Nama : Shella Priscillia
Npm : 2253053054
Kelas : 2H
A. Identitas nasional adalah kumpulan nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam aspek kehidupan satu bangsa dengan ciri-ciri khas, dan dengan ciri-ciri yang khas tadi suatu bangsa berbeda dengan bangsa lain dalam kehidupannya. Identitas nasional dalam konteks bangsa cenderung mengacu pada kebudayaan, adat istiadat, serta karakter khas suatu negara. Seperti bahasa daerah, tarian daerah dan musik-musik daerah.
Hakikat identitas nasional didalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah Pancasila. Sebab Pancasila merupakan akualisasi yang tercermin dalam penataan kehidupan kita.
Unsur indentitas nasional:
1. Suku bangsa
2. Agama
3. Budaya
4. Bahasa
Jenis-jenis identitas nasional bisa dikelompokkan sebagai berikut, yaitu:
1. Identitas Fundamental, Identitas fundamental ini memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan negara. Identitas fundamental meliputi dasar negara, falsafah dan juga ideologi
2. Identitas instrumental, Istilah instrumental bisa diartikan sebagai sebuah alat atau media. Identitas instrumental dalam identitas nasional indonesia adalah UUD 1945. Di dalam UUD 1945 sudah terdapat aturan mengenai instrumen lain sebagai identitas nasional negara Indonesia.
3. Identitas alamiah, identitas yang satu ini merupakan yang bersifat alami. Hal yang alami ini tercipta dari kuasa Tuhan Yang Maha Esa. Identitas alamiah meliputi negara Indonesia yang berbentuk kepulauan dengan jumlah ribuan.
B. Integrasi Nasional
Integrasi Nasional adalah kesempurnaan atau penyeseluruhan proses penyesuaian diantara unsur-unsur yang berbeda dalam kehidupan masyarakat yang memiliki keserasian fungsi.
•Faktor pendorong Integrasi Nasional, yaitu:
1. Sejarah (sumpah pemuda)
2. Adanya keinginan untuk bersatu
3. Cinta tanah air
4. Rela berkorban
5. Konsesus nasional
Terdapat kesepakatan nasional mengenai faktor pendorong yaitu Pancasila dan UUD 1945.
•Faktor penghambat Intergrasi Nasional, yaitu:
1. Hetrogen karena terlalu banyaknya keberagaman bangsa indonesia sehingga masyarakat cenderung hetrogen.
2. Etnosentrisme adalah fanastisme terhadap suku yang berlebihan sehingga memiliki rasa bahwa suku nya lebih baik di bandingkan suku lain.
3. Ketimpangan atau ketidak adilan antara suatu kelompok masyarakat dengan masyarakat yang lain.
4. Gangguan luar, seperti terdapat kepentingan luar negeri yang masuk kedalam negeri sehingga menyebabkan masyarakat di dalam negeri menggalami perpecahan.
•Terdapat 2 bentuk intergrasi nasional diantaranya sebagai berikut:
1. Asimilasi merupakan pembauran kebudayaan yang disertai ciri khas kebudayaan asli.
2. Akulturasi adalah penerimaan sebagian unsur-unsur asing tanpa menghilangan kebudayaan aslinya.
Npm : 2253053054
Kelas : 2H
A. Identitas nasional adalah kumpulan nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam aspek kehidupan satu bangsa dengan ciri-ciri khas, dan dengan ciri-ciri yang khas tadi suatu bangsa berbeda dengan bangsa lain dalam kehidupannya. Identitas nasional dalam konteks bangsa cenderung mengacu pada kebudayaan, adat istiadat, serta karakter khas suatu negara. Seperti bahasa daerah, tarian daerah dan musik-musik daerah.
Hakikat identitas nasional didalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah Pancasila. Sebab Pancasila merupakan akualisasi yang tercermin dalam penataan kehidupan kita.
Unsur indentitas nasional:
1. Suku bangsa
2. Agama
3. Budaya
4. Bahasa
Jenis-jenis identitas nasional bisa dikelompokkan sebagai berikut, yaitu:
1. Identitas Fundamental, Identitas fundamental ini memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan negara. Identitas fundamental meliputi dasar negara, falsafah dan juga ideologi
2. Identitas instrumental, Istilah instrumental bisa diartikan sebagai sebuah alat atau media. Identitas instrumental dalam identitas nasional indonesia adalah UUD 1945. Di dalam UUD 1945 sudah terdapat aturan mengenai instrumen lain sebagai identitas nasional negara Indonesia.
3. Identitas alamiah, identitas yang satu ini merupakan yang bersifat alami. Hal yang alami ini tercipta dari kuasa Tuhan Yang Maha Esa. Identitas alamiah meliputi negara Indonesia yang berbentuk kepulauan dengan jumlah ribuan.
B. Integrasi Nasional
Integrasi Nasional adalah kesempurnaan atau penyeseluruhan proses penyesuaian diantara unsur-unsur yang berbeda dalam kehidupan masyarakat yang memiliki keserasian fungsi.
•Faktor pendorong Integrasi Nasional, yaitu:
1. Sejarah (sumpah pemuda)
2. Adanya keinginan untuk bersatu
3. Cinta tanah air
4. Rela berkorban
5. Konsesus nasional
Terdapat kesepakatan nasional mengenai faktor pendorong yaitu Pancasila dan UUD 1945.
•Faktor penghambat Intergrasi Nasional, yaitu:
1. Hetrogen karena terlalu banyaknya keberagaman bangsa indonesia sehingga masyarakat cenderung hetrogen.
2. Etnosentrisme adalah fanastisme terhadap suku yang berlebihan sehingga memiliki rasa bahwa suku nya lebih baik di bandingkan suku lain.
3. Ketimpangan atau ketidak adilan antara suatu kelompok masyarakat dengan masyarakat yang lain.
4. Gangguan luar, seperti terdapat kepentingan luar negeri yang masuk kedalam negeri sehingga menyebabkan masyarakat di dalam negeri menggalami perpecahan.
•Terdapat 2 bentuk intergrasi nasional diantaranya sebagai berikut:
1. Asimilasi merupakan pembauran kebudayaan yang disertai ciri khas kebudayaan asli.
2. Akulturasi adalah penerimaan sebagian unsur-unsur asing tanpa menghilangan kebudayaan aslinya.