Nama : Dinda mulia saputri
Npm : 2253053042
Analisis video 4
Film Pendek Tentang Korupsi - Siswa Anti Korupsi
Hanafi merupakan siswi SMK N 3 Wonosari. Ia mempunyai kebiasaan buruk mengubah jumlah tampilan kertas ketika seorang teman memintanya untuk mengambil foto kertas tersebut. Hanafi menuliskan di tiketnya Rp 10.000, padahal harganya hanya Rp 5.000, jadi dia merusak Rp. 5000 ldan kekhawatiran bahwa korupsi juga terjadi di sekolah. Bayu pun menjelaskan apa yang disampaikan ustadnya, apakah makan dan minum dengan uang korup bisa menimbulkan penyakit pada tubuh. Hanafi sadar tubuhnya sakit karena memakan uang koruptor. Hanafi pun mengaku kepada temannya telah menerima suap tunai dan berjanji akan mengembalikan uang tersebut. Namun kemudian beliau bercerita tentang kasus korupsi yang masih merajalela di Indonesia dan mengatakan bahwa ustadnya mengatakan bahwa jika memakan makanan dari uang hasil korupsi maka akan menimbulkan penyakit pada tubuh kita. Saat itulah Hanafi menyadari bahwa mengeluarkan uang untuk korupsi adalah tindakan yang salah. Akhirnya Hanafi mengakui kesalahannya dan akan mengganti uang yang dikorupsinya.
Jadi melalui cerita di atas kita bisa belajar bahwa korupsi uang adalah hal yang sangat jahat, baik di mata Tuhan maupun di mata manusia. Korupsi bukan hanya soal uang dalam jumlah besar tetapi bisa dilakukan dengan uang dalam jumlah kecil saja. Kalau dari kekuasaan kecil sudah bisa dipastikan korupsi, maka kita tidak akan takut korupsi uang dalam jumlah besar.
Npm : 2253053042
Analisis video 4
Film Pendek Tentang Korupsi - Siswa Anti Korupsi
Hanafi merupakan siswi SMK N 3 Wonosari. Ia mempunyai kebiasaan buruk mengubah jumlah tampilan kertas ketika seorang teman memintanya untuk mengambil foto kertas tersebut. Hanafi menuliskan di tiketnya Rp 10.000, padahal harganya hanya Rp 5.000, jadi dia merusak Rp. 5000 ldan kekhawatiran bahwa korupsi juga terjadi di sekolah. Bayu pun menjelaskan apa yang disampaikan ustadnya, apakah makan dan minum dengan uang korup bisa menimbulkan penyakit pada tubuh. Hanafi sadar tubuhnya sakit karena memakan uang koruptor. Hanafi pun mengaku kepada temannya telah menerima suap tunai dan berjanji akan mengembalikan uang tersebut. Namun kemudian beliau bercerita tentang kasus korupsi yang masih merajalela di Indonesia dan mengatakan bahwa ustadnya mengatakan bahwa jika memakan makanan dari uang hasil korupsi maka akan menimbulkan penyakit pada tubuh kita. Saat itulah Hanafi menyadari bahwa mengeluarkan uang untuk korupsi adalah tindakan yang salah. Akhirnya Hanafi mengakui kesalahannya dan akan mengganti uang yang dikorupsinya.
Jadi melalui cerita di atas kita bisa belajar bahwa korupsi uang adalah hal yang sangat jahat, baik di mata Tuhan maupun di mata manusia. Korupsi bukan hanya soal uang dalam jumlah besar tetapi bisa dilakukan dengan uang dalam jumlah kecil saja. Kalau dari kekuasaan kecil sudah bisa dipastikan korupsi, maka kita tidak akan takut korupsi uang dalam jumlah besar.