Posts made by ALIFAH HUSNUL KHOTIMAH 2213053056

Nama : Alifah Husnul Khotimah
Kelas : 1E
Npm : 2213053056

Analisis Video
Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan IPTEK

IPTEK merupakan ilmu yang mempelajari tentang perkembangan teknologi berdasarkan ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan dan teknologi berjalan beriringan membentuk kemajuan.
Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi masyarakat Indonesia. Hubungan IPTEK dengan Pancasila yaitu nilai nilai Pancasila merupakan hal penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi.
Dasar Ketuhanan Yang Maha Esa, yang bagi bangsa Indonesia adalah mutlak. Jika mengikuti pandangan sekuler dunia barat, yang ilmunya dipelajari dan jadi rujukan para cendekiawan, maka akan berjalan berlawanan.

Sila-sila Pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK
1) Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, berdasarkan sila ini selain memikirkan apa yang ditemukan dibuktikan dan diciptakan, IPTEK juga mempertimbangkan maksud dana kibatnya apakah merugikan manusia disekitarmya atau tidak.
2) Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, dalam mengembangkan IPTEK harus bersikap beradab karena IPTEK sebagai hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.
3) Sila Persatuan Indonesia, pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebangsaan serta keluhuran bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia.
4 Sila Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, setiap ilmuwan memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain.
5) Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, dalam mengembangkan IPTEK harus menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan sosial kemanusiaan.
Nama : Alifah Husnul Khotimah
Kelas : 1E
Npm : 2213053056

Analisis Jurnal

IDENTITAS JURNAL
Judul Jurnal : Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila Dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi
Halaman : 32-42
Nama Penulis : Mursyidah Dwi Hartati Ponoharjo, Mohamad Khamim
Tahun Penerbit: 2018

ISI/PEMBAHASAN
Era globalisasi membawa berbagai dampak baik negatif maupun positif bagi kehidupan globalisasi berlangsung melalui dimensi ruang dan waktu. ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. perkembangan teknologi begitu cepat akibatnya segala informasi berbagai bentuk dengan cepat menyebar ke seluruh dunia.
Kemajuan teknologi menyebabkan perubahan yang begitu besar pada kehidupan manusia dengan sgala peradaban dan kebudayaannya salah satunya dunia pendidikan.
Pesatnya perkembangan teknologi informasi memudahkan masuknya berbagai macam pengaruh dari luar yang bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

SIKAP
Sikap terdiri dari komponen kognitif (ide yang umumnya berkaitan dengan pembicaraan dan dipelajari), perilaku (cenderung mempengaruhi respon sesuai dan tidak sesuai), dan emosi (menyebabkan respon-respon yang kosisten). Menurut Heri Purwanto (1998) dalam buku Notoatmodjo (2003, p.34) adalah sikap bukan dibawa sejak lahir melainkan dibentuk atau dipelajari sepanjang perkembangan itu dalam hubungannya dengan objeknya, sikap dapat berubah-ubah karena itu sikap dapat dipelajari dan sikap dapat berubah pada orang-orang bila terdapat keadaan-keadaan dan syarat-syarat tertentu yang mempermudah sikap orang itu. Tingkatan sikap menurut Notoatmodjo dalam buku Wawan dan Dewi (2010), sikap terdiri dari berbagai tingkatan yaitu menerima, merespon, menghargai, dan bertanggung jawab. Fungsi sikap menurut Katz (1964) dalam buku Wawan dan Dewi (2010, p.23) yaitu fungsi instrumental, fungsi pertahanan ego, fungsi ekspresi nilai, dan fungsi pengetahuan.

ILMU PNGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi adalah ilmu yang mempelajari perkembangan teknologi berdasarkan ilmu pengetahuan. ilmu pengetahuan dan teknologi berjalan saling beriringan membentuk kemajuan. Secara terminologi, pengertian ilmu mencakup tiga hal yaitu pengetahuan, aktivitas, dan metode untuk mendapatkan pemahaman terhadap pengertian ilmu. Ilmu sebagai pengetahuan adalah pengertian ilmu pada umumnya. ilmu sebagai aktivitas adalah serangkaian aktivitas atau kegiatan yang dilaksanakan manusia sebagaimana dikatakan oleh Charles Singer, ilmu adalah proses yang membuat pengetahuan. ilmu juga merupakan suatu metode untuk memperoleh pengetahuan yang objektif dan dapat diperiksa kebenarannya. Laju perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi semakin hari semakin pesat perkembangannya disebabkan karena adanya tuntutan dan kebutuhan manusia yang juga semakin berkembang di berbagai bidang.
Secara terminologi teknolog mempunyai arti kemampuan manusia untuk memanfaatkan kekuatan alam guna kepentingan hidupnya. dalam memanfaatkan alam tersebut dilakukan dengan meciptakan alat-alat.
Nama : Alifah Husnul Khotimah
Npm : 2213053056
Kelas : 1E

Analisis Soal
1. menurut saya, peristiwa bom Bali di tahun 2022 merupakan tindakan kriminalitas yang sangat merugikan terutama bangsa Indonesia. para pelaku terorisme melanggar norma hukum nilai-nilai Pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. para pelaku tidak mengamalkan nilai pancasila sila ke 1, 2, dan 3. aksi terorisme yang terjadi di Bali sangat tidak terpuji, mereka merupakan kelompok militan jemaah Islamiyah. adanya terorisme dapat mengakibatkan perpecahan suatu negara.

2. nilai Pancasila yang dilanggar oleh para pelaku yaitu
1) sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, sila pertama mengandung nilai untuk bangsa Indonesia agar memilih dan menjalankan agama yang dipilihnya. warga Indonesia berhak untuk memilih sendiri agama apa yang akan dianutnya, namun pelaku terorisme yang merupakan kelompok jemaah islamiyah lebih sering menargetkan penganut agama selain Islam sebagai musuh.
2. sila kedua Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, pada sila kedua pelaku terorisme jelas melanggar sila tersebut karena mereka meneror masyarakat sehingga masyarakat ketakutan bahkan pelaku terorisme yang sangat identik dengan bom mampu menghilangkan nyawa sebagian umat dan tindakan tersebut sangat merugikan
3. sila ketiga Persatuan Indonesia, pelaku terorisme jelas tidak bisa menghargai Perbedaan di Indonesia ini yang sangat beragam. terbukti dengan adanya pengeboman di gereja-gereja sehingga memakan banyak korban yang kemudian dapat memicu perpecahan.

sanksi yang pantas diberikan untuk pelaku terorisme yaitu pidana seumur hidup atau pidana mati. karena dalam aksinya mereka banyak menghilangkan nyawa dan merusak persatuan bangsa.
1. penyimpangan peristiwa G30 S PKI dengan nilai-nilai Pancasila terletak pada sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, di mana Parta Komunis Indonesia yang secara ideologi sangat bertolak belakang dengan UUD 1945. PKI berusaha memecahbelah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dengan menghembuskan propaganda bohong dengan tujuan mengganti ideologi Negara menjadi Komunis yaitu paham yang tidak mengakui adanya Tuhan, tidak adanya HAM, komunis jg radikal dan dokrtiner.

2. cara pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat dalam kehidupan masyarakat yaitu dengan menampung pendapat-pendapat pihak lain kemduian didiskusikan bersama disertai alasan-alasan yang jelas.
bentuk kearifan yang timbul ketika musyawarah berlangsung yaitu menghargai dan menghormati pendapat atau keputusan orang lain.
bentuk kendala yang timbul ketika musyawarah berlangsung yaitu berdebat karena pendapat yang berbeda

3. kuragnya peranan pendidikan agama dalam pembentukan sikap remaja, kurangnya pendidikan Pancasila, kurang efektifnya pembinaan moral yang dilakukan oleh orang tua, sekolah maupun masyarakat.
Nama : Alifah Husnul Khotimah
Npm : 2213053056
Kelas : 1E

Analisis Video

Ir. Soekarno berpidato tentang Pancasila di Kongres Amerika Serikat pada 1956 saat bertemu dengan presiden Eisenhower.
dalam pidatonya, Beliau menjelaskan arti Pancasila yang disambut meriah oleh para hadirin. Beliau menyebutkan lima butir dasar negara yang masing-masing adalah
1) percaya kepada Tuhan (Ketuhanan Yang Maha Esa sila ke-1)
2) nasionalisme (persatuan Indonesia sila ke-3)
3) kemanusiaan (Kemanusiaan Yang adil dan beradab sila ke-2)
4) demokrasi (kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan sila ke-4)
5) keadilan sosial (keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sila ke-5)