Kiriman dibuat oleh Devana Okta Mahdalena 2253053034

Nama : Devana Okta Mahdalena
Npm :2253053034
Kelas :3/H

Analisis jurnal 1
Pemerintah Aceh mengembangkan sistem pendidikan yang sesuai dengan karakteristik-karakteristik adat istiadat masyarakat Aceh serta otonomi khusus yang berlaku di Aceh Amin (2018) Sistem pendidikan yang diamanahkan berupa sistem pendidikan Islam seperti yang tertuang dalam Qanun No23 Tahun 2002Qanun tersebut kemudian disempurnakan dengan Qanun Aceh No 5 Tahun 2008 dan pemerintah kemudian diganti oleh Qanun Aceh No 9 Tahun 2015 perubahan atas Qanun Aceh No11 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Islam di Aceh , Indonesia .
Ada enam strategi dalam pembentukan nilai yang membutuhkan proses keberlanjutan seperti pembiasaan nilai nilai budaya pengetahuan moral, perasaan dan cinta yang baik, akting moral, dan nilai keteladanan. Bagaimanapun guru memiliki peranan yang sangat penting dalam proses pembentukan nilai siswa selama di sekolah . Oleh karena itu, para guru perlu mempelajari strategi yang digunakan untuk mengajarkan nilai-nilai baik kepada siswa baik melalui pendidikan formal maupun nonformalPeran guru sebagai panutan bagi siswa dinilai sangat penting dalam pendidikan nilai. Nilai- nilai utama yang harus dimiliki oleh seorang guru untuk mendukung keberhasilan implementasi kurikulum di National Institute of Education (NIE), Singapura adalah: keyakinan bahwa semua siswa dapat belajar, merawat dan memperhatikan semua siswa, menghormati keragamankomitmen dan dedikasi terhadap profesi.
Nilai moral Islam adalah Alquran dan Hadits Nabi, dan ini berarti bahwa nilai harus mutlak dan stabil. Dari sisi individu membantu mereka untuk merasakan keamanan, stabilitas, dan keselamatan untuk menentukan identitas mereka, dan kepemilikan kelompok serta penerimaan mereka terhadap nilai-nilai dan keyakinan yang diatur oleh agamaDari sisi masyarakat membantu dalam mengatur emosi dan keberlanjutannya, dan ini merupakan salah satu pilar keberlangsungan dan keberlanjutan masyarakatSingkatnya, seorang Muslim harus mengembangkan karakter moralnyaDengan demikian, nilai-nilai yang lebih baik. yang dimasukkan oleh seorang Muslim ke dalam karakternya, menjadi Muslim yang lebih baik.
Nama : Devana Okta Mahdalena
Npm :2253053034
Kelas :3/H

Analisis video 2
Menurut saya hal seperti itu terjadi karena kurang nya pengawasan dari guru , kurang nya pembelajaran etika sopan dan santun , dan anak kadang juga belum bisa mengontrol emosi nya dengan baik , tapi selepas itu tidak semua di salahkan oleh pihak guru karena kurang nya pengawasan , bisa jadi karena pengawasan juga dari orang tua dan kurang nya pembelajaran tentang apa saja yang tidak boleh di lakukan ketika sedang di sekolah , karena bimbingan orang tua juga penting untuk pertumbuhan mereka .
Nama : Devana Okta Mahdalena
Npm :2253053034
Kelas : 3/H

Analisis vidio 1

Skenario 1
Saya memiliki kereta tersebut lurus karena jika kereta tersebut lurus maka hanya membunuh lima orang saja , jika kereta belok dan mengangkat tuasnya maka akan bisa membahayakan orang orang yang ada di dalam kereta dan satu orang tersebut karena Seorang masinis kereta api tidak mungkin melakukan pengontrolan wesel ketika kereta sedang berjalan .
Kembali lagi dari apa yang sudah di buat keputusan selalu ada konsekuensi yang di dapat . Tetapi satu orang tersebut adalah anggota keluarga kita .

Skenario 2
Saya memilih untuk tidak menjatuhkan orang tersebut karena jika yang terbunuh hanya lima orang kita tidak termasuk ke dalam perbuatan aktif tetapi jika kita menjatuhkan orang berbadan besar tersebut maka kita termasuk perbuatan aktif yaitu mendorong orang atau sama saja kita membunuh orang .

Dari sini kita di beritahu bahwa moralitas jadi sering memang terlalu sering untuk alat pembenaran saat kita di posisi yang di untungkan.
Nama : Devana Okta Mahdalena
Npm : 2253053034
Kelas : 3/H

Analisis jurnal 2
Tanggung jawab dan ahlaq mulianya akan terwujud jika ditanam kan kepada generasi sejak dini . Dengan menanamkan nilai nilai keimanan dan ibadah secara konsisten, dengan di awasi orang tua dan guru .
Peran penting keluar ke dalam membina manusia dimulai ditanamkannya nilai keimana dan nilai nilai etika.

Dalam jurnal tersebut terdapat cerita pendek suri tauladan yang dapat kita ambil hikmahnya adalah menunjukkan hubungan sesama manusia , saling menolong dengan tulus.
Dalam menerapkan pendidikan nilai moral tersebut bisa didapat tidak hanya di pendidikan formal saja pendidikan nonformal seperti interaksi sosial terhadap sesama tetangga dan orang tua di rumah juga bisa di terapkan.

Peran penting dalam membentuk nilai moral pada remaja ada di peran orang tua , guru , dan orang orang sekitar , dalam membentuk nilai moral dengan baik perlu di tanamkan pendidikan agama , agar remaja memiliki pegangan pedoman untuk bertingkah laku dengan baik .
Nama : Devana Okta Mahdalena
Npm : 2253053034
Kelas : 3/H

TENTANG PENERAPAN NILAI MORAL PANCASILA DALAM MEWUJUDKAN GENERASI ANTI KORUPSI DI SD NEGERI OSILOA KUPANG TENGAH!

Moral adalah ajaran tentang hal yang baik dan buruk tingkah laku manusia . Dalam perwujudan moral Bisa sebagai peraturan atau norma norma yang baik .
Pendidikan moral Pancasila adalah untuk berupaya menumbuh kembangkan nilai yang terkandung pada Pancasila dan menerap kan untuk peserta didik atau generasi muda yang akan datang .
Tujuan dari pendidikan moral dalam penerapan nilai Pancasila adalah untuk membekali peserta didik sebagai generasi muda yang akan datang untuk menghadapi perubahan .
Berikut contoh pengamalan nilai nilai Pancasila.
1. Sila pertama
- percaya dan taqwa kepada Tuhan yang Maha esa
2. Sila kedua
- saling mencintai sesama manusia
3. Sila ketiga
-Cinta tanah air dan bangsa Indonesia
4. Sila keempat
- mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
5. Sila kelima
- saling membantu dan bergotong royong

Pada dasarnya Nilai , moral , dan hukum mempunyai fungsi yang sama untuk melayani manusia , agar manusia ingat untuk melakukan kebaikan terhadap a ke diri sendiri maupun orang lain .