Posts made by Silvia Novi Fitriana 2213053062

Nama : Silvia Novi Fitriana
Npm : 2213053062
Kelas : 2G
Prodi : PGSD

Analisis Soal
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Jawaban : Menurut pendapat saya berdasarkan artikel tersebut bahwasanya penegakan HAM diIndonesia dikatakan masih kurang baik bahkan sampai saat ini justru menurun. Meskipun demikian, Indonesia telah mampu meratifikasi hampir semua perjanjian hak asasi manusia internasional dan tampaknya terus mengadvokasi untuk meratifikasi perjanjian lain, meskipun belum dilaksanakan. Salah satunya adalah Konvensi PBB untuk perlindungan semua orang dari Redundansi Paksa. Hal positif yang saya dapat setelah membaca artikel tersebut yaitu Indonesia diakui oleh Amnesty International dan terus melakukan beberapa langkah reformasi kunci guna memastikan perlindungan HAM yang lebih baik, menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan publik. Berdasarkan pengakuan tersebut hal positif yang dapat kita ambil yaitu sebagai masyarakat Indonesia kita harus mampu membangkitkan kesadaran masyarakat sekitar agar dapat menjujung tinggi HAM yang lebih baik di seluruh Indonesia.

B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Jawaban : Mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia dianggap sangat penting untuk dipelajari, karena merupakan bahan dasar yang tersimpan dalam budaya/Masyarakat/daerah. Nilai-nilai ini harus terus digali, diperoleh, dan dirancang untuk mengekspresikan identitas, kepercayaan pada nilai-nilai budaya, toleransi, kemandirian dan tanggung jawab. Hal ini dilakukan karena dikhawatirkan nilai-nilai adat istiadat/budaya Indonesia akan hilang atau mati jika tidak digali dan diwariskan dari generasi ke generasi. Pendapat saya mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa bahwa semua agama di Indonesia dapat bersatu dan menjadi warga negara karena Indonesia telah memilih dasar negara berdasarkan Pancasila, oleh karena itu demokrasi harus didasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa. Jika semua sistem demokrasi ini dilaksanakan, negara Indonesia akan menjadi negara terbaik di dunia dan menghasilkan sikap serta perilaku yang menghormati nilai-nilai kebenaran, kebaikan dan keadilan.

C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Jawaban : Perwujudan demokrasi dan hak asasi manusia dengan kedaulatan rakyat merupakan cita-cita tujuan yang dapat dicapai. Dalam implementasinya demokrasi pancasila dijadikan sebagai sistem demokrasi di Indonesia, singkatnya adalah sistem demokrasi yang dilaksanakan atas dasar mufakat memikirkan kesejahteraan rakyat dengan menjamin kebebasan individu tetapi tidak mutlak, karena disesuaikan dengan tanggung jawab sosial. Contoh praktik demokrasi dalam masyarakat salah satunya dengan bermusyawarah dalam permasalahan yang dihadapi hendak untuk mencapai mufakat.
Sebagaimana tercantum dalam artikel tersebut bahwa Demokrasi di Indonesia terus mengalami kemunduran, hal ini bisa dikatakan praktik demokrasi di Indonesia belum sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia.

D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Jawaban : Mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat merupakan salah satu tindakan yang tidak sesuai dengan Pancasila bahkan melanggar UUD 1945. Sebagai warga negara Indonesia, upaya yang dapat saya lakukan dengan ikut membela keadilan dalam menghadapi anggota parlemen yang menyalahgunakan kekuasaannya dan tidak mematuhi peraturan perundang-undangan Indonesia, karena rakyat Indonesia berhak mendapatkan hak dan kewajiban dalam berkeadilan. Dengan adanya peristiwa ini, diharapkan masyarakat bisa lebih kritis terhadap proses demokrasi yang berlangsung dimasa yang akan datang.

E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Jawaban : Hal ini terjadi mungkin karena masih banyak masyarakat saat ini yang belum memiliki pemahaman yang tepat dan mendalam tentang agamanya, tanpa mencari informasi lain mereka langsung percaya sepenuhnya kepada tokoh agama yang bisa menarik mereka secara emosional, begitu juga dengan tokoh adat. Mereka mudah ditipu oleh pemuka agama yang mereka percayai, bahkan ketika tokoh agama tersebut mungkin tidak benar/salah. Selain itu pemahaman masyarakat terhadap ideologi pancasila dirasa masih sangat lemah. Karena kebodohan masyarakat yang langsung percaya pada tokoh agama dan adat ini serta kurangnya pemahaman dasar-dasar negara, para politisi memanfaatkan hal tersebut untuk menggerakkan masyarakat mencapai tujuannya. Tokoh agama dan tokoh adat dibujuk oleh tokoh politik dengan imbalan tertentu, syaratnya harus mempropagandakan kepentingan politik tertentu dalam ajarannya.
Nama : Silvia Novi Fitriana
Npm : 2213053062
Kelas : 2G

Hasil Analisis Video
"Wawasan Nusantara"
Wawasan nusantara ialah cara pandang bangsa indonesia terhadap rakyat, bangsa, dan wilayah negara kesatuan republik indonesia. Peran penting wawasan nusantara yaitu mewujudkan persepsi yang sama untuk seluruh warga negara indonesia baik antar kelompok, konteks sosiologi, politis, dan tindakan yang menuju miss integrasi bangsa. Adapun tujuan wawasan nusantara adalah mewujudkan nasionalisme yang tinggi disegala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasional dari pada kepentingan individu, kelompok, golongan, suku bangsa atau daerah.


• Latar belakang historis wawasan nusantara
Disini bangsa Indonesia berusaha memperjuangkan konsepsi wawasan nusantara berdasarkan deklarasi Djuanda ke forum internasional agar mendapat pengakuan bangsa lain atau masyarakat Internasional. Pada tanggal 30 April 1982 akhirnya konferensi PBB menerima dokumen yang bernama the united nation convention on the law of the sea yang kemudian diratifikasi melalui undang-undang berdasarkan konvensi hukum laut dan menjadikan wilayah laut Indonesia sangat luas. 

• Latar belakang sosiologis
Konsepsi wawasan nusantara meliputi pandangan politik, ekonomi, sosial, budaya, dan pertahanan keamanan. Bangsa Indonesia ingin mewujudkan persatuan bangsa oleh karenanya perlu terus memantapkan semangat kebangsaan yang diawali dengan terjadinya peristiwa kebangkitan nasional pada tanggal 20 Mei 1908 dan diperkuat dengan adanya hari sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928, serta diwujudkan dalam proklamasi kemerdekaan yang dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 1945. 

• Latar belakang politik wawasan nusantara
Dalam latar belakang politik wawasan nusantara terdapat Cita-cita nasional bangsa Indonesia sebagaimana tercantum pada UUD 1945 pasal 2 yaitu “mewujudkan negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur”. Adapun tujuan nasional Indonesia sebagaimana tercantum dalam alinea 4 Pembukaan UUD 1945 adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.
Nama : Silvia Novi Fitriana
Npm : 2213053062
Kelas : 2G
Prodi : PGSD

Analisis soal
1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut ?
Jawaban : Menurut tanggapan saya terhadap isi artikel tersebut adalah bahwa kelompok-kelompok dari suku dan agama yang berbeda terlibat dalam konflik yang menyebabkan gangguan dan kekerasan antar-komunitas. Pemerintah Indonesia dan Timor Timur melakukan dialog antar kelompok yang memperkuat orientasi keamanan dan menekankan pentingnya batasan komunitas dalam pengambilan keputusan guna untuk menyelesaikan konflik yang dihadapi.
Adapun hal positif yang saya dapat dari artikel tersebut yakni sebagai warga masyarakat sudah seharusnya kita mampu meningkatkan kesadaran pada diri betapa pentingnya kerjasama antar negara.

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
Jawaban : Menurut pendapat saya pentingnya konsepsi wawasan nusantara bagi bangsa Indonesia sebagai pedoman, motivator, dan rambu-rambu dalam menentukan segala kebijakan, keputusan, prakarsa dan tindakan di tingkat pemerintahan pusat dan daerah bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara.
Jika suatu wilayah dan bangsa Indonesia tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara hal ini justru memudahkan bangsa lain untuk menjajah bangsa Indonesia hingga memicu terjadinya kehancuran. Oleh karena itu, sebagai warga negara yang cerdas, kita harus menjaga persatuan dan kesatuan negara kita dari sudut pandang nusantara agar negara kita menjadi negara yang adil, makmur, dan sejahtera.

3. Bagaimana konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikel di atas?
Jawaban : Menurut pendapat saya konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikel di atas dapat dilakukan dengan menyikapi dengan baik perbedaan yang ada, agar kita tidak merugikan bangsa kita sendiri. Adapun cara yang mungkin bisa dilakukan yakni dengan memberikan pengetahuan Nusantara kepada setiap warganya melalui berbagai media yang ada seperti buku pelajaran, internet, televisi, koran, poster, facebook, dan lain-lain.