NAMA : Fannisa Nurhaffifi
NPM : 2215061009
Kelas : PSTI A
PRODI : Teknik Informatika
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Artikel tersebut menggambarkan situasi yang buruk dalam penegakan Hak Asasi Manusia di Indonesia pada tahun 2019, antara lain pelanggaran HAM berat di masa lalu, pembatasan kebebasan berekspresi dan kebebasan beragama, diskriminasi berbasis gender, hal positif yang dapat diambil ialah langkah-langkah reformasi dan perjuangan masyarakat yang berusaha memperjuangkan hak mereka.
B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Pendapat saya mengenai prinsip berdemokrasi berdasarkan ketuhanan yang maha esa sangat penting, karena Demokrasi Pancasila memberikan kebebasan kepada setiap individu namun dengan batasan yang bertanggung jawab. Dengan kata lain, kebebasan ini adalah kebebasan yang harus memperhatikan hak dan kewajiban dari orang lain dan diri sendiri bahkan, harus dapat dipertanggungjawabkan dengan Tuhan Yang Maha Esa.
C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Demokrasi sendiri mengandung makna bahwa praktik kebebasan politik dilaksanakan secara adil dan bebas, sehingga suatu negara memiliki keputusan secara rata atau seimbang yang melibatkan rakyatnya dengan tujuan membangun kehidupan yang dapat menciptakan kesejahteraan, dapat menegakan keadilan secara politil, sosial, ekonomi, maupun budaya. i Indonesia sendiri sebagian besar pelaksanaan demokrasinya sudah sesuai dengan prinsip demokrasi dan juga sudah terlaksana berdasarkan hukum dan UUD 1945, namun sebagian kecilnya masih belum terlaksana. Hal tersebut terjadi karena kepentingan partai politik sekarang ini sudah dikuasai oleh kelompok elit dan oligarki. Mereka terkadang mengabaikan kepentingan anggota dan masyarakat luas demi kepentingan pribadi.
D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Pendapat saya mengenai hal tersebut kepentingan partai politik sekarang ini sudah dikuasai oleh kelompok elit dan oligarki. Mereka terkadang mengabaikan kepentingan anggota dan masyarakat luas demi kepentingan pribadi. Hingga pada akhirnya tujuan suatu partai digunakan untuk kepentingan pribadi maupun untuk kelompok elit. Kelompok elit disini dimaksudkan dengan orang-orang yang memegang kekuasaan bentuk pemerintah (oligarki) yang memangdang perbedaan martabat manusia seperti kekayaan, keluarga, kasta, jabatan dan bahkan militer. Ketika hal tersebut terjadi maka akan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan dan dapat merugikan bagi warga dan negaranya dan tidak merugikan bagi kelompok elit tersebut.
E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Menurut saya kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, yang menggerakan loyalitas dan emosi rakyat untuk tujuan yang tidak jelas atau merugikan diri sendiri, seharusnya sudah tidak ada di era demorasi dewasa saat ini. Karena, hal ini sangat bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi dewasa saat ini yang dimana kekuasaan kharismatik dapat menggerakkan loyalitas dan emosi rakyat dapat membatasi prinsip demokrasi dan melanggar HAM.
NPM : 2215061009
Kelas : PSTI A
PRODI : Teknik Informatika
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Artikel tersebut menggambarkan situasi yang buruk dalam penegakan Hak Asasi Manusia di Indonesia pada tahun 2019, antara lain pelanggaran HAM berat di masa lalu, pembatasan kebebasan berekspresi dan kebebasan beragama, diskriminasi berbasis gender, hal positif yang dapat diambil ialah langkah-langkah reformasi dan perjuangan masyarakat yang berusaha memperjuangkan hak mereka.
B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Pendapat saya mengenai prinsip berdemokrasi berdasarkan ketuhanan yang maha esa sangat penting, karena Demokrasi Pancasila memberikan kebebasan kepada setiap individu namun dengan batasan yang bertanggung jawab. Dengan kata lain, kebebasan ini adalah kebebasan yang harus memperhatikan hak dan kewajiban dari orang lain dan diri sendiri bahkan, harus dapat dipertanggungjawabkan dengan Tuhan Yang Maha Esa.
C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Demokrasi sendiri mengandung makna bahwa praktik kebebasan politik dilaksanakan secara adil dan bebas, sehingga suatu negara memiliki keputusan secara rata atau seimbang yang melibatkan rakyatnya dengan tujuan membangun kehidupan yang dapat menciptakan kesejahteraan, dapat menegakan keadilan secara politil, sosial, ekonomi, maupun budaya. i Indonesia sendiri sebagian besar pelaksanaan demokrasinya sudah sesuai dengan prinsip demokrasi dan juga sudah terlaksana berdasarkan hukum dan UUD 1945, namun sebagian kecilnya masih belum terlaksana. Hal tersebut terjadi karena kepentingan partai politik sekarang ini sudah dikuasai oleh kelompok elit dan oligarki. Mereka terkadang mengabaikan kepentingan anggota dan masyarakat luas demi kepentingan pribadi.
D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Pendapat saya mengenai hal tersebut kepentingan partai politik sekarang ini sudah dikuasai oleh kelompok elit dan oligarki. Mereka terkadang mengabaikan kepentingan anggota dan masyarakat luas demi kepentingan pribadi. Hingga pada akhirnya tujuan suatu partai digunakan untuk kepentingan pribadi maupun untuk kelompok elit. Kelompok elit disini dimaksudkan dengan orang-orang yang memegang kekuasaan bentuk pemerintah (oligarki) yang memangdang perbedaan martabat manusia seperti kekayaan, keluarga, kasta, jabatan dan bahkan militer. Ketika hal tersebut terjadi maka akan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan dan dapat merugikan bagi warga dan negaranya dan tidak merugikan bagi kelompok elit tersebut.
E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Menurut saya kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, yang menggerakan loyalitas dan emosi rakyat untuk tujuan yang tidak jelas atau merugikan diri sendiri, seharusnya sudah tidak ada di era demorasi dewasa saat ini. Karena, hal ini sangat bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi dewasa saat ini yang dimana kekuasaan kharismatik dapat menggerakkan loyalitas dan emosi rakyat dapat membatasi prinsip demokrasi dan melanggar HAM.