Nama : Widia Nata Saputri
NPM : 2213053057
Kelas : 3G
Hasil
analisis jurnal 2
1. Identitas Jurnal
Judul : Pengaruh Pengetahuan Moral Terhadap Perilaku Moral pada Siswa SMP N Kota Pekan Baru Berdasarkan Pendidikan Orang Tua
Penulis : Ilham Hudi
Nama jurnal : Jurnal Moral Kemasyarakatan
Volume, Nomor, dan Tahun : Vol 2, No. 1, Juni 2017
Halaman: 30-44
2. Hasil dan Pembahasan
Dari jurnal tersebut dikatakan bahwa budi pekerti, nilai, norma, dan moral dalam istilah lain dinamakan juga akhlak. Budi pekerti adalah buah dari budi nurani. Budi nurani bersumber pada moral. Moral bersumber pada kesadaran hidup yang berpusat pada alam pikiran. Karakter dimaknai sebagai sifat-sifat kejiwaan, akhlak, atau budi pekerti yang membedakan seseorang dengan orang lainnya.
Pengetahuan Moral (Moral Knowing)
1. Kesadaran Moral (Moral Awareness)
Anak-anak harus mengetahui bahwa tanggung jawab moral pertama mereka adalah menggunakan akal mereka untuk melihat kapan sebuah situasi membutuhkan penilaian moral.
2. Pengetahuan Nilai-Nilai Moral (Moral Values)
Mengetahui sebuah nilai moral berarti memahami bagaimana menerapkannya dalam berbagai situasi.
3. Pengambilan Perspektif (perspektive talking)
Kemampuan untuk mengambil sudut pandang orang lain, melihat situasi dari sudut pandang orang lain, membayangkan bagaimana mereka akan berpikir, bereaksi, dan merasa.
4. Penalaran Moral (Moral Reasoning)
Perkembangan terjadi secara bertahap, mereka akan mempelajari mana yang termasuk sebagai nalar moral dan mana yang tidak ketika mereka akan melakukan sesuatu pada tingkatan tertinggi.
5. Membuat Keputusan (Decision Making)
Mampu memikirkan langkah yang mungkin akan diambil seseorang yang sedang menghadapi persoalan moral.
6. Memahami Diri Sendiri (Self Knowledge)
Membangun pemahaman diri berarti sadar terhadap kekuatan dan kelemahan karakter kita dan mengetahui cara untuk memperbaiki kelemahan tersebut.
Perilaku Moral (Moral Action)
1. Kompetemsi, kemamouan mengubah oertimbangan dan oerasaan moral ke dalam tindakan moral yang efektif.
2. Kehendak, membuat pilihan moral untuk menjaga emosi agar tetap terkendali.
3. Kebiasaan, faktor pembentuk perilaku moral. Persepsi moral seseorang akan membantu dalam menentukan faktor-faktor moral mana yang memengaruhi keputusan yang akan diambil secara tepat sesuai dengan hatinya. Di samping itu, persepsi moral sesorang membantu pemahaman nilai-nilai moralitas hidup yang relevan saat ini.
3. Kesimpulan
Pendidikan karakter pada dasarnyamempunyai esensi yang tidak berbeda dengan pendidikan moral, budi pekerti dan pendidikan akhlak, yang bertujuan membentuk pribadi siswa, supaya menjadi pribadi yang baik, jika di masyarakat menjadi warga yang baik, dan jika dalam kehidupan bernegara menjadi warga negara yang baik.