Posts made by yunita Lestari 2213053219

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Tanya Jawab

by yunita Lestari 2213053219 -
Nama : Yunita Lestari
NPM : 2213053219
Kelas : 3F

Penanaman dan penerapan nilai-nilai moral dalam keluarga memegang peran penting dalam membentuk karakter dan perilaku anggota keluarga. Berikut ini meupakan 8 fungsi keluarga dalam menanamkan moral terhadap anak anak dirumah:
1. Fungsi Agama : Keluarga dapat menerapkan nilai-nilai moral melalui fungsi agama yang melibatkan pengembangan keimanan, ketakwaan, dan kejujuran. Hal ini dapat dilakukan dengan mengajarkan kepedulian, tenggang rasa, kesolehan , suka menolong, disiplin, kesabaran, dan kasih sayang melalui pembelajaran agama dan praktek ibadah sehari-hari.
2. Fungsi Sosial Budaya : Melalui fungsi ini, keluarga dapat menanamkan nilai-nilai seperti gotong royong, sopan santun, kerukunan, kepedulian, kebersamaan, toleransi, dan kebangsaan.
3. Fungsi Cinta Kasih : Hal ini dapat diperkuat dengan menanamkan nilai-nilai seperti empati, keakraban, keadilan, kebijaksanaan, kesetiaan, pengorbanan, suka menolong, dan bertanggung jawab.
4. Fungsi Perlindungan : Penerapan nilai-nilai perlindungan melibatkan pembentukan sikap pemaaf, tenggang rasa, dan ketabahan. Keluarga dapat mengajarkan arti tanggung jawab dan saling menjaga satu sama lain, menciptakan lingkungan yang aman dan terlindungi.
5. Fungsi Reproduksi : Fungsi reproduksi dalam keluarga dapat menanamkan nilai-nilai bertanggung jawab, kesehatan, dan keteguhan. Pendidikan seksual dan pembicaraan terbuka mengenai tanggung jawab dalam membentuk keluarga dapat menjadi sarana penanaman nilai-nilai ini.
6. Fungsi Sosialisasi dan Pendidikan : Fungsi ini melibatkan pembentukan percaya diri, keluwesan, kebanggaan, kerajinan, kreativitas, bertanggung jawab, dan kerjasama.
7. Fungsi Ekonomi : Keluarga dapat menanamkan nilai-nilai seperti hemat, ketelitian, disiplin, kepedulian, dan keuletan. Mengajarkan manajemen keuangan dan tanggung jawab dalam pengeluaran keluarga dapat membentuk sikap ekonomi yang bertanggung jawab.
8. Fungsi Pemeliharaan Lingkungan : Menerapkan nilai-nilai moral dalam fungsi pemeliharaan lingkungan melibatkan kebersihan dan kedisiplinan. Keluarga dapat membiasakan kegiatan-kegiatan seperti membersihkan lingkungan sekitar dan mengelola sampah dengan benar sebagai implementasi nilai-nilai ini.
Nama : Yunita Lestari
NPM : 2213053219
Kelas : 3F

Analisis Jurnal 2
“PENDAPAT TENTANG MORAL DI ZAMAN NOW”
Moralitas merupakan bagian integral dari karakter dan nilai-nilai yang melekat pada setiap individu. Kehadiran moralitas ini sangat terkait dengan kapasitas manusia untuk memahami dan menerapkan prinsip-prinsip etika dalam kehidupan sehari-hari.Moralitas yang mampu mengedepankan nilai-nilai moral, terutama nilai-nilai pancasila, karena pancasila merupakan pandangan hidup bangsa yang mampu menjadi tolak ukur kehidupan masyarakat indonesia. Oleh karena itu kita sebagai warga negara Indonesia harus mampu untuk mengembangkan nilai-nilai pancasila yang memiliki sifat keadilan. Mengacu pada nilai-nilai setiap sila pancasila. Karena nilai-nilai pancasila merupakan start fundamental dalam tatanan kehidupan bangsa yang mampu menjadi tolak ukur bagi kehidupan bangsa.
Nama : Yunita Lestari
NMP : 2213053219
Kelas : 3F

Analisis Jurnal 1
“Solusi Pencegahan Permasalahan Moralitas dalamMasyarakat”

Kita sudah melihat berbagai contoh permasalahan moralitas yang terjadi dalam masyarakat. beberapa faktor yang perlu kita perhatikan, seperti:
1. Faktor spiritual
Dalam ajaran agama terdapat nilai- nilai yang mengatur kehidupan moralitas, oleh karena itu pendidikan agama terhadap masyarakat sangatlah perlu, agama apapun yang ia anut.
2. Faktor keluarga
Memelihara keharmonisan keluarga dan ketentraman r umah tangga sangat menentukan bagi pencegahan dan keterlibatan anggota keluarga masuk kedalam permasalahan moralitas yand ada.
3. Faktor lingkungan dan pergaulan
Ini merupakan salah satu faktor yang sering menyebabkan orang jatuh kedalam permasalahan moralitas, seperti ungkapan “pergaulan yang buruk merusak kebiasaan baik” artinya dimana pun kita berada dan dengan siapa kita bergaul, ini akan berdampak pada cara hidup kita.
3. Faktor Pendidikan,
Secara umum semakin tinggi pendidikan seseorang, maka semakin luas pengetahuan dan pengalamannya. Dan biasanya tingkat pendidikan yang dijalani seseorang akan juga mempengaruhi cara hidupnya dan cara berpikirnya.

dari penjelasan diatas dapat kita ketahui bagaimana pentingnya saling menjaga diri dan keluarga masing-masing agar tidak masuk ke dalam permasalahan moralitas tersebut. Kalau kita tidak dapat mencegah orang lain, minimal kita dapat mencegah diri sendiri dan keluarga dari kerusakan moral.
Nama : Yunita Lestari
NPM : 2213053219
Kelas : 3F

Analisis Video 3
"Pendidikan Nilai dan Moral di Lingkungan Masyarakat"

Pendidikan moral merupakan pendidikan non akademik khususnya tentang sikap dan bagaimana berperilaku sehari-hari yang baik di lingkungan keluarga sekolah maupun masyarakat. Menjadi individu yang cerdas itu sesuatu yang memang hebat, tetapi kepintaran tanpa didasari akhlak yang baik juga tidak ada gunanya
Beberapa contoh nilai moral yang ada di masyarakat seperti
1. Menyapa
2. Membersihkan lingkungan
3. Saling berbagi
4. Melaksanakan ibadah
Melalui penerapan nilai-nilai moral ini, individu dapat menjadi cerdas tidak hanya dalam hal akademis tetapi juga dalam membentuk kepribadian yang baik. Pendidikan moral menjadi landasan untuk membentuk warga negara yang bertanggung jawab, peduli, dan berkontribusi positif dalam masyarakat.
Nama : Yunita Lestari
NPM : 221303219
Kelas : 3F

Analisis Video 2
“WAJIB TAHU! / INI 5 MASALAH TERBESAR REMAJA MASA KINI / Motivasi Merry / Merry Riana”

Berikut merupakan lima masalah terbesar remaja masa kini
1. penampilan
Saat ini hampir semua anak remaja mengutamakan penampilan diri ,seperti memperhatikan berat badan, bahkan jerawat kecil yang tiba-tiba muncul di wajah akan menjadi masalah besar karena dianggap dapat merusak penampilan mereka.
2. pendidikan
Seperti yang kita ketahui, bahwa pendidikan di zaman sekarang tidak semudah pendidikan di zaman dulu. Meski begitu, pendidikan di zaman sekarang sudah dipermudah dengan adanya teknologi canggih, sehingga ada banyak cara untuk kita belajar.
3. Persahabatan
Persahabatan memang bagus, namun persahabatan yang mendatangkan tekanan akan menjadi masalah besar. Contohnya seperti memaksakan diri untuk membeli barang-barang yang sebenarnya kurang mampu dibeli hanya untuk bergaya. Bahkan yang lebih parah sampai rela ikut tawuran agar dianggap sebagai anak gaul.
4. Percintaan
Pasti sudah tak asing kita dengar bahwa masa remaja adalah masa-masa yang paling indah, karena diwarnai dengan kisah cinta. Namun tak jarang kita temui anak remaja yang stres bahkan depresi karena masalah percintaan yang dihadapinya.
5. Percaya diri
Biasanya, paling sering dialami remaja adalah krisis kepercayaan diri, padahal kepercayaan diri merupakan suatu hal yang sangat penting karena itu merupakan ujung tombak dalam kehidupan sehari-hari, yang sangat dibutuhkan oleh setiap orang baik remaja dan juga ketika dewasa nanti. Tanpa rasa percaya diri mungkin akan ada banyak masalah yang akan dihadapi. Kepercayaan diri bukan bawaan dari lahir, kepercayaan diri bisa didapat jika terus diasah.