis Video-1

oleh Aditya Aditya Johansah -
Nama : Aditya Johansah
NPM : 2215061039
Kelas : PSTI C

Video di atas menjelaskan sebuah berita tentang penutupan saluran limbah pabrik oleh warga masyarakat karena mencemari sungai. Warga menutup saluran limbah dari sebuah pabrik pakaian di daerah Pekalongan, Jawa Tengah. Warga melakukan tindakan tersebut karena limbah dari pabrik tersebut telah mencemari sungai dan menimbulkan bau yang tidak sedap, sehingga berujung meresahkan warga. Tindakan penutupan ini sepenuhnya diterima oleh pemilik pabrik karena desakan warga dan aparat desa setempat. Pemilik pabrik juga mengaku tidak bisa mengolah limbah dan hanya mengalirkan limbah ke sungai kurang lebih selama 25 tahun berjalan.

Pentupan saluran pembuangan limbah merupakan sebuah tindakan yang membuktikan bahwa warga masyarakat masih peduli dengan lingkungan. Alur yang dilakukan oleh penuntut juga tepat, dengan mengajak aparat desa untuk melakukan penindakan terhadap oknum pabrik-pabrik tersebut. Reaksi yang diuatarakan dari pemilik pabrik juga tepat, dengan mengakui kesalahan dan menerima konsekwensi penutupan saluran limbah tersebut. ini membuktikkan bahwa masyarakat berperan sangat penting dalam menjaga lingkungan, keamanan, dan kemakmuran dalam bersosialisasi.

Teknik Informatika C -> Forum Analisis Jurnal

oleh Aditya Aditya Johansah -
Nama : Aditya Johansah
NPM : 2215061039
Kelas : PSTI C

Pancasila telah dijadikan sebagai nilai dasar bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai hasil kebudayaan Indonesia harus dilandasi oleh nilai-nilai ketuhanan dan moral kemanusiaan yang adil dan beradab. Pada dasarnya sila-sila Pancasila merupakan sumber nilai, kerangka berpikir, dan landasan moral bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan demikian, sila-sila dalam Pancasila menunjukkan sistem etika dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Era Revolusi Industri 4.0, sebuah fase revolusi teknologi, telah mengubah cara aktivitas manusia dari pengalaman hidup sebelumnya, seolah-olah segala sesuatu, termasuk pekerjaan yang dilakukan oleh manusia, digantikan oleh mesin-mesin sawah. Perlu ditekankan bahwa banyak aktivitas dan pekerjaan manusia yang dapat digantikan oleh mesin, salah satunya dalam bidang pendidikan. Oleh karena itu, salah satu tantangan yang kita hadapi saat ini adalah perkembangan ilmu pengetahuan terkini. Perkembangan ilmu pengetahuan modern ini harus berpegang pada prinsip-prinsip nilai yang berlaku bagi masyarakat luas agar tidak berdampak negatif bagi masyarakat di kemudian hari.

Pancasila memiliki dua peran dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pertama, Pancasila sebagai landasan ilmu pengetahuan dan kebijakan pembangunan. Kedua, Pancasila sebagai landasan etika iptek. Ada lima alasan mengapa Pancasila diposisikan sebagai landasan ilmu pengetahuan dan kebijakan pembangunan.
1. Perkembangan ilmu pengetahuan harus menghormati keyakinan agama masyarakat, karena temuan ilmiah mungkin tidak sesuai dengan keyakinan agama, tetapi harus ditentang, karena keduanya memiliki logika sendiri-sendiri.
2. Sains bertujuan untuk pengembangan umat manusia dan berpedoman pada nilai-nilai etika yang berlandaskan kemanusiaan.
3. Ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan unsur-unsur yang “menyeragamkan” kebudayaan dan mengintegrasikan serta memungkinkan terjadinya komunikasi antar masyarakat. Peningkatan penguasaan teknologi melalui sistem pendidikan merupakan sarana memperkokoh persatuan dan membangun jati diri bangsa.
4. Karena pendidikan merupakan tuntutan masyarakat secara keseluruhan, prinsip demokrasi menuntut agar penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi harus merata di antara semua.
5. Sebagai akibat dari prinsip keadilan sosial, kesenjangan penguasaan iptek harus terus dipersempit agar lebih merata. Hal kedua yang memposisikan Pancasila sebagai landasan etis bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dijabarkan sebagai berikut. (a) Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya yang menyangkut manusia, harus selalu menghormati harkat dan martabat manusia, misalnya dalam rekayasa genetika. (b) Ilmu pengetahuan dan teknologi harus meningkatkan kualitas hidup manusia, sekarang dan yang akan datang. (c) Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus melayani perluasan masyarakat manusia baik secara lokal, nasional maupun global.(d) Ilmu pengetahuan dan teknologi harus terbuka untuk umum. Terutama yang secara langsung mempengaruhi kondisi kehidupan masyarakat. (e) Sains dan teknologi harus membantu membangun masyarakat yang lebih adil.

Pada akhirnya penting untuk menghadirkan peran Pancasila sebagai tanda normatif perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia pada masa Revolusi Industri.
4.0. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia berakar dari budaya bangsa Indonesia sendiri dan memerlukan peran serta masyarakat luas. Lima Sila Pancasila merupakan pedoman yang memuat nilai-nilai dasar bangsa untuk mewujudkan kehidupan masyarakat dalam segala aspek, salah satunya adalah pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Percuma mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan mengabaikan norma-norma yang ada, dan itu hanya bencana bagi kehidupan masyarakat.

Teknik Informatika C -> Forum Analisis Jurnal

oleh Aditya Aditya Johansah -
Nama : Aditya Johansah
Kelas : PSTI C
NPM : 2215061039

Pembangunan iptek berlandaskan Pancasila yang bertujuan untuk menjamin kesejahteraan bangsa Indonesia dan sebagai pelindung pertahanan negara dari pengaruh buruk. Terdapat penjabaran pada masing-masing sila Pancasila, yaitu: Pertama, Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, iptek bukan hanya pencipta atau penemuan baru, tetapi iptek yang canggih ini dapat menetapkan tujuannya sehingga bermanfaat bagi masyarakat dan memperhatikan dampak negatifnya bagi masyarakat. Dengan ini, manusia dapat menerapkan nilai-nilai Pancasila secara bijak untuk menghindari penipuan iptek.
Kedua, Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, dalam sila ini kita perlu menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi secara bijaksana sebagaimana mestinya untuk meningkatkan kesejahteraan sesama manusia, bukan menjadi manusia yang sombong dan sombong karena ilmu pengetahuan dan teknologi.
Ketiga, Sila Persatuan Indonesia, cara penerapannya adalah dengan mewujudkan rasa nasionalisme terhadap bangsa Indonesia, dalam sila ini iptek diharapkan mampu mempersatukan bangsa, sehingga tidak terjadi perpecahan antar warga negara Indonesia, dan warga negara internasional.
Keempat, Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan Perwakilan, dalam sila ini seorang ilmuan harus dapat menghargai kebebasan setiap manusia, dan menerima kritik dari segala penjuru mengenai penemuan-penemuan barunya.
Kelima, Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, dalam sila ini ilmu pengetahuan dan teknologi harus memperhatikan kesesuaian interaksi manusia dengan dirinya sendiri, dengan orang lain, dengan Tuhannya, serta alam dan lingkungannya.

Solusi yang terkandung dalam nilai-nilai Pancasila dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yaitu, warga negara Indonesia perlu mengingat atau merenungkan kembali bahwa ideologi dasar didasarkan pada lima sila dasar Pancasila, sadar akan perbuatan baik atau buruk, tidak membeda-bedakan. antar suku, ras, atau antar golongan. beragama, cinta produk lokal atau dalam negeri, tidak sombong dengan teknologi yang dimiliki, dan menggunakan iptek dengan baik yaitu dengan bijak sehingga tidak merugikan manusia lainnya. Proses pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dalam masyarakat bukan hanya menjadi kewajiban penyelenggara negara, tetapi sudah menjadi tanggung jawab semua pihak. Karena dengan menjadikan bangsa Indonesia maju, maka warga negara Indonesia harus ikut serta dalam memajukan bangsa.

Pancasila merupakan pandangan ilmiah terhadap kegiatan ilmiah di Indonesia, sehingga para ilmuwan harus mengembangkan ilmunya dengan mempertimbangkan apakah tepat sasaran dan tidak merugikan manusia, dengan tetap menjaga kelestarian alam dan budaya. Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pengembangan iptek sangatlah penting, di sini Pancasila dapat menjadi acuan pengembangan dan pemanfaatan iptek sesuai dengan kepribadian luhur bangsa Indonesia. Perkembangan iptek harus selalu berakar pada budaya negara, dan iptek harus selalu menghargai dan terbuka terhadap segala kritik masyarakat, tentunya dengan cara yang baik.
Sebagai orang Indonesia, mari kita semua selalu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, menggunakan teknologi secara cerdas dan berusaha untuk tidak terpengaruh oleh dampak negatif dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kita. Menjadi masyarakat yang cerdas, mampu memanfaatkan teknologi untuk kepentingan yang baik, dapat bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, lingkungan, dan seluruh bangsa Indonesia.