Posts made by Wayan Santie Arif

Nama : Wayan Santie Arif
NPM : 2257051031
Kelas : D
Prodi : S1 Ilmu Komputer

Negara Indonesia adalah negara kesatuan berbentuk republik yang wilayahnya merupakan kesatuan dari ribuan pulau yang terletak di antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia serta di antara Benua Asia dan Australia. Geopolitik Indonesia didasarkan pada konsep Wawasan Nusantara yang mengutamakan kesatuan bangsa dan integritas wilayah. Pancasila sebagai ideologi nasional menjadi pertimbangan utama dalam kebijakan politik nasional. Prinsip geopolitik Indonesia tidak hanya berfokus pada wilayah, tetapi juga pada membangun kesatuan bangsa dalam satu wilayah.

Aspek penting yang perlu diperhatikan dalam konteks geopolitik Indonesia adalah:

Keberagaman Sosial Budaya: Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam dengan lebih dari 300 kelompok etnis dan bahasa yang berbeda. Pengakuan dan pengelolaan keberagaman ini menjadi penting dalam menjaga persatuan dan stabilitas negara.

Kestabilan Wilayah: Kedudukan geografis Indonesia yang strategis sebagai negara kepulauan memberikan tantangan dan peluang dalam menjaga stabilitas wilayah. Pengelolaan konflik internal, perlindungan terhadap sumber daya alam, dan pengamanan perbatasan menjadi aspek penting dalam geopolitik Indonesia.

Hubungan Regional dan Global: Sebagai negara yang terletak di persimpangan antara Asia dan Australia, Indonesia memiliki peran penting dalam hubungan regional dan global. Kerjasama ekonomi, diplomasi, dan kebijakan luar negeri yang efektif menjadi faktor kunci dalam mengoptimalkan potensi Indonesia di tingkat internasional.

Keberlanjutan Lingkungan: Dalam konteks geopolitik, Indonesia perlu mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan dalam pengembangan dan penggunaan sumber daya alam. Perlindungan lingkungan dan upaya mitigasi perubahan iklim menjadi aspek penting dalam menjaga keberlanjutan wilayah dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan mempertimbangkan aspek-aspek penting ini, Indonesia dapat mengembangkan kebijakan geopolitik yang berkelanjutan dan mencapai tujuan nasional dalam membangun kesatuan bangsa, menjaga integritas wilayah, serta berperan aktif dalam hubungan regional dan global.
NAMA : Wayan Santie Arif
NPM : 2257051031
KELAS : D
PRODI : Ilmu Komputer

Berdasarkan analisis pada jurnal yang diberikan, berikut adalah beberapa kesimpulan yang dapat diambil:
1. Bela Negara adalah kewajiban bagi seluruh warga negara dalam menjaga dan mempertahankan eksistensi negara, termasuk dalam situasi pandemi COVID-19.
2. Kesadaran bela negara merupakan kesediaan untuk berbakti dan berkorban demi kepentingan negara, serta merupakan hak dan kewajiban setiap warga negara.
3. Dasar hukum bela negara tercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945, yang menekankan keterlibatan warga negara dalam upaya pembelaan negara.
4. Pelaksanaan bela negara selama pandemi COVID-19 memprioritaskan pencegahan penyebaran virus, termasuk pembentukan gugus tugas dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
5. Salah satu fokus utama adalah menghentikan penularan virus dengan membatasi kontak dengan individu yang sudah terpapar atau berisiko tinggi.
6. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan mudik ke kampung halaman selama pandemi, guna mencegah penyebaran virus ke daerah yang rentan.
7. Individu dapat berkontribusi dalam bela negara dengan mematuhi aturan pemerintah, menjaga kebersihan diri, tidak menyebarkan berita hoaks, serta melindungi tenaga medis.

Kesimpulannya, semangat bela negara dalam situasi pandemi COVID-19 mengharuskan partisipasi aktif seluruh warga negara dalam menjaga dan melindungi negara. Dengan kesadaran bela negara yang tinggi dan tindakan yang tepat, negara dapat bertahan dan melewati tantangan yang dihadapi.
NAMA : Wayan Santie Arif
NPM : 2257051031
KELAS : D
PRODI : Ilmu Komputer

Ketahanan Nasional merupakan kemampuan suatu negara dalam menghadapi berbagai ancaman yang dapat datang. Ancaman tersebut dapat berasal dari beberapa sumber, yaitu:

1. Ancaman Langsung: Invasi atau agresi militer dari negara lain yang bertujuan untuk menguasai wilayah atau mengancam kedaulatan suatu negara.
2. Ancaman Luar: Aktivitas intelijen oleh negara lain untuk mendapatkan informasi rahasia atau strategis negara, seperti rahasia militer, teknologi terbaru, atau rencana politik.
3. Ancaman Dalam: Gerakan bersenjata atau politik oleh kelompok dalam negeri yang ingin memisahkan diri atau mendapatkan otonomi yang lebih besar dari pemerintah pusat.
4. Ancaman Tidak Langsung: Penyebaran wabah penyakit seperti pandemi COVID-19 yang dapat mengganggu sektor kesehatan, ekonomi, dan kehidupan masyarakat secara luas.

Secara ibarat, negara dapat diibaratkan sebagai dilindungi oleh sebuah dinding yang terdiri dari:

1. Integritas: Perlindungan terhadap upaya-upaya yang mengancam kesatuan dan kedaulatan negara, baik dari dalam maupun dari luar.
2. Identitas: Pemeliharaan dan pelestarian nilai-nilai, budaya, dan jati diri nasional suatu negara.
3. Kelangsungan Hidup: Upaya menjaga keberlanjutan sumber daya alam, lingkungan hidup yang sehat, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.
4. Perjuangan Mencapai Tujuan Nasional: Upaya mencapai cita-cita dan tujuan yang telah ditetapkan oleh negara dalam berbagai bidang.

Ancaman dapat terdiri dari unsur TRIGATRA yang meliputi:

1. Lokasi dan Posisi Strategis: Negara dengan lokasi dan posisi strategis rentan terhadap ancaman invasi dari negara lain.
2. Keadaan dan Kekayaan Alam: Keadaan dan kekayaan alam suatu negara dapat menimbulkan ancaman jika tidak dikelola dengan baik.
3. Kemampuan Penduduk: Negara dengan populasi yang besar dan berkemampuan dapat dianggap sebagai ancaman oleh negara-negara lain.

Ancaman juga dapat terdiri dari unsur PANCA GATRA yang mencakup:

1. Ideologi: Ancaman terkait dengan penyebaran atau pengaruh ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai nasional atau yang dapat merongrong stabilitas politik dan sosial.
2. Politik: Persaingan politik yang intens, perbedaan pendapat yang mendalam, konflik kepentingan politik, atau ketidakstabilan politik dalam negeri.
3. Ekonomi: Perlambatan ekonomi, resesi, inflasi tinggi, atau ketergantungan yang berlebihan pada sektor ekonomi tertentu.
4. Sosial Budaya: Perbedaan sosial, etnis, agama, atau budaya yang dapat memicu konflik antarkelompok atau ketidakharmonisan sosial.
5

. Pertahanan dan Keamanan: Ancaman terhadap kekuatan militer, gangguan keamanan dalam negeri seperti kejahatan terorganisir, terorisme, atau kegiatan subversif yang dapat mengancam kedaulatan dan keamanan negara.

Perwujudan aspek alamiah TRIGATRA meliputi:

1. Lokasi dan Posisi Geografis: Peningkatan potensi laut dan darat serta posisi yang berkaitan dengan negara asing.
2. Keadaan dan Kekayaan Alam: Keadaan nasional dan kekayaan alam yang dimiliki suatu negara.
3. Kemampuan Penduduk dan Keadaan: Meliputi aspek pendidikan dan kondisi penduduk negara.

Perwujudan aspek sosial PANCA GATRA terdiri dari:

1. Ideologi: Rangkaian nilai yang mencerminkan aspirasi suatu negara.
2. Politik: Demokrasi dengan keseimbangan input dan output.
3. Ekonomi: Sarana, modal, tenaga kerja, dan teknologi.
4. Sosial Budaya: Melibatkan tradisi, pendidikan, dan kepemimpinan.
5. Pertahanan dan Keamanan: Partisipasi dan kesadaran masyarakat.