Kiriman dibuat oleh DINDA MULIA SAPUTRI 2253053042

Nama : Dinda mulia saputri
Npm : 2253053042
Analisis video 3

Video tersebut menjelaskan tentang
Pendidikan nilai-nilai moral di lingkungan masyarakat dari sikap tokoh-tokoh dalam video tersebut sangat baik, karena menunjukkan nilai-nilai moral di lingkungan masyarakat, terutama melalui tindakan menyapa tetangga ketika melihat dan menjaga nilai-nilai moral dalam lingkungan masyarakat. lingkungan masyarakat. kebersihan lingkungan bila ada sampah, masyarakat harus mengumpulkan dan menyapu sampah, berbagi dengan masyarakat dan berinteraksi dengan masyarakat, serta menunaikan ibadah masyarakat, mengikuti acara keagamaan seperti maulid Nabi, Isra'miraj. Oleh karena itu, nilai-nilai moral sangatlah penting. Nilai moral merupakan salah satu cara untuk beradaptasi dengan masyarakat, karena bagaimanapun juga, jika seseorang mempunyai nilai moral yang baik maka ia akan menjadi orang yang baik di masyarakat. Begitu pula sebaliknya, ketika seseorang menduduki jabatan tinggi dalam masyarakat namun tidak mempunyai nilai moral yang baik, maka ia akan dipandang rendah.
Oleh karena itu, pentingnya pendidikan moral dalam masyarakat saat ini sangatlah diperlukan, mengapa pendidikan moral itu penting,
Pada kenyataannya masyarakat tidak bisa hidup sesuai dengan keinginannya sendiri.Dalam kehidupan bermasyarakat tentunya banyak sekali aturan-aturan yang berbeda-beda yang akan sejalan dengan standar moral dan nilai-nilai yang seimbang dengan masyarakat. dari pendidikan moral. Hal ini juga berdampak pada berkembangnya potensi setiap orang untuk berpikir positif dan berperilaku baik, terutama bagi para remaja yang saat ini dinilai sangat membutuhkan pengetahuan tentang pendidikan moral dan membangun kasih sayang kekeluargaan di tengah masyarakat, meningkatkan solidaritas dan persatuan dalam negeri.
Dengan etika, masyarakat akan lebih menghargai satu sama lain, dan tidak akan ada lagi tindakan kriminal atau kekerasan yang didasarkan pada perbedaan pendapat antara satu orang dengan orang lain. Dengan saling menghormati muncullah kecocokan dan harmoni. , Akhlak dapat melindungi dari hal-hal buruk dan menguatkan keyakinan setiap orang agar terhindar dari sifat-sifat yang dapat merugikan orang disekitarnya.
Pendidikan nilai-nilai moral di lingkungan masyarakat dari sikap tokoh-tokoh dalam video tersebut sangat baik, karena menunjukkan nilai-nilai moral di lingkungan masyarakat, terutama melalui tindakan menyapa tetangga ketika melihat dan menjaga nilai-nilai moral dalam lingkungan masyarakat. lingkungan masyarakat. kebersihan lingkungan bila ada sampah, masyarakat harus mengumpulkan dan menyapu sampah, berbagi dengan masyarakat dan berinteraksi dengan masyarakat, serta menunaikan ibadah masyarakat, mengikuti acara keagamaan seperti maulid Nabi, Isra'miraj. Oleh karena itu, nilai-nilai moral sangatlah penting. Nilai moral merupakan salah satu cara untuk beradaptasi dengan masyarakat, karena bagaimanapun juga, jika seseorang mempunyai nilai moral yang baik maka ia akan menjadi orang yang baik di masyarakat. Begitu pula sebaliknya, ketika seseorang menduduki jabatan tinggi dalam masyarakat namun tidak mempunyai nilai moral yang baik, maka ia akan dipandang rendah.
Oleh karena itu pentingnya pendidikan moral dalam masyarakat saat ini sangatlah diperlukan, mengapa pendidikan moral itu penting? Pada kenyataannya masyarakat tidak bisa hidup sesuai dengan keinginannya sendiri.Dalam kehidupan bermasyarakat tentunya banyak sekali aturan-aturan yang berbeda-beda yang akan sejalan dengan standar moral dan nilai-nilai yang seimbang dengan masyarakat. dari pendidikan moral. Hal ini juga berdampak pada berkembangnya potensi setiap orang untuk berpikir positif dan berperilaku baik, terutama bagi para remaja yang saat ini dinilai sangat membutuhkan pengetahuan tentang pendidikan moral dan membangun kasih sayang kekeluargaan di tengah masyarakat, meningkatkan solidaritas dan persatuan dalam negeri.
Dengan etika, masyarakat akan lebih menghargai satu sama lain, dan tidak akan ada lagi tindakan kriminal atau kekerasan yang didasarkan pada perbedaan pendapat antara satu orang dengan orang lain. Dengan saling menghormati muncullah kecocokan dan harmoni. , Akhlak dapat melindungi dari hal-hal buruk dan menguatkan keyakinan setiap orang agar terhindar dari sifat-sifat yang dapat merugikan orang disekitarnya.
Nama : Dinda mulia saputri
Npm : 2253053042
Analisis video 1
Video animasi pendidikan nilai dan moral di lingkungan masyarakat


Video ini pemjelaskan tentang Nilai moral yang baik dalam masyarakat membantu, menyapa kenalan yang baik, menghargai pendapat orang lain, bersikap sopan dan tenang di kelas.
Contoh nilai moral yang buruk dalam masyarakat adalah mencuri, membuang sampah sembarangan, memandang rendah orang lain, mengemudi dengan kecepatan tinggi di jalan raya, membuang sampah ke sungai, berkelahi dengan teman, dan tidak memutuskan hubungan dengan teman yang sedang berkelahi. menyebabkan pertengkaran di antara teman-teman. Oleh karena itu
Nilai moral merupakan suatu nilai yang dijadikan standar untuk menilai baik atau buruknya seseorang. Etika sendiri mempunyai pengertian (ajaran tentang) benar dan salah yang diterima secara umum dalam hal tindakan, sikap, dan kewajiban. Etika disebut juga karakter moral atau etika.
Contoh nilai akhlak yang baik dalam masyarakat :
- Mohon bantuannya
- Menyapa kenalan dengan bahasa yang baik.
– Hormati pendapat orang lain.
- Salam
- Bersekolah dengan tenang

Contoh nilai akhlak yang buruk dalam masyarakat :
- Pencurian
- Membuang sampah sembarangan
- merendahkan orang lain
- Mengemudi dengan kecepatan tinggi
- Membuang sampah ke sungai
- Bertengkarlah antar teman dan jangan sampai merusak teman yang sedang bertengkar.

Kesimpulan :
Nilai moral adalah nilai yang menjadi tolak ukur benar atau salahnya seseorang. Etika sendiri mempunyai arti ajaran baik dan buruk yang diterima secara umum mengenai tindakan, sikap, dan kewajiban. Etika sering juga disebut etika, tata krama atau moral.
Nama : Dinda mulia saputri
Npm : 2253053042
Jawab pertanyaan
berikan pendapat mu bagaimana cara 8 fungsi keluarga dalam menanamkan moral terhadap anak anak dirumah..silahkan di jawab?

Jawaban :
Dalam menanamkan moral kepada anak-anak di rumah 8 fungsi keluarga memiliki peran penting
Berikut adalah pendapat mengenai cara 8 fungsi keluarga dapat mendukung pembentukan moral anak yaitu:

1. Fungsi agama: Keluarga merupakan tempat pertama dan terpenting untuk mengajarkan nilai-nilai agama kepada anak dan sesamanya. Keluarga merupakan tempat anak mengembangkan dan mempelajari konsep-konsep spiritual agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai individu yang beragama dan beriman.
2. Fungsi kasih sayang Keluarga adalah tempat tumbuhnya cinta setiap hari. Sejak seorang anak dilahirkan hingga ia dewasa, keluarga hendaknya menunjukkan kepedulian dan kasih sayang melalui tindakan. Hal ini membantu anak merasakan kasih sayang orang tua dan saudaranya sehingga dapat tumbuh menjadi pribadi yang penuh kasih sayang terhadap lingkungannya.
3. Fungsi pelindung, Rumah, keluarga adalah tempat seluruh anggotanya merasa aman. Fungsi keluarga adalah untuk saling mendukung secara moral, oleh karena itu kekerasan tidak boleh terjadi dalam keluarga. Menumbuhkan rasa aman dan nyaman dalam rumah, bebas dari rasa takut.
4. Fungsi sosialisasi dan pendidikan Dalam keluarga, anak akan belajar berintegrasi dengan orang lain dalam bentuk komunikasi. Dengan cara ini, anak dapat belajar bagaimana berperilaku terhadap orang lain.
5. Fungsi Ekonomi, Selain dukungan spiritual, dukungan materi juga diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga. Kebutuhan dasar dan sekunder kehidupan berkeluarga tentunya harus terpenuhi untuk menunjang kualitas hidup dan keharmonisan sebuah keluarga.
6. Fungsi sosiokultural : Keluarga menentukan bagaimana anak dapat memposisikan dirinya dalam masyarakat. Oleh karena itu, norma-norma dan budaya yang berkembang di masyarakat kita harus diajarkan kepada anak-anak agar mereka dapat tumbuh dengan baik di masyarakat.
7. Fungsi Reproduksi, salah satu tujuan manusia dalam menjalin hubungan perkawinan adalah mempunyai keturunan. Fungsi reproduksi juga harus diperhatikan. Dengan cara ini, anak yang lebih besar juga bisa dikenalkan dengan pendidikan seks sejak dini, tergantung usianya.
8. Fungsi lingkungan hidup: Keluarga juga mempunyai kewajiban untuk mengajarkan konsep lingkungan hidup kepada anak-anaknya agar mereka tumbuh menjadi generasi yang sadar lingkungan. Kita hidup berdampingan dengan alam dan lingkungan. Oleh karena itu, keluarga harus menanamkan dalam diri anak-anaknya semangat cinta lingkungan.


Penting untuk dicatat bahwa penerapan fungsi-fungsi ini memerlukan kesadaran dan keterlibatan aktif dari setiap anggota keluarga. Komunikasi terbuka, menghargai terhadap perbedaan,dan pembentukan hubungan yang sehat antara anggota keluarga dapat membantu mewujudkan lingkungan yang mendukung perkembangan moral anak.
Nama : Dinda mulia saputri
Npm : 2253053042
Analisis jurnal 1

Judul jurnal Solusi pencegahan permasalahan moralitas dalam masyarakat

Jurnal ini menjelaskan tentang krisis multidimensi yang dihadapi Indonesia dan menghubungkannya dengan krisis moralitas dan etika bangsa. Ini menyoroti dampak budaya global terhadap nilai-nilai masyarakat, menekankan kemajuan konstruktif dan dampak destruktif pada moralitas manusia. Penulis juga menggali isu-isu moralitas sosial yang relevan di Indonesia, menekankan perlunya memahami isu-isu tersebut untuk penanganan yang efektif.
Jurnal ini mereferensikan berbagai sumber teologis dan pendidikan untuk mendukung pembahasannya mengenai isu-isu moral.Ini mengatasi dampak konten tidak bermoral, seperti pornografi, pada individu dengan standar moral dan keyakinan yang tinggi. Lebih jauh lagi, membahas permasalahan kemasyarakatan dari penyalahgunaan narkoba dan dampak negatifnya terhadap generasi muda, dengan menekankan perlunya pencegahan dan intervensi.
Jurnal ini juga membahas permasalahan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang banyak terjadi di masyarakat, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia . Hal ini menekankan pentingnya kesadaran lingkungan dan lingkungan sosial dalam menghindari kesalahan moral. Selain itu, menyoroti peran pendidikan dalam membentuk pengetahuan, pengalaman, dan gaya hidup individu, yang pada gilirannya mempengaruhi perilaku moral mereka.
Jurnal ini membahas krisis multidimensi yang dihadapi Indonesia dan menghubungkannya dengan krisis moralitas dan etika bangsa. Ini menyoroti dampak budaya global terhadap nilai-nilai masyarakat, menekankan kemajuan konstruktif dan dampak destruktif pada moralitas manusia. Penulis juga menggali isu-isu moralitas sosial yang relevan di Indonesia, menekankan perlunya memahami isu-isu tersebut untuk penanganan yang efektif.
Jurnal ini mereferensikan berbagai sumber teologis dan pendidikan untuk mendukung pembahasannya mengenai isu-isu moral. Ini mengatasi dampak konten tidak bermoral, seperti pornografi, pada individu dengan standar moral dan keyakinan yang tinggi . Lebih jauh lagi, membahas permasalahan kemasyarakatan dari penyalahgunaan narkoba dan dampak negatifnya terhadap generasi muda, dengan menekankan perlunya pencegahan dan intervensi.

Jurnal ini juga membahas permasalahan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang banyak terjadi di masyarakat, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia. Hal ini menekankan pentingnya kesadaran lingkungan dan lingkungan sosial dalam menghindari kesalahan moral. Selain itu, menyoroti peran pendidikan dalam membentuk pengetahuan, pengalaman, dan gaya hidup individu, yang pada
gilirannya mempengaruhi perilaku moral mereka.
Secara keseluruhan, jurnal ini memberikan analisis komprehensif mengenai permasalahan moral dalam masyarakat Indonesia, yang diambil dari perspektif teologis, pendidikan, dan kemasyarakatan untuk mengusulkan solusi dan tindakan pencegahan.
Kesimpulan dari jurnal tersebut adalah bahwa permasalahan moralitas di masyarakat Indonesia memerlukan solusi pencegahan yang komprehensif. Penulis menyoroti berbagai permasalahan moralitas yang relevan dengan masyarakat, seperti kontroversi narkoba, pola hidup yang merusak moral, konsumerisme, dan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Selain itu, penulis juga menekankan pentingnya faktor-faktor yang mempengaruhi moralitas, seperti spiritual, keluarga, lingkungan, dan pendidikan. Dengan Merujuk pada berbagai sumber, termasuk buku-buku yang mencakup topik-topik seperti teologia pembangunan, kamus bahasa Indonesia, masalah narkoba, etika, Kristen, dan nilai-nilai pendidikan dari Yesus, penulis menekankan bahwa solusi pencegahan permasalahan moralitas harus melibatkan berbagai aspek kehidupan masyarakat . Kesimpulan ini menunjukkan bahwa penulis memberikan pendekatan holistik dalam menangani persoalan moralitas di masyarakat Indonesia.
Nama : Dinda mulia saputri
Npm :2253053042
Analisis jurnal 2

Judul jurnal : Pendapat tentang moral di zaman now

Jurnal tersebut membahas dampak media terhadap nilai-nilai moral remaja, menyoroti dampak negatif dan perlunya pendidikan karakter. Hal ini menekankan pentingnya penanaman nilai-nilai dan perilaku baik pada anak sejak dini, terutama melalui unit keluarga. Penulis meyakini kemerosotan nilai moral dapat dihindari melalui internalisasi dan pendidikan, antara lain pendidikan kewarganegaraan, pendidikan Pancasila, dan pendidikan karakter. Metode penelitian yang digunakan antara lain melakukan wawancara untuk mengumpulkan informasi mengenai pemahaman etika dan permasalahan etika di masyarakat, dengan tujuan memberikan informasi dan solusi untuk meningkatkan nilai moralitas masyarakat.

Pembahasan majalah ini menekankan pentingnya mengatasi kemerosotan nilai moral di kalangan remaja dan masyarakat luas. Ini menekankan peran media, keluarga dan pendidikan dalam membentuk karakter moral dan mengusulkan solusi seperti pendidikan kewarganegaraan dan penanaman nilai-nilai Pancasila. Metode penelitian melakukan wawancara untuk mengumpulkan informasi guna menambah kedalaman analisis dan rekomendasi.
Secara keseluruhan, tinjauan ini memberikan analisis komprehensif mengenai keadaan nilai-nilai etika saat ini, faktor-faktor yang berkontribusi, dan solusi potensial, memberikan informasi berharga bagi para pendidik, pembuat kebijakan, dan orang tua.

-Pembahasan dalam jurnal mencakup beberapa poin penting. ~Pertama, tinjauan tersebut menekankan peran media dalam mempengaruhi moralitas remaja, dengan dampak negatifnya dan perlunya kepribadian pendidikan untuk mengatasinya. Selain itu, jurnal ini juga menyoroti peran keluarga dan masyarakat dalam pembentukan moralitas serta pentingnya pendidikan kewarganegaraan, pendidikan Pancasila dan internalisasi nilai-nilai moral sebagai solusi peningkatan moralitas.
Metode penelitian menggunakan metode wawancara untuk mengetahui pemahaman tentang etika dan permasalahan etika di masyarakat, sehingga dapat dijadikan dasar untuk mengusulkan solusi perbaikan etika.

Kesimpulan dari tinjauan tersebut adalah kemerosotan moral di kalangan remaja dan masyarakat umum harus diatasi melalui pendidikan kewarganegaraan, pendidikan Pancasila, dan pendidikan karakter. Selain itu, peran keluarga dan masyarakat juga dinilai penting dalam meningkatkan moralitas. Etika yang diinginkan ke depan adalah yang mampu mengedepankan nilai-nilai moral, khususnya nilai-nilai Pancasila. Kesimpulannya adalah pentingnya peran pendidikan dan lingkungan sosial dalam membentuk etika yang baik di masyarakat.