Kiriman dibuat oleh Silvia Novi Fitriana 2213053062

Analisis video 2
Nama :Silvia Novi Fitriana
Npm :2213053062

"Detik-detik Hiroshima dan Nagasaki dibom, peristiwa sejarah sebelum proklamasi RI."

Pada tanggal 7 Desember 1941 Jepang menyerang pangkalan Amerika Serikat di harbour yang memicu bersatunya persekutuan Amerika Serikat,Britania Raya Belanda,Hindia Belanda dan sejumlah negara jajahan Inggris serta sejumlah Negara Amerika latin untuk bersama-sama berperang melawan Jepang. Pada 6 Agustus 1945 terjadinya puncak perang sekutu melawan Jepang dan dijatuhkannya bom atom ke kota Hiroshima Jepang yang memakan korban sebanyak 140.000 orang. Selanjutnya bom atom kedua dijatuhkan sekutu ke kota Nagasaki pada tanggal 9 Agustus 1945, 6 hari setelah pemboman Nagasaki yaitu tepat pada tanggal 15 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada sekutu menteri luar negeri. Dua hari kemudian bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945.
Analisis video 1
Nama :Silvia Novi Fitriana
Npm :2213053062

"Limbah Pabrik Cemari Lingkungan Sungai"

Terjadinya aksi unjuk rasa Warga desa di kabupaten Pekalongan Jawa Tengah kepada pabrik pakaian, rasa unjuk rasa dilakukan dengan menutup saluran pembuangan limbah dari lokasi pabrik pembuatan pakaian. Limbah pabrik tersebut berasal dari 6 pabrik yang dibuang langsung ke sungai,membuat ratusan warga di desa pegaden Tengah kabupaten Pekalongan Jawa Tengah merasakan ketidaknyamanan karena bau busuk yang ditimbulkan,dan mengakibatkan pencemarkan lingkungan. Warga meminta pihak aparat desa untuk segera menutup ke-6 pabrik pembuatan pakaian yang tidak memiliki alat pengolahan limbah tersebut. Pemilik pabrik pun pasrah terhadap kesalahan yg dilakukannya dan mengakui bahwa selama ini tidak mengetahui cara pengolahan limbah pabrik pakaian miliknya.
Nama :Silvia Novi Fitriana
Npm :2213053062

Analisis jurnal

1. Judul jurnal : Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek

2. Penulis : Ika Setyorini

3. Pendahuluan
Pancasila adalah dasar negara atau pokok kaidah negara yang fundamental yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, dan sekaligus cita hukum(rechtssidee) negara Indonesia karena bersumber pada pandangan dan falsafah hidup yang mendalam, dimana tersimpul ciri khas sifat, dan karakter luhur bangsa Indonesia. Pancasila sudah disepakati bersama sebagai cara pandang hidup bangsa Indonesia (the way of life) dan sekaligus sebagai dasar negara. Secara teoritik, cara pandang hidup bangsa Indonesia (the way of life) selalu berbasis pada nilai-nilai yang bersifat meta yuridis, berbasis nilai-nilai dan moralitas yang disepakati bersama.

4. Hasil Temuan dan Pembahasan
1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu
Nilai-nilai Pancasila Pancasila meliputi :
a. Nilai dasar (instrinsik)
b. Nilai instrumental
c. Nilai paraktis
Dalam pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat disampaikan pemahaman,
Pertama bahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
Kedua,bahwa setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan. Ketiga, nailainilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia. Keempat, bahwa setiap pengembangan iptek harus berakar dari budaya dan idiologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal indelegensasi ilmu (mempribumikan ilmu).

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi
Upaya manusia mewujudkan kesejahteraan dan peningkatan harkat dan martabatnya maka manusia mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pancasila sebagai landasan etika pengembangan iptek dapat dirinci sebagai berikut:
(1) Pengembangan iptek yang terlebih menyangkut manusia haruslah menghormati martabat manusia.
(2) Iptek seharusnya harus meningkatkan kwalitas hidup manusia, baik sekarang maupun masa yang akan datang.
(3) Pengembangan iptek hendaknya membantu pemekaran komunitas manusia, bail lokal, nasional ,ataupun global.
(4) Iptek harus terbuka untuk masyarakat dan memiliki dampak langsung dalam kondisi hidup masyarakat.
(5) Iptek hendaknya membantu penciptaan masyarakat yang semakin lebih adil.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek
Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945. Sumber historis lain dapat ditelusuri dalam berbagai diskusi dan seminar dikalangan intelektual di Indonesia salah satunya adalah perguruan tinggi. Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat.

5. Simpulan
Kehadiran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ditengah-tengah kita akan memberiksn kemudahan dan memecahkan berbagi persoalan hidup dan kehidupan yang dihadapi manusia. Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.
Nama :Silvia Novi Fitriana
Npm :2213053062

1. Judul "Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi"

2. Penulis :Mursyidah Dwi Hartati,Ponoharjo,Mohamad Khamim

3. Pendahuluan
Di era globalisasi, banyak aspek-aspek yang mengalami perkembangan yang signifikan. Perkembangan yang terjadi tentunya membawa suatu kemajuan bagi segala aspek yang mendapat dampak adanya globalisasi. Proses globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa, yaitu dimensi ruang dan waktu. Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. Pengaruh globalisasi dapat menghilangkan berbagai halangan dan rintangan yang menjadikan
dunia semakin terbuka dan saling bergantung satu sama lain. Globalisasi akan membawa perspektif baru tentang konsep
“Dunia Tanpa Tapal Batas” yang saat ini diterima sebagai realita masa depan yang
akan mempengaruhi perkembangan budaya.

4. Materi dan metode
Dalam pelaksanaannya Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi memunyai dasar-dasar, yaitu (Kemendikbud, 2013):
(1) Dasar Filosofis
(2) Dasar Sosiologis
(3) Dasar Yuridis
Secara spesifik tujuan penyelenggaraan Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi
adalah untuk Memperkuat Pancasila sebagai dasar falsafah negara dan ideologi bangsa melalui revitalisasi nilai-nilai dasar Pancasila sebagai norma dasar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
• Sikap
Sikap terdiri dari komponen kognitif (ide yang umumnya berkaitan dengan pembicaraan dan dipelajari), perilaku
(cenderung mempengaruhi respon sesuai
dan tidak sesuai) dan emosi (menyebabkan
respon-respon yang konsisten).
• Ciri-ciri Sikap
Sikap bukan dibawa sejak lahir melainkan dibentuk atau dipelajari
sepanjang perkembangan,Sikap dapat berubah-ubah karena itu sikap dapat dipelajari dan sikap dapat berubah
• Tingkatan Sikap
1. Menerima(receiving)
2. Merespon (responding)
3. Menghargai (valuing)
4. Bertanggung jawab (responsible)
• Fungsi sikap
1. Fungsi instrumental atau fungsi penyesuaian atau fungsi manfaat
2. Fungsi pertahanan ego
3. Fungsi ekspresi nilai
4. Fungsi pengetahuan
individu

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
ilmu merupakan rangkaian aktivitas berpikir yang bersifat sistematis, objektif, bermetode agar menghasilkan pengetahuan yang objektif pula. Teknologi merupakan aplikasi dari kreativitas manusia berkaitan dengan alat dan bahan, serta diwujudkan dalam bentuk materi yang digunakan untuk membantu tercapainya kebutuhan manusia.

5. Simpulan dan Saran
Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara umum responden dalam penelitian ini dapat menyikapi perkembangan Iptek dengan baik. Perlu mengaktualisaikan Pancasila khususnya pada generasi muda melalui Kementrian Pendidikan nasional dengan mengemas materi dan metode
pembelajaran yang tidak bersifat indoktrinasi.
Nama :Silvia Novi Fitriana
Npm :2213053062

"Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan Iptek"
Iptek adalah hasil karya manusia yang dipergunakan untuk membentuk kehidupan manusia dalam menghadapi kehidupannya. Perkembangan iptek saat ini dan yang akan datang sangatlah cepat. Dalam pengembangannya iptek juga memiliki dampak positif dan negatif. Pada dasarnya Pancasila merupakan rumusan pedoman berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan hal penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi.

Sila-sila Pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan iptek:
1. Sila Ketuhanan yang maha esa
Mengkomplementasikan ilmu pengetahuan menciptakan keseimbangan antar rasional dan irasional,antar akal dan kehendak,Tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan,dibuktikan dan diciptakan, tetapi juga dipertimbangkan maksud dan akibatnya merugikan atau tidak bagi manusia disekitarnya.

2. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab
Dalam pengembangan iptek harus bersikap beradab karena iptek sebagai budaya manusia yang beradab dan bermoral.

3. Sila persatuan Indonesia
Dalam pengembangan iptek hendaknya mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa serta keluhuran bangsa sebagai bagian umat Islam di dunia.

4. Sila kerakyatan dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Mendasari perkembangan iptek secara demokratis, setiap ilmuwan harus memberikan kebebasan dalam pengembangan iptek, menghormati dan menghargai kebebasan orang lain, dan memiliki sikap yang terbuka.

5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Dalam pengembangan iptek harus menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan.