Kiriman dibuat oleh yunita Lestari 2213053219

Nama: Yunita Lestari
NPM : 2213053219
Kelas : 3F

Analisis Video 1
Video Animasi Nilai dan moral di lingkungan masyarakat kelompok 6a Indralaya”

Nilai moral merupakan prinsip atau standar yang digunakan untuk menentukan apa yang dianggap benar atau salah dalam tingkah laku dan keputusan yang diambil oleh individu. Nilai moral dapat berbeda-beda dari individu ke individu dan dapat terus berubah dan berkembang seiring dengan perubahan masyarakat dan pandangan filsafat.
Beberapa contoh nilai moral yang baik dalam lingkungan masyarakat meliputi
1. tolong menolong
2 menyapa kenalan dengan bahasa yang baik
3 menghargai pendapat orang lain
4 bertegur sapa
5 mengikuti pelajaran dengan tentram
Beberapa contoh nilai dan moral yang tidak baik di lingkungan masyarakat
1 mencuri
2 membuang sampah tidak pada tempatnya
3 memandang rendah orang lain
4 berkendara dengan kecepatan tinggi saat berada di jalan raya
5 membuang sampah di sungai
6 berkelahi dengan teman dan tidak melerai teman yang berkelahi
Nama : Yunita Lestari
NPM : 2213053219
Kelas : 3F

Problematika Moral Bangsa Terhadap Etika Masyarakat
Dalam kehidupan sehari-hari, etika dan moral memegang peranan yang sangat penting, Keduanya berfungsi sebagai panduan untuk memudahkan interaksi manusia dengan lingkungannya. Namun, belakangan ini, kita sering kali melihat ketidaksesuaian dalam praktik beretika di masyarakat, yang tentu dapat merusak citra karakter bangsa.
Dalam menghadapi perubahan zaman, dampak terhadap etika dan moral masyarakat menjadi semakin kompleks. Perubahan ini mampu mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, dan kita menyadari bahwa sedikit-sedikit nilai-nilai etika dan moral yang berasal dari kebiasaan baik bangsa kita mulai mengalami pelunturan seiring berjalannya waktu. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran akan hilangnya warisan moral dan etika yang turun-temurun.
Untuk mencegah terjadinya perubahan yang merugikan terhadap etika dan moral masyarakat, langkah-langkah pencegahan dan pembuatan aturan menjadi sangat penting. Aturan ini dirancang untuk memastikan bahwa etika dan moral yang baik tetap terjaga, khususnya di Kampung Cijambe Girang Sukaresmi, Kabupaten Sukabumi. Etika dan moral baik seharusnya tidak hanya menjadi kenangan dari masa lalu, tetapi tetap hidup dan dijunjung tinggi sebagai bagian integral dari identitas bangsa.
Etika dan moral yang baik seharusnya menjadi bagian dari warisan budaya yang kita terima dari nenek moyang. Dengan mempertahankan dan menerapkan nilai-nilai ini dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat menjaga keutuhan karakter bangsa. Oleh karena itu, perlunya kesadaran kolektif dan komitmen dari seluruh masyarakat untuk menjaga dan menghidupkan kembali etika dan moral yang sudah terkubur oleh perubahan zaman. Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa nilai-nilai luhur ini tetap menjadi panduan dalam setiap tindakan dan interaksi kita sebagai bangsa Indonesia.
Nama : Yunita Lestari
NPM : 2213053219
Kelas : 3F

Analisis Jurnal 1
Kesadaran Moral Kehidupan Bermasyarakat: Suatu Pemikiran Kefilsafatan
Pentingnya pendidikan, tercermin dalam sistem ko-eksistensial saling mendidik, yang bukan hanya menciptakan dinamika kehidupan bermasyarakat menuju kemajuan, namun juga menunjukkan adanya keadilan sosial. Keharmonisan antara kekuatan kodrat, yaitu rasa, cipta, dan karsa, telah dianggap sebagai landasan utama pendidikan. Pembinaan tiga potensi kejiwaan tersebut diyakini dapat menumbuhkan nilai keadilan, baik dalam mencapai kebahagiaan individual maupun sosial.
Ki Hajar Dewantara memandang pendidikan sebagai bentuk upaya dalam menuntun seluruh kekuatan kodrat anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya. Ketiga potensi kejiwaan tersebut, yakni pencerdasan spiritual, intelektual, dan moral, menjadi ruang lingkup utama pendidikan. Jika pendidikan berhasil membina ketiga kecerdasan tersebut,maka individu akan menjadi terdidik dan memiliki kesadaran akan asal mula dan tujuan kehidupan.
Nilai-nilai moral dan etika perlu ditanamkan dalam dunia pendidikan dan diintegrasikan ke dalam kehidupan sosial. Masyarakat yang berkarakter mendidik akan memunculkan dinamika sosial yang berlandaskan moral dan etika, di mana setiap individu sadar akan kewajibannya dalam menciptakan keutuhan masyarakat. Itulah esensi dari pendidikan, yang menjadi fondasi untuk membentuk masyarakat terdidik dan berkeadilan.
Nama : Yunita Lestari
NPM : 2213053219
Kelas : 3F

Analisis video 4
Film Pendek Korupsi - Pelajar Anti Korupsi
Pendidikan moral memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter anak-anak dan mempersiapkan mereka untuk menjadi warga negara yang jujur dan bertanggung jawab. Pentingnya pendidikan moral dalam konteks ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada siswa bahwa setiap tindakan korupsi sekecil apapun dapat memiliki dampak pada kehidupan mereka. Mereka perlu menyadari bahwa korupsi tidak hanya merugikan orang lain tetapi juga mengancam kesejahteraan masyarakat maupun diri mereka sendiri. Dengan mengajarkan peserta didik tentang bahaya korupsi, peserta didik perlu memahami bahwasanya korupsi merupakan tindakan yang tidak etis yang melibatkan penyalahgunaan kepercayaan untuk keuntungan pribadi. Dengan menanamkan nilai-nilai moral yang kuat kita dapat membantu mereka membangun pertahanan terhadap godaan korupsi di masa depan.
Nama : Yunita Lestari
NPM : 2213053219
Kelas : 3F

Analisis Video 3
Perbedaan Pendidikan Dasar Jepang dan Indonesia
Dunia pendidikan selalu menjadi perhatian utama bagi pemerintah di setiap negara. Adapun di setiap negara, tentu memiliki sistem pendidikan yang berbeda-beda. Pendidikan di Jepang memang dikenal sebagai salah satu sistem pendidikan terbaik di dunia, beberapa hal yang menjadi alasan baiknya kualiitas pendidikan di Jepang adalah sebagai berikut:
1. Mengajarkan kebersihan sejak dini.
2. Memperhatikan makanan yang dikonsumsi oleh para siswa, para siswa juga akan diajak untuk makan bersama teman-teman mereka dan guru mereka. Hal ini dilakukan guna meningkatkan Solidaritas antara siswa dengan siswa, dan siswa dengan guru
4. Di Jepang mata pelajaran yang diberikan untuk siswa sedikit
5. Pendidikan karakter juga diutamakan di sana seperti mengajarkan sikap tolong-menolong Bagaimana bersikap di publik dan lain sebagainya.
6. Pemerintah juga menyediakan perlengkapan sekolah bagi para siswa sehingga tidak ada siswa yang merasa minder karena barang temanya lebih bagus dari miliknya.
7.Jepang juga menggunnakan seragam sekolah untuk para siswanya.