Nama : Dinda mulia saputri
Npm : 2253053042
Analisis jurnal 2
Judul : Problematika Moral Bangsa Terhadap Etika Masyaraka
Jurnal tersebut membahas tentang masalah kemerosotan nilai moral dan etika warga Desa Cijambe Girang, Sukaresmi, Kabupaten Sukabumi dan dampaknya terhadap integritas moral bangsa. Observasi tersebut bertujuan untuk menegakkan hukum terhadap pelanggaran etika dan mengambil tindakan hukum untuk membentuk moralitas bangsa. Kurangnya pengetahuan hukum dan rendahnya pendidikan moral menyebabkan merosotnya nilai-nilai moral bangsa, yang pada akhirnya berdampak pada pembangunan Indonesia. Peran hukum dalam masyarakat ditekankan, dengan menekankan fungsinya sebagai alat kontrol sosial, memperlancar interaksi sosial dan menciptakan kondisi tertentu. Namun di kalangan masyarakat Desa Cijambe Girang Sukaresmi, peran hukum terkesan kurang efektif karena hilangnya moralitas sehingga berujung pada pelanggaran dan pengabaian norma-norma masyarakat.
Surat kabar tersebut juga menekankan perlunya upaya hukum untuk mencegah pelanggaran moral dan memulihkan integritas moral bangsa saat ini. Sebaiknya penegakan hukum dimulai dengan pembuatan peraturan yang mengatur kesusilaan masyarakat dan upaya hukum dapat dilakukan melalui kerjasama antara masyarakat dan pemerintah untuk menanamkan etika pada setiap individu. Lebih lanjut, majalah tersebut menekankan pentingnya upaya internal dan eksternal untuk membangun moralitas yang baik di masyarakat, dengan penekanan khusus pada peran keluarga dalam memperkuat nilai-nilai moral negara.
Sebagai penutup, jurnal ini mengangkat isu mendesak mengenai kemerosotan nilai moral dan etika masyarakat Desa Cijambe Girang, Sukaresmi, Kabupaten Sukabumi dan menekankan perlunya hukum dan kerja sama untuk memulihkan dan memperbaiki situasi nasional. integritas moral.
Ada 3 upaya internal (dari dalam) yang bisa diterapkan untuk meningkatkan moral bangsa :
-Meningkatkan peran keluarga dalam membentuk moral
-Menciptkan lingkungan yang baik dalam masyarakat
-Membatasi teknologi yang ada
Kesimpulan surat kabar tersebut, terdapat persoalan serius terkait kemerosotan nilai moral dan etika warga Desa Cijambe Girang Sukaresmi, Kabupaten Sukabumi, yang berdampak pada pembangunan Indonesia. Kurangnya pemahaman terhadap hukum, hak asasi manusia, etika, dan etika pendidikan menjadi faktor utama penyebab terjadinya degradasi moral. Upaya penegakan hukum dan kerja sama antara masyarakat dan pemerintah dinilai penting dalam memulihkan dan meningkatkan moral bangsa. Peran orang tua, lingkungan hidup, teknologi dan pendidikan karakter di sekolah juga dinilai penting dalam upaya peningkatan moralitas dan etika sosial. Selain itu, penghormatan terhadap hak asasi manusia, kesadaran hukum dan pengembangan hukum yang mengatur moralitas dalam masyarakat juga dinilai penting. Singkatnya, upaya tersebut harus mendapat perhatian serius dari masyarakat dan pemerintah untuk mencegah terjadinya pelanggaran etika yang dapat merugikan moralitas bangsa.
Npm : 2253053042
Analisis jurnal 2
Judul : Problematika Moral Bangsa Terhadap Etika Masyaraka
Jurnal tersebut membahas tentang masalah kemerosotan nilai moral dan etika warga Desa Cijambe Girang, Sukaresmi, Kabupaten Sukabumi dan dampaknya terhadap integritas moral bangsa. Observasi tersebut bertujuan untuk menegakkan hukum terhadap pelanggaran etika dan mengambil tindakan hukum untuk membentuk moralitas bangsa. Kurangnya pengetahuan hukum dan rendahnya pendidikan moral menyebabkan merosotnya nilai-nilai moral bangsa, yang pada akhirnya berdampak pada pembangunan Indonesia. Peran hukum dalam masyarakat ditekankan, dengan menekankan fungsinya sebagai alat kontrol sosial, memperlancar interaksi sosial dan menciptakan kondisi tertentu. Namun di kalangan masyarakat Desa Cijambe Girang Sukaresmi, peran hukum terkesan kurang efektif karena hilangnya moralitas sehingga berujung pada pelanggaran dan pengabaian norma-norma masyarakat.
Surat kabar tersebut juga menekankan perlunya upaya hukum untuk mencegah pelanggaran moral dan memulihkan integritas moral bangsa saat ini. Sebaiknya penegakan hukum dimulai dengan pembuatan peraturan yang mengatur kesusilaan masyarakat dan upaya hukum dapat dilakukan melalui kerjasama antara masyarakat dan pemerintah untuk menanamkan etika pada setiap individu. Lebih lanjut, majalah tersebut menekankan pentingnya upaya internal dan eksternal untuk membangun moralitas yang baik di masyarakat, dengan penekanan khusus pada peran keluarga dalam memperkuat nilai-nilai moral negara.
Sebagai penutup, jurnal ini mengangkat isu mendesak mengenai kemerosotan nilai moral dan etika masyarakat Desa Cijambe Girang, Sukaresmi, Kabupaten Sukabumi dan menekankan perlunya hukum dan kerja sama untuk memulihkan dan memperbaiki situasi nasional. integritas moral.
Ada 3 upaya internal (dari dalam) yang bisa diterapkan untuk meningkatkan moral bangsa :
-Meningkatkan peran keluarga dalam membentuk moral
-Menciptkan lingkungan yang baik dalam masyarakat
-Membatasi teknologi yang ada
Kesimpulan surat kabar tersebut, terdapat persoalan serius terkait kemerosotan nilai moral dan etika warga Desa Cijambe Girang Sukaresmi, Kabupaten Sukabumi, yang berdampak pada pembangunan Indonesia. Kurangnya pemahaman terhadap hukum, hak asasi manusia, etika, dan etika pendidikan menjadi faktor utama penyebab terjadinya degradasi moral. Upaya penegakan hukum dan kerja sama antara masyarakat dan pemerintah dinilai penting dalam memulihkan dan meningkatkan moral bangsa. Peran orang tua, lingkungan hidup, teknologi dan pendidikan karakter di sekolah juga dinilai penting dalam upaya peningkatan moralitas dan etika sosial. Selain itu, penghormatan terhadap hak asasi manusia, kesadaran hukum dan pengembangan hukum yang mengatur moralitas dalam masyarakat juga dinilai penting. Singkatnya, upaya tersebut harus mendapat perhatian serius dari masyarakat dan pemerintah untuk mencegah terjadinya pelanggaran etika yang dapat merugikan moralitas bangsa.