Nama : Andika Ekatama
Npm : 2213053137
Kelas : 2E
INTEGRASI NASIONAL SEBAGAI PENANGKAL ETNOSENTRISME DI INDONESIA
Negara dan bangsa Indonesia, sejak
proklamasi kemerdekaan hingga saat ini telah mempunyai sejumlah pengalaman. Di antara sejumlah pengalaman itulah, bangsa
Indonesia mengalami berbagai perubahan azas, paham, ideologi dan doktrin dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan
bernegara.
•Identitas dan Integrasi Nasional
Identitas adalah representasi diri
seseorang atau masyarakat melihat dirinya sendiri dan bagaimana orang lain melihat mereka sebagai sebuah entitas sosial-budaya. Dengan demikian, identitas adalah produk
kebudayaan yang berlangsung demikian kompleks. Identitas dilihat dari aspek waktu bukanlah suatu wujud yang sudah ada sejaksemula dan tetap bertahan dalam suatu esensi
yang abadi. Integrasi terbentuk
kalau ada identitas yang mendukungnya seperti kesamaan bahasa, kesamaan dalam
nilai sistem budaya, kesamaan cita-cita
politik, atau kesamaan dalam pandangan hidup atau orientasi keagamaan.Integrasi nasional terjadi juga akibat terbentuknya kelompok-kelompok yang dipersatukan oleh suatu isu bersama, baik
yang bersifat ideologis, ekonomis,
maupun sosial.
•Intergrasi Nasional Versus Otonomi
Daerah
Kebijakan otonomi daerah yang berlaku di berbagai penjuru tanah air mengakibatkan penghambatan implementasi konsep integrasi nasional. Cita cita untuk mewujudkan integrasi nasional akan menjadi kenyataan ketika sekelompok anggota masyarakat bersedia untuk menerobos identitasnya dan menjauhkan diri dari segala kepentingan yang dianggap membentuk diri atau karakter dengan meninggalkan identitasnya, maka akan
membuka kemungkinan integrasi yang lebih luas lagi.
Npm : 2213053137
Kelas : 2E
INTEGRASI NASIONAL SEBAGAI PENANGKAL ETNOSENTRISME DI INDONESIA
Negara dan bangsa Indonesia, sejak
proklamasi kemerdekaan hingga saat ini telah mempunyai sejumlah pengalaman. Di antara sejumlah pengalaman itulah, bangsa
Indonesia mengalami berbagai perubahan azas, paham, ideologi dan doktrin dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan
bernegara.
•Identitas dan Integrasi Nasional
Identitas adalah representasi diri
seseorang atau masyarakat melihat dirinya sendiri dan bagaimana orang lain melihat mereka sebagai sebuah entitas sosial-budaya. Dengan demikian, identitas adalah produk
kebudayaan yang berlangsung demikian kompleks. Identitas dilihat dari aspek waktu bukanlah suatu wujud yang sudah ada sejaksemula dan tetap bertahan dalam suatu esensi
yang abadi. Integrasi terbentuk
kalau ada identitas yang mendukungnya seperti kesamaan bahasa, kesamaan dalam
nilai sistem budaya, kesamaan cita-cita
politik, atau kesamaan dalam pandangan hidup atau orientasi keagamaan.Integrasi nasional terjadi juga akibat terbentuknya kelompok-kelompok yang dipersatukan oleh suatu isu bersama, baik
yang bersifat ideologis, ekonomis,
maupun sosial.
•Intergrasi Nasional Versus Otonomi
Daerah
Kebijakan otonomi daerah yang berlaku di berbagai penjuru tanah air mengakibatkan penghambatan implementasi konsep integrasi nasional. Cita cita untuk mewujudkan integrasi nasional akan menjadi kenyataan ketika sekelompok anggota masyarakat bersedia untuk menerobos identitasnya dan menjauhkan diri dari segala kepentingan yang dianggap membentuk diri atau karakter dengan meninggalkan identitasnya, maka akan
membuka kemungkinan integrasi yang lebih luas lagi.