Kiriman dibuat oleh Ghebi Armando

Teknik Informatika B-2022 -> Forum Analisis Video-2

oleh Ghebi Armando -
Nama : Ghebi Armando
NPM : 2215061094
Kelas : PSTI B

Analisis video 2

Dengan diawali dengan penyerangan Jepang terhadap pangkalan laut AS pada akhir tahun 1941, yang dilanjutkan dengan balas dendam yang dilakukan oleh AS kepada Jepang dengan menjatuhkan bom atom di kota Hiroshima dan Nagasaki pada 6 dan 9 Agustus 1945 yang membuat tantara Jepang menyerah pada sekutu dan pulang ke kampung halamannya. Kejadian itu menjadi titik balik Indonesia yang kemudian teks proklamasi di proklamirkan oleh Ir. Soekarno dan Moh. Hatta pada 17 Agustus 1945.

Teknik Informatika B-2022 -> Forum Analisis Soal-1

oleh Ghebi Armando -
Nama : Ghebi Armando
NPM : 2215061094
Kelas : PSTI B

Analisis Soal 1

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
Menurut saya mengenai berita hoaks ini apalagi di dalam lingkup politik merupakan sebuah masalah yang fatal karena hal-hal yang berkaitan dengan politik ini sangat sacral dan besar dampaknya jika ada yang termakan berita hoaks tersebut dan sampai menyebarkannya. Yang mana bakal akan lebih berbahaya lagi apabila seorang pemimpin menjadikan berita hoaks tersebut menjadi senjata dengan memperbodoh penerima berita, yang hal ini membuat timbulnya sebuah kekacauan pada pemerintahannya tersebut.
Untuk mengantisipasi dampak negative yang ditimbulkan dari berita hoaks tersbut dapat dilakukan dengan memfilter dan mengecek kembali kebenaran dari sebuah berita yang diterima sebelum di bagikan atau untuk diri saya sendiri agar dapat meminimalisir keributan yang disebabkan oleh berita hoaks tersebut.

2. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?

Pengaruh dari pengembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila tersebut yaitu dapat menjerumuskan warga masyarakat ke dalam suatu nilai yang salah dan membuat ketidakseimbangannya suatu aspek yang diakibatkan oleh pengembangan IPTEK yang melenceng tersebut. Untuk itu solusinya dapat dengan lebih mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam melakukan pengembangan IPTEK agar ilmu yang terdapat di dalamnya dapat di manfaatkan dengan baik tanpa adanya suatu pihak atau suatu hal yang dirugikan.

3. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?

Solusinya bisa dimulai dari hal yang terdekat yaitu diri kita sendiri, dengan berpikir terebih dahulu sebelum membeli sesuatu. Dan juga lebih mendahulukan yang namanya kebutuhan sebelum keinginan untuk mengurangi dan menghindari yang namanya sikap konsumerisme dari mubazir

Teknik Informatika B-2022 -> Forum Analisis Soal-2

oleh Ghebi Armando -
Nama : Ghebi Armando
NPM : 2215061094
Kelas : PSTI B

Analisis soal 2

1. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?

Peran Pancasila sebagai paradigma ilmu sangat bagus dan berperan sekali apabila semua tenaga pengajar serta masyarakat yang mendapatkan ilmu dapat menjadikan dan merealisasikan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila dalam kehidupan sehari-harinya yang juga akan mendukung pada pengembangan ilmu ke depannya.

Sila pertama, kedua, dan ketiga yaitu dalam landasan etika pengembangan ilmu diharapkan dan diharuskan untuk mengedepankan adab serta rasa kemanusiaan di dalamnya yang juga diharapkan tidak merusak nilai-nilai religius antar umat negara tanpa menghilangkan rasa persatuan dan kesatuan di dalamnya.

Sila keempat yaitu dalam landasa etika pengembangan ilmu harus mengedepankan nilai kebijkasanaan di dalamnya yang mana harus juga harus dapat menerima apapun krirtikan yang dilontarkan oleh siapapun orangnya.

Sila kelima yaitu dalam landasan etika pengembangan ilmu harus memiliki sikap yang adil di dalamnya, yang mana tidak membedakan ilmu yang diberikan dan dikembangkan kepada orang maupun golongan tertentu. Ilmu tersebut harus didapat oleh semua orang baik siapapun orangnya. Agar terdapat keseimbangan dan keadilan dalam penerapannya.

2. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warga negara, dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?

Diharapkan kepada orang-orang tersebut dapat mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila tersebut dengan benar dalam kehidupan sehari-harinya maupun dalam kepemimpinannya. Yang mana jika hal itu dapat dilakukan dengan sepenuh hati, maka pemimpin, warga negara, maupun ilmuwan akan dapat menghargai dan menjadi lebih bijaksana lagi ke depannya dalam mengahadapi masyarakat lainnya dalam kehidupan.

Teknik Informatika B-2022 -> Forum Analisis Jurnal

oleh Ghebi Armando -
Nama : Ghebi Armando
NPM : 2215061094
Kelas : PSTI B

Analisis Jurnal

Perkembangan IPTEK pada saat ini dan masa yang mendatang akan sangat cepat yang bahkan sampai tidak terbendung perkembangannya yaitu pada kehidupan berbangsa dan bernegara yang sudah memasuki semua aspek kehidupan. Perkembangan IPTEK ini jugs menyebabkan terlalu mudahnya informasi dari segala penjuru masuk ke dalam bangsa dan negara Indonesia, yang didukung juga dengan berkembangnya media informasi dan komunikasi.
Pancasila terdiri dari dua kata dari bahasa sansakerta yaitu panca (lima), sila (prinsip atau asas), jadi Pancasila merupakan rumusan atau pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Menurut Ir. Soekarno Pancasila merupakan isi jiwa bangsa Indonesia yang turun temurun sekian abad kamanya terpendam bisu oleh kebudayaan Barat. (Sunoto, 1991) Pancasila tidak saja falsafah negara, tetapi lebih luas lagi, yakni falsafah bangsa Indonesia. Dari beberapa pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa Pancasila merupakan pedoman atau aturan tingkah laku yang penting dan baik yang juga sebagai dasar falsafah negara Indonesia yang lahir dari pemikiran mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa dengan tujuan untuk dijadikan sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambing kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia.
Sebagai filsafat ilmu Pancasila diiharapkan menjadin pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia. Menurut (Muhtar Latif, 2014) filsafat merupakan sebagai suatu sikap seseorang yang sadar dan dewasa dalam memikirkan segala sesuatu secara mendalam, dan ingin melihat dari segala segi yang luas dan menyeluruh dengan segala hubungan. Menurut Friedrich Hegel filsafat merupakan satu sinthese pikiran yang lahir dari pada antithese pikiran. Dari pertentangan pikiran lahirlah perpaduan pendapat yang harmonis. Dari beberapa pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa Pancasila sebagai filsafat ilme merupakan landasan dalam proses berpikir dan berpengetahuan.

Implikasi sila-sila dalam pemgembangan IPTEK:

1. Ketuhanan yang maha esa
Dalam pengembangan IPTEK sangat perlu dilakukan penanaman nilai religi yang tinggi dan juga manusia perlu memahami batas kemampuan berpikir karena tidak semua yang ada di alam bisa dijangkau oleh manusia. Yang mana dalam pengembangan IPTEK manusia perlu menciptakan perimbangan antara rasional dan irrasional serta rasa dan akal.

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
Dalam pengembangan IPTEK diharapkan dapat memberi arah dan mengendalikan IPTEK, yang mana IPTEK dikembalikan pada fungsi semula yiatu kemanusiaan. Di mana IPTEK merupakan bagian dari proses budaya manusia yang beradab dan bermoral. Oleh karena itu, pengembangan IPTEK diusahakan mencapai kesejahteraan manusia.

3. Persatuan Indonesia
Dalam pengembangan IPTEK diharapkan dapat memberi kesadaran dalam meningkatkan, mewujudkan, dan memelihara rasa persatuan dan kesatuan dari sumbangan IPTEK.

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dan kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan
Mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis, yang maksudnya setiap orang maupun ilmuwan harus punya kebebasan dalam mengembangkan IPTEK. Yang mana juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain serta punya sikap terbuka untuk dikritik.

5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Menurut (T. Jacob, 1986) mengimplementasikan pengembangan IPTEk haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungannya.

Dapat disimpulkan bahwa Pancasila sebagai filsafat ilmu adalah landasan dalam berpikir dan berpengatahuan, dan juga pengembangan IPTEK itu sendiri harus didasarkan pada nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Teknik Informatika B-2022 -> Forum Analisis Jurnal

oleh Ghebi Armando -
Nama : Ghebi Armando
NPM : 2215061094
Kelas : PSTI B

Analisis Jurnal

Pancasila merupakan dasar negara atau pokok kaidah negara yang funsamental yang dan tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Sebagai ideologi atau dasar negara Pancasila merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama dari bangsa Indonesia. Yang mana Pancasila mengakomodir seluruh kegiatan dan aktifitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara termasuk juga dalam kegiatan ilmiah. Pengembangan IPTEK dewasa itelah mencapai kemajuan pesat yang membuat peradaban manusia mengalami perubahan yang luar biasa. Konteks pengembangan IPTEK ini banyak orang yang mencampuradukkan antara kebenaran dan kemajuan, yang mana kedua hal itu sangatlah berbeda. Kebenaran itu bersiafat non-comulative atau tidak bertambah, seperti agama, filsafat, dan kesenian. Sedangkan kemajuan bersifat comulative atau bertambah yang artinya kemajuan akan tersu berkembang seiring berjalannya waktu, seperti fisika, kedokteran, dan teknologi.

Pancasila menjadi kaidah penuntun dalam pembangunan hukum nasional, yang mana maksudnya yaitu nilai-nilai dasar Pancasila secara mormatif menjadi dasar, kerangka acuan, dan tolak-ukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalankan di Indonesia. Nilai-nilai Pancasila tersebut meliputi:
a. Nilai dasar (instrinsik) merupakan pokok yang tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak.
b. Nilai instrumental merupakan penjabaran dari nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu serta bersifat lebih kontekstual.
c. Nilai praktis merupakan interaksi antara nilai instrumental dengan situasi konkrit yang bersifat dinamis demi tegaknya nilai instrumental dan menjamin nilai dasar tetap relevan dengan permasalahan yang terjadi.
Dalam pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat disampaikan pemahaman :
a. Setiap IPTEK yang dikembangkan harus tidak bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.
b. Setiap perkembangan IPTEK harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan.
c. Nilai-nilai Pancasila punya peran sebagai rambu normatif bagi pengembangan IPTEK di Indonesia.
d. Setiap pengembangan IPTEK harus berakar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia sendiri.
Peran Pancasila sebagai sumber nilai dalam pengembangan IPTEK adalah:
1. Pengembangan IPTEK harus menghormati keyakinan religius masyarakat.
2. IPTEK ditujukan bagi pengembangan kemanusiaan dan dituntut oleh nilai eris yang berdasarkan kemanusiaan.
3. IPTEK sebagai yang penghomogenesasian budaya sehingga dapat memperstukan masyarakat dann memperkokoh pembangunan dan identitas nasional.
4. Prinsip demokrasi akan menuntut penguasaan IPTEK harus merata mencakup kesemua kalangan masyarakat sebab pendidkan merupakan tuntutan masyarakat.
5. Kesenjangan dalam penguasaan IPTEK harus diminimalisir sebagai salah satu prinsp yaitu keadilan.
Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan IPTEK terdapat pada Pembukaan UUD 1945 alinea 4 dan juga dapat ditelusuru dalam berbagai diskusi dan seminar dikalangan intelektual di Indonesia, salah satunya di perguruan tinggi. Sebagai sosiologis dapat ditemukan pada sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang terjadi dalam masyarakat. Sebagai politis dapat terlihat dari berbagai kebijakan yang dibuat oleh para penyelenggara negara.
Dapat disimpulkan bahwa hadirnya IPTEK di tengah-tengah masyarakat akan memberi kemudahan tersendiri dan juga dapat memecahkan berbagai kondisi persoalan hidup dan kehidupan yang dihadapi manusia. Dan juga dengan hadirnya IPTEK tersebut, harus juga disesuaikan dengan nilai-nilai Pancasila yang menjadi dasar negara dan jangan sampai melenceng dari nilai-nilai yang diterkandung di dalam Pancasila tersebut.