Posts made by Marissa Dewi Meilani 2213053282

Kelas 2E -> FORUM JAWABAN POST TEST

by Marissa Dewi Meilani 2213053282 -
Nama: Marissa Dewi Meilani
NPM: 2213053282
Kelas: 2E
Post Test Analisis Jurnal
Identitas Jurnal
1. Judul Jurnal: Integrasi Nasional Sebagai Penangkal Etnosentrisme Di Indonesia
2. Nama Penulis: Agus Maladi Irianto

Isi Jurnal
Identitas dan Integrasi Nasional
Identitas adalah representasi diri seseorang atau masyarakat melihat dirinya sendiri dan bagaimana orang lain melihat mereka sebagai sebuah entitas sosial-budaya. Dengan demikian, identitas adalah produk kebudayaan yang berlangsung demikian kompleks. Identitas dilihat dari aspek waktu bukanlah suatu wujud yang sudah ada sejak semula dan tetap bertahan dalam suatu esensi yang abadi. Sedangkan dilihat dari aspek ruang juga bukan hanya satu atau tunggal, tetapi terdiri dari berbagai lapisan identitas. Lapis-lapis identitas itu tergantung pada peran-peran yang dijalankan, keadaan objektif yang dihadapi, serta ditentukan pula dari cara menyikapi keadaan dan peran
tersebut.
Integrasi nasional terjadi juga akibat terbentuknya kelompok-kelompok yang dipersatukan oleh suatu isu bersama, baik yang bersifat ideologis, ekonomis, maupun
sosial. Misalnya, kelompok pedagang kaki lima (PKL) membentuk jaringan mereka ketika menghadapi Perda yang dikeluarkan Pemda atau ketika mereka harus
menghadapai operasi Satpol PP. Demi kepentingan tersebut, seorang PKL yang beretnik Minang akan bersatu dengan PKL- PKL beretnik lain. Singkat kata, integrasi pada dasarnya menyatukan lintas identitas untuk satu kepentingan bersama.

Integrasi Nasional Versus Otonomi Daerah
Etnosentrisme yang semakin kuat ditopang oleh kebijakan negara yang dikembangkan oleh otonomi daerah dan pemekaran daerah. Kuatnya etnosentrisme menyebabkan otonomi dan pemekaran daerah berjalan. mengembangkan konsep integrasi nasional sebagai strategi kebudayaan Indonesia pada dasarnya menyatukan visi dan misi di antara sejumlah kepentingan dan identitas masing-masing anggota masyarakat berlatar belakang kebudayaan yang kompleks.
Nama: Marissa Dewi Meilani
NPM: 2213053282
Kelas: 2E

1. Identitas Nasional
 Pengertian Identitas Nasional
Identitas nasional adalah suatu kumpulan nilai budaya yang tumbuh serta berkembang di dalam macam -macam aspek kehidupan dari berbagai suku, dan dihimpun dalam satu kesatuan.
 Hakikat Identitas Nasional
Hakikat identitas nasional adalah Pancasila, karena pancasila merupakan aktualisasi yang tercermin dalam penataan kehidupan dalam arti yang luas.
 Unsur Identitas Nasional
a. Suku bangsa
b. Agama
c. Budaya
d. Bahasa
 Pembagian Identitas Nasional
a. Identitas Fundamental
Identitas fundamental Indonesia adalah Pancasila, sebagai dasar negara dan
ideologi negara.
b. Identitas Instrumental
Identitas instrumental Indonesia adalah UUD 1945, dengan bahasa yang digunakan yaitu Bahasa Indonesia, Bendera Merah Putih, lambang negara yaitu Garuda Pancasila, semboyan Indonesia yaitu Bhinneka Tunggal Ika, lambang negara indonesia yaitu burung garuda pancasila, dan lagu kebangsaan Indonesia adalah Indonesia raya.
c. Identitas Alamiah
Identitas alamiah meliputi kepulauan, serta pluralisme dalam suku, budaya, bahasa, agama, dan kepercayaan.

2. Integrasi Nasional
 Pengertian
Integrasi nasional adalah proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda dalam kehidupan masyarakat yang memiliki keserasian fungsi.
 Faktor Pendorong
a. Sejarah
b. Cinta Tanah Air
c. Rela Berkorban
d. Konsensus Nasional
e. Keinginan Bersatu
 Faktor Penghambat
a. Heterogen
b. Ketimpangan
c. Etnosentrisme
d. Gangguan Luar
 Bentuk Integrasi Nasional
a. Asimilasi
b. Akulturasi
 5 Definisi Integrasi Menurut Myron Weiner (1971)
1. Penyatuan Kelompok Budaya
2. Pembentukan Wewenang Kekuasaan
3. Menghubungkan Pemerintah Yang Diperintah
4. Konsensus Terhadap Nilai
5. Perilaku Yang Terintegrasi

Kelas 2E -> FORUM JAWABAN POST TEST

by Marissa Dewi Meilani 2213053282 -
Nama: Marissa Dewi Meilani
NPM: 2213053282
Kelas: 2E
Post Test Analisis Jurnal

Identitas Jurnal
1. Judul Jurnal: Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa
2. Nama Penulis: Ida Bagus Brata
3. Nama Jurnal: Jurnal Bakti Saraswati
4. Tahun Penerbit: 2016

Isi Jurnal
Identitas masa dan ruang mempunyai makna penting dalam permasalahan kebudayaan. Bagi sebuah negara modern seperti Indonesia, bukan hanya berwujud sebuah unit geopolitik semata, namun dalam kenyataannya senantiasa mengandung keragaman kelompok sosial dan sistem budaya yang tercermin pada keanekaragaman kebudayaan suku bangsa. Melalui perjalanan sejarah, berbagai proses kehidupan manusia telah melahirkan ciri keanekaragaman bentuk budaya.
Oleh karena itulah memahami kebudayaan Indonesia dari berbagai segi penting artinya dalam rangka menemukan integrasi sebagai unsur penting dalam usaha persatuan bangsa. Kebudayaan Indonesia berakar dari kebudayaan etnik (lokal) di Indonesia yang memiliki keragaman Pantaslah motto "Bhinneka Tunggal Ika" menjadi bingkai dalam memahami isi (nilai) kebudayaan ini. Berkaitan dengan tujuan inilah sangat penting dipupuk rasa persatuan dalam pembinaan dan pengembangan kebudayaan Indonesia untuk memahaminya lewat pendekatan kebudayaan se-Indonesia.
Secara konsepsual kearifan lokal merupakan bagian dari kebudayaan. Haryati Subadio (1986:18-19) mengatakan kearifan lokal (local genius) secara keseluruhan meliputi, bahkan mungkin dapat dianggap sama dengan cultural identity yang dapat diartikan dengan identitas atau keperibadian budaya suatu bangsa.
Sementara Poespowardojo (dalam Astra, 2004:114) secara tegas menyebutkan bahwa sifat-sifat hakiki kearifan lokal adalah:
1) mampu bertahan terhadap budaya luar;
2) memiliki kemampuan mengakomodasi unsurunsur budaya luar;
3) mempunyai kemampuan mengintegrasi unsur-unsur budaya luar ke dalam kebudayaan asli;
4) mampu mengendalikan; dan
5) mampu memberikan arah pada perkembangan budaya.
Atas dasar itu kearifan lokal dapat dimaknai sebagai kebijakan manusia dan komunitas dengan bersandar pada filosofi, nilai-nilai, etika, cara-cara, dan perilaku yang melembaga secara tradisional mengelola berbagai sumber daya alam, sumber daya hayati, sumber daya manusia, dan sumber daya budaya untuk kelestarian sumber kaya tersebut bagi kelangsungan hidup berkelanjutan.