NAMA: DEN MUHAMMAD WYZDAN ALFARIZY
NPM: 2215061003
KELAS: PSTI C
1. Hal positif yang terlihat adalah masyarakat memiliki kesadaran terhadap pentingnya konstitusi. Dapat dilihat bahwa masyarakat mengutarakan aspirasinya yang tidak tersampaikan oleh wakil rakyat, dalam kasus ini yaitu UU Cipta Kerja. Namun, dari artikel tersebut dapat dilihat pula hal-hal negatif yaitu kurangnya transparansi dan partisipasi publik dalam proses pembentukan undang-undang diabaikan oleh parlemen Indonesia. Hal ini bertentangan dengan konstitusi yang menyatakan bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat. Ada indikasi transaksi politik dengan hakim konstitusi saat ini. Revisi UU MK baru-baru ini menaikkan usia minimum hakim dari 40 menjadi 60 tahun. Namun, dengan dihilangkannya suatu ketentuan dalam undang-undang berarti tidak ada lagi kewajiban bagi parlemen dan presiden untuk mengikuti putusan-putusan pengadilan yang merugikan konstitusi. Hal ini perlu dikaji dan dibenahi oleh pemerintah, atau akan mengakibatkan konstitusi di Indonesia tercederai.
2. Konstitusi merupakan serangkaian aturan yang menjadi dasar hukum bagi suatu negara atau organisasi. Konstitusi mengatur struktur dan fungsi pemerintah, hak dan kewajiban warga negara, serta mekanisme dan prosedur untuk membuat dan melaksanakan undang-undang. Konstitusi sangat penting bagi suatu negara karena memberikan landasan hukum dan aturan yang jelas untuk mengatur kehidupan masyarakat dan pemerintahannya. Dengan adanya konstitusi, negara dapat menjalankan pemerintahannya secara efektif dan efisien, serta melindungi hak dan kebebasan individu dari tindakan sewenang-wenang.
Untuk Indonesia, UUD NRI 1945 sangatlah penting karena menjadi dasar hukum yang mengatur tata cara pemerintahan negara dan hak-hak warga negaranya. UUD NRI 1945 juga menjamin hak asasi manusia, hak-hak politik, dan hak-hak sosial ekonomi bagi warga negara Indonesia. Selain itu, UUD NRI 1945 juga memuat garis besar ideologi negara Indonesia yang dikenal sebagai Pancasila.
3. Contoh yang sangat mudah untuk perilaku pejabat yang menyalahi konstitusi ialah tindakan KKN (korupsi, kolusi, nepotisme). Menurut saya, mereka layak mendapat hukuman sesuai konstitusi yang berlaku. Kemudian setelah mereka telah selesai menjalankan hukumannya, barulah mereka dapat mencoba membersihkan nama mereka. Masalah hukuman maksimum atau tidak itu tergantung pada hakim dan kondisi-kondisi lainnya.