Kiriman dibuat oleh Rifki Zibral Mahardika 2213053224

Nama : Rifki Zibral Mahardika
NPM : 2213053224

1. Fungsi Agama.
Agama adalah kebutuhan dasar bagi setiap manusia yang ada sejak dalam kandungan. Keluarga adalah tempat pertama seorang anak
mengenal agama. Keluarga juga menanamkan dan menumbuhkan serta mengembangkan nilai-nilai agama, sehingga anak menjadi manusia yang berakhlak baik dan bertaqwa.

2. Fungsi Sosial Budaya.
Sosial budaya membuat anak bisa untuk menghargai dan menghormati sesama makhluk hidup.

3. Fungsi Cinta dan Kasih Sayang.
Mendapatkan cinta kasih adalah hak anak dan kewajiban orangtua untuk memenuhinya. Dengan kasih sayang orangtuanya, anak belajar bukan hanya menyayangi tetapi juga belajar menghargai orang lain.

4. Fungsi Perlindungan.
Keluarga mempunyai fungsi sebagai tempat berlindung bagi anggota keluarga. Dalam hal ini dimaksudkan bahwa keluarga harus memberikan rasa aman, tenang dan tenteram bagi anggota keluarganya.

5. Fungsi Reproduksi.
Salah satu tujuan dari perkawinan adalah memperoleh keturunan sebagai pengembangan dari tuntunan fitrah manusia. Dalam hal ini keturunan diperoleh dengan bereproduksi oleh pasangan suami istri
yang sah.

6. Fungsi Sosialisasi dan Pendidikan.
Pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial, artinya manusia dalam kehidupannya saling membutuhkan bantuan satu sama lain, hidup
secara berkelompok dan bermasyarakat.

7. Fungsi Ekonomi.
Fungsi ekonomi adalah serangkaian dari fungsi lain yang tidak dapat dipisahkan dari sebuah keluarga. Fungsi ini dilakukan dengan cara
mencari sumber-sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

8. Fungsi Lingkungan.
Upaya pengembangan fungsi lingkungan ini dimaksud sebagai wahana bagi keluarga agar dapat mengaktualisasikan diri dalam membangun dirinya menjadi keluarga sejahtera.
Nama : Rifki Zibral Mahardika
NPM : 2213053224

Moral, mencakup adat istiadat, aturan kesusilaan, dan nilai-nilai, menjadi landasan prilaku bermoral. Meskipun media memberikan keuntungan bagi remaja, dampak negatifnya, seperti tawuran dan kenakalan remaja, menuntut perbaikan melalui pendidikan karakter. Hilangnya moral remaja mengancam bangsa, namun nilai-nilai pancasila dapat menjadi pedoman dalam membimbing individu untuk bertanggung jawab, memiliki tenggang rasa, dan disiplin sesuai dengan kehidupan masyarakat Indonesia.
Nama : Rifki Zibral Mahardika
NPM : 2213053224

Dari analisis dalam jurnal tersebut, disimpulkan bahwa pola hidup dapat merusak moral manusia. Pola hidup yang relevan di masyarakat saat ini melibatkan free sex, di mana beberapa orang meyakini bahwa mereka tidak terikat oleh aturan dalam mengejar kepuasan seksual. Selain itu, konsumerisme dan materialisme juga merusak moral, di mana segala hal diukur dengan materi dan kekayaan, tanpa memedulikan aspek rohani atau spiritual.
Nama : Rifki Zibral Mahardika
NPM : 2213053224

Dalam video itu dijelaskan mengenai pendidikan nilai dan moral di lingkungan masyarakat, fokus pada sikap-sikap tetangga sehari-hari. Banyak yang berpendapat bahwa lingkungan tersebut bersih dan dihuni oleh orang-orang baik, rajin beribadah, sering membersihkan rumah, sopan, dan aktif dalam kegiatan masyarakat. Dari situ, dapat disimpulkan bahwa memiliki nilai dan moral yang baik menjadi kunci agar tetangga dan masyarakat melihat kita sebagai individu yang memiliki integritas dan sikap positif. Ketika kita memiliki nilai dan moral yang baik, kita cenderung dianggap sebagai individu yang rajin dan berdedikasi. Pemahaman nilai dan moral juga membantu kita beradaptasi di lingkungan masyarakat. Sikap saling menolong yang dibangun atas dasar nilai dan moral yang baik menciptakan hubungan yang harmonis, di mana orang lain juga merasa senang untuk membantu kita. Pemilihan lingkungan yang bersih dan sehat juga menjadi faktor penting, karena ketika tetangga dan orang di sekitar kita memiliki sikap yang baik, maka kehidupan masyarakat di situ akan berkembang dengan baik.
Nama : Rifki Zibral Mahardika
NPM : 2213053224

"5 Tantangan Utama yang Dihadapi Remaja Saat Ini"

Periode remaja, meskipun dipenuhi dengan warna-warni, tidak dapat disangkal bahwa ini adalah masa yang penuh gejolak. Mood bisa berubah dengan cepat, dari kegembiraan menjadi kebosanan dalam sekejap. Masa remaja, sebagai masa transisi dari anak-anak ke dewasa, secara alami melibatkan berbagai masalah. Berikut adalah lima masalah utama yang sering dihadapi remaja.

1. **Pertimbangan Penampilan**
Sejumlah remaja seringkali menghadapi tekanan dalam hal penampilan. contohnya adalah saat berpikir bahwa jerawat menyebabkan seseorang itu dipandang jelek dalam penampilan

2. **Tantangan Pendidikan**
Pendidikan saat ini tidak semudah pada masa lalu. Mencapai nilai tinggi memerlukan upaya ekstra, dengan jadwal kursus dan kembali ke rumah larut malam. Keuntungan dari perkembangan teknologi mempermudah pencarian informasi terkait pendidikan melalui internet.

3. **Dinamika Persahabatan**
Tekanan dari teman sebaya atau "peer pressure" dapat menjadi tantangan besar dalam kehidupan remaja. contohnya adalah saat teman memakai Iphone dan kita pakai Android maka timbul ke-irian untuk ingin memiliki barang yang sama

4. **Kisah Cinta**
Masa remaja, yang penuh dengan kisah cinta, juga membawa sejumlah masalah, seperti hubungan jarak jauh, penolakan orang tua, dan perasaan lainnya. Putus cinta dapat langsung merubah suasana hati, mengakibatkan hilangnya nafsu makan, kesulitan tidur, dan berbagai dampak emosional lainnya.

5. **Krisis Kepercayaan Diri**
Krisis kepercayaan diri sering kali melanda remaja. Kepercayaan diri dianggap sebagai kunci utama untuk mengatasi tantangan sehari-hari, dan tanpanya, masalah hidup dapat sulit dihadapi. Ini menjadi salah satu masalah yang paling umum dihadapi oleh remaja, memengaruhi berbagai aspek kehidupan mereka.