Kiriman dibuat oleh Alda puspita 2213053168

ilmu pendidikan -> FORUM JAWABAN POST TEST

oleh Alda puspita 2213053168 -

Nama: Alda Puspita

NPM: 2213053168

Kelas: 2H

A. Identitas adalah representasi diri seseorang atau masyarakat melihat dirinya sendiri dan bagaimana orang lain melihat mereka sebagai sebuah entitas sosial-budaya. Integrasi mencakup makna terbentuknya kelompok-kelompok yang dipersatukan oleh suatu masalah bersama, Baik ideologi, ekonomi, maupun sosial. Pembukaan gerakan integrasi nasional cenderung menciptakan kesadaran dan bentuk sosial yang menyebabkan banyak kelompok dengan identitas masing-masing memandang dirinya sebagai satu kesatuan Bangsa Indonesia. Untuk membuat sebuah pergaulan dalam pembentukan integrasi nasional, identitas memiliki fungsi ganda. Selain itu, tantangan bagi Indonesia untuk mengembangkan konsep tersebut integrasi nasional dalam rangka menghadapi konsep etnosentrisme, religiusisme, dan politikisme.

B. Intergrasi Nasional Versus Otonomi Daerah

Kebijakan otonomi daerah yang kini marak di sejumlah penjuru negeri ini, justru menjadi penghambat cita-cita menerapkan konsep integrasi nasional. Cita-cita menerapkan konsep integrasi nasional akan terwujud, manakala sekelompok anggota masyarakat bersedia menerobos identitasnya dan mengambil jarak dari segala kepentingan yang selama ini dianggap membentuk watak dirinya atau watak kelompoknya. Dengan demikian ia meninggalkan identitasnya, yang kemudian membuka kemungkinan untuk pembentukan integrasi yang lebih luas.


ilmu pendidikan -> FORUM ANALISIS PRETEST

oleh Alda puspita 2213053168 -

Nama: Alda Puspita

NPM: 2213053168

Kelas: 2H

A, Identitas nasional adalah kumpulan nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam aspek kehidupan satu bangsa dengan ciri-ciri khas, dan dengan ciri-ciri yang khas tadi suatu bangsa berbeda dengan bangsa lain dalam kehidupannya. Identitas nasional dalam konteks bangsa cenderung mengacu pada kebudayaan, adat istiadat, serta karakter khas suatu negara. Seperti bahasa daerah, tarian daerah dan musik-musik daerah.

Hakikat identitas nasional didalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah Pancasila. Sebab Pancasila merupakan akualisasi yang tercermin dalam penataan kehidupan kita.

Unsur indentitas nasional:
1. Suku bangsa
2. Agama
3. Budaya
4. Bahasa

Jenis-jenis identitas nasional bisa dikelompokkan sebagai berikut, yaitu:
1. Identitas Fundamental, Identitas fundamental ini memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan negara. Identitas fundamental meliputi dasar negara, falsafah dan juga ideologi
2. Identitas instrumental, Istilah instrumental bisa diartikan sebagai sebuah alat atau media. Identitas instrumental dalam identitas nasional indonesia adalah UUD 1945. Di dalam UUD 1945 sudah terdapat aturan mengenai instrumen lain sebagai identitas nasional negara Indonesia.
3. Identitas alamiah, identitas yang satu ini merupakan yang bersifat alami. Hal yang alami ini tercipta dari kuasa Tuhan Yang Maha Esa. Identitas alamiah meliputi negara Indonesia yang berbentuk kepulauan dengan jumlah ribuan.

B. Integrasi Nasional
Integrasi Nasional adalah kesempurnaan atau penyeseluruhan proses penyesuaian diantara unsur-unsur yang berbeda dalam kehidupan masyarakat yang memiliki keserasian fungsi.


•Faktor pendorong Integrasi Nasional, yaitu:
1. Sejarah (sumpah pemuda)
2. Adanya keinginan untuk bersatu
3. Cinta tanah air
4. Rela berkorban
5. Konsesus nasional
Terdapat kesepakatan nasional mengenai faktor pendorong yaitu Pancasila dan UUD 1945.


•Faktor penghambat Intergrasi Nasional, yaitu:
1. Hetrogen karena terlalu banyaknya keberagaman bangsa indonesia sehingga masyarakat cenderung hetrogen.
2. Etnosentrisme adalah fanastisme terhadap suku yang berlebihan sehingga memiliki rasa bahwa suku nya lebih baik di bandingkan suku lain.
3. Ketimpangan atau ketidak adilan antara suatu kelompok masyarakat dengan masyarakat yang lain.
4. Gangguan luar, seperti terdapat kepentingan luar negeri yang masuk kedalam negeri sehingga menyebabkan masyarakat di dalam negeri menggalami perpecahan.
•Terdapat 2 bentuk intergrasi nasional diantaranya sebagai berikut:
1. Asimilasi merupakan pembauran kebudayaan yang disertai ciri khas kebudayaan asli.
2. Akulturasi adalah penerimaan sebagian unsur-unsur asing tanpa menghilangan kebudayaan aslinya.