གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Raihan Maulana

PSTI A dan B Tahun 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

Raihan Maulana གིས-
Nama: Raihan Maulana
NPM: 2255061002
Kelas: PSTI A
Pretest Analisis Video (Hakekat dan Pentingnya PKN)

(A) Pengertian PKN
PKN berkaitan dengan warga negara sehingga warga negara memiliki kesadaran untuk cinta, setia, berani berkorban, membela bangsa dan negara, serta melatih peserta didik untuk berpikir kritis, analitis, demokratis berdasarkan nilai-nilai Pancasila.

(B) Landasan Ideal dan Landasan Hukum Pendidikan Kewarganegaraan
Terdiri dari:
- Pancasila;
- Pembukaan UUD 1945;
- Batang Tubuh UUD 1945;
- UU Nomor 20 Tahun 1982;
- UU Nomor 20 Tahun 2003;
- SK Dirjen DIKTI Nomor 43 Tahun 2006.

(C) Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik PKN
Sumber historis (substansi): Dimulai dari sebelum Indonesia merdeka.
Sumber sosiologis: Dalam upaya menjaga, memelihara, dan mempertahankan eksistensi bangsa, diperlukan masyarakat untuk melakukan hal tersebut.
Sumber politik: Dokumen Kurikulum: Kewarganegaraan (1957), Civics (1962), Kewarganegaraan Negara (1968), dst.

(D) Dinamika, Esensi, dan Urgensi PKN
PKN diperlukan untuk mendorong warga negara agar mampu memanfaatkan pengaruh positif Iptek sehingga dapat membangun bangsa dan negara. PKN ini tentunya penting untuk memperkuat jati diri bangsa di setiap masa.

Teknik Informatika A -> Forum Analisis Jurnal

Raihan Maulana གིས-
Nama: Raihan Maulana
NPM: 2255061002
Kelas: PSTI A
Analisis Jurnal

Pancasila sebagai filsafat ilmu memiliki implikasi terhadap perkembangan Iptek. Pancasila menjadi dasar dalam mengembangkan Iptek, terutama dari segi moralitas dan mentalitas. Penyebaran informasi di era teknologi ini sangat cepat, bahkan antar negara bisa saling berkomunikasi dan bertukar informasi. Dasar Pancasila yang kuat dapat menjadi filter/penyaring dari pengaruh luar sehingga tidak semua pengaruh luar diterima. Pancasila memiliki lima sila, yang tiap silanya memiliki implikasi terhadap perkembangan Iptek.

Nilai Ketuhanan (Pertama) dapat menyadarkan manusia bahwa alam ini diciptakan oleh Tuhan, hal ini membuat manusia jadi memiliki nilai religi, serta menghargai perbedaan keyakinan manusia lainnya.

Nilai Kemanusiaan (Kedua) dapat membuat manusia mengembangkan Iptek didasarkan pada budi pekerti manusia dan menghargai manusia lainnya, perkembangan Iptek juga dirasakan oleh berbagai pihak, bukan hanya individu tertentu saja.

Nilai Persatuan (Ketiga) dapat menyadarkan manusia akan rasa nasionalisme dalam pengembangan Iptek dari berbagai suku bangsa.

Nilai Kerakyatan (Keempat) dapat mendasari perkembangan Iptek secara demokratis dan saling menghargai berbagai perbedaan pendapat, serta mencari mufakat untuk kepentingan bersama.

Nilai Keadilan (Kelima) dapat mendasari perkembangan Iptek agar dapat dinikmati oleh berbagai kalangan dan menjaga keadilan yang ada.

Teknik Informatika A -> Forum Analisis Soal-2

Raihan Maulana གིས-
Nama: Raihan Maulana
NPM: 2255061002
Kelas: PSTI A
Analisis Soal 2

A. Dalam keilmuan saya, Pancasila dapat menjadi penyaring/filter terhadap pengaruh teknologi.

Sila Pertama (Nilai Ketuhanan): Sila pertama ini berkaitan dalam hubungan manusia dengan Tuhannya, dalam mengembangkan teknologi haruslah memerhatikan etika-etika agama dan tidak melampaui batasan yang ada.

Sila Kedua (Nilai Kemanusiaan): Sila ini berkaitan dengan hubungan kemanusiaan, dalam mengembangkan teknologi haruslah adil dan beradab.

Sila Ketiga (Nilai Persatuan): Sila ini berkaitan dengan persatuan Indonesia, dalam mengembangkan teknologi kita dapat berkolaborasi dengan berbagai suku yang ada di Indonesia. Selain itu, haruslah terdapat rasa toleransi dan menghargai satu sama lain.

Sila Keempat (Nilai Kerakyatan): Sila ini berkaitan dengan kerakyatan, mengembangkan teknologi haruslah terdapat rasa tenggang rasa satu sama lain, menghargai pendapat, dan mematuhi aturan-aturan yang berlaku.

Sila Kelima (Nilai Keadilan): Pengembangan teknologi diharapkan terdapat keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, teknologi tidak hanya terkhusus ke pihak tertentu melainkan bisa dinikmati bersama.

Persaingan global sangatlah ketat, kita harus bisa meningkatkan softskill dan hardskill kita dan melandaskannya pada nilai-nilai Pancasila agar dapat bersaing di global.

B. Saya berharap semua pihak, baik pemimpin, warga negara, dan ilmuwan yang Pancasialis dapat menurunkan nilai-nilai Pancasila kepada pihak-pihak lainnya dan saling berkolaborasi satu sama lain agar terwujud kepentingan bersama.