གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ adzkya salsabila cahyono 2213053280

MKU PGSD 2C tahun 2023 -> FORUM JAWABAN POSTTEST

adzkya salsabila cahyono 2213053280 གིས-
nama : adzkya salsabila cahyono
npm : 2213053280
kelas : 2C

ANALISIS JURNAL Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai
Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui
Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani

Pada jurnal ini dijelaskan bahwa pendidikan kewarganegaraan umumnya dikenal sebagai Pendidikan Demokrasi, Pendidikan Kewarganegaraan merupakan pendidikan yang sangat penting di dalam mendidik karakter bangsa Indonesia. Yang menjadi fokus dari Pendidikan Kewarganegaraan (Civics) adalah mendidik generasi muda untuk menjadi warga negara Indonesia yang kritis, aktif, demokratis, dan beradab dengan pengertian mereka sadar akan hak dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara dan kesiapan mereka menjadi bagian warga dunia. Sebagai negara yang masih minim pengalaman berdemokrasinya, Indonesia masih membutuhkan percobaan-percobaan dalam berdemokrasi. proses demokrasi akan sangat menentukan kematangan demokrasi Indonesia di masa yang akan datang.

Jurnal ini menerangkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan yang humanis-partisipatoris diharapkan mampu menjadi laboratorium demokrasi yang terintegrasikan dengan nilai-nilai keindonesiaan yang bersumber dari Pancasila sebagai dasar filosofis bangsa yang diharapkan dapat menjadi unsur utama pembentukan karakter nasional Indonesia. Selanjutnya, jurnal ini menerangkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan dapat menjadi sebuah sarana bertemunya berbagai macam nilai dan prinsip yang bersumber dari luar serta pemikiran dan nilai-nilai Indonesia, yang dibutuhkan oleh Indonesia sebagai sebuah negara demokrasi baru yang bersendikan pada Pancasila. Untuk menjadi sebuah negara yang matang berdemokrasi, demokrasi Indonesia dapat seiring dan sejalan dengan koridor penguatan wawasan kebangsaan yang berbasis pada empat konsensus dasar nasional Indonesia: Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika.

MKU PGSD 2C tahun 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

adzkya salsabila cahyono 2213053280 གིས-
nama : adzkya salsabila cahyono
npm : 2213053280
kelas : 2C

analisis video
video ini membahas tentang hakikat dan pentingnya PKN di perguruan tinggi, pkn merupakan singkatan dari pendidikan kewarganegaraan, kata kewarganegaraan berasal dari kata warga negara yang berarti anggota di suatu negara, pkn berkaitan dengan warga negara, PKN merupakan suatu bentuk usaha untuk menyiapkan peserta didik agar cinta, setia, berani berkorban membela bangsa dan negaranya serta PKN itu untuk melatih peserta didik berpikir kritis, anartis, demokratis berdasarkan nilai nilai Pancasila, dalam video tersebut dijelaskan bahwa landasan ideal PKN yaitu Pancasila, sebagai pandangan hidup bangsa serta ideologi negara. Sedangkan landasan hukum PKN yaitu, pembukaan UUD 1945, batang tubuh UUD 1945, UU nomor 20 tahun 1982, UU nomor 20 tahun 2003, dan SK dirjen Dikti nomor 43 tahun 2006.
Dalam video tersebut juga dijelaskan bahwaasannya sumber historis PKN yaitu substansi yang artinya dimulai sebelum Indonesia merdeka, sedangkan sumber sosiologis nya yaitu masyarakat memerlukan PKN untuk menjaga, memelihara dan mempertahankan eksistensi negara dan bangsa indonesia, sedangkan sumber politik yaitu saat dimuatnya dokumen kurikulum kewarganegaraan sejak tahun 1957. dari video ini juga dapat disimpulkan bahwa pelajaran PKN dapat dijadikan sebagai pendorong setiap warga negara agar mereka dapat memanfaatkan pengaruh positif perkembangan iptek yang ada pada saat ini.
nama : adzkya salsabila cahyono
npm : 2213053280

Analisis soal 2

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kedudukan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana proses terjadinya persaingan global seperti sekarang ini?
>1. Sila pertama ketuhanan yang maha esa, mengenai peran sila tersebut sebagai paradigma ilmu yaitu menyiratkan suatu konsep tentang keberadaan Tuhan yang terus menjalin hubungan dan kesatuan dengan manusia dan juga alam semesta beserta isinya.
2.Sila kedua kemanusiaan yang adil dan beradab, mengenai peran sila tersebut sebagai paradigma ilmu yaitu adanya suatu konsep tentang manusia yang utuh, utuh yang dimaksud yaitu adanya rohani dan juga jasmani. Sebagai kesatuan rohaniah keberadaan hati nurani tidak kalah penting daripada akal.Ilmu paradigma Pancasila mengakui dan menghargai keberadaan akal.
3.Sila ketiga, persatuan Indonesia, mengenai peran sila tersebut sebagai paradigma ilmu yaitu suatu keharusan menempatkan sila pertama dan juga kedua sebagai jiwa persatuan Indonesia sehingga menunjukkan adanya keterpaduan antara karakter ilmu dengan paham kebangsaan Indonesia sekaligus penolakan terhadap paham etnisme dan etnosentrisme.
4. Sila ke-4 kerakyatan yang dipimpin oleh hipotenusahan dalam permusyawaratan perwakilan, mengenai peran sila tersebut sebagai paradigma ilmu yaitu menyiratkan adanya konsep bahwa rakyat atau wakil-wakil rakyat dalam menjalankan kekuasaannya haruslah dipimpin oleh suatu kebijaksanaan dengan memiliki rasa tanggung jawab penuh dan secara vertikal kepada Tuhan maupun secara horizontal kepada seluruh rakyat Indonesia.
5. Sila ke-5 keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, mengenai peran sila tersebut sebagai paradigma ilmu yaitu keadilan yang bertumpu pada habitat sosialnya yaitu masyarakat Indonesia yang berkarakter komunalistik religius. Emuparadigma Pancasila mendorong perburuan keadilan sosial sekaligus menolak dominasi positivisme.

B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warga negara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
> Harapan saya mengenai model pemimpin, warga negara dan juga ilmuwan yang pastinya harus berjiwa Pancasila yaitu pemimpin, warga negara dan ilmuwan yang mengerti benar terhadap hakikat Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia sehingga dengan begitu semua kebijakan ataupun keputusan yang diambil kelak akan berpedoman pada ideologi bangsa, serta harus beriman seperti yang sudah terkandung dalam sila Pancasila pada sila pertama, kemudian harus menjunjung tinggi hak asasi manusia sebagaimana yang terkandung dalam sila kedua sehingga pemimpin warga negara dan juga ilmuwan akan melaksanakan kewajibannya serta amanahnya, yang selanjutnya yaitu yang memiliki rasa nasionalisme seperti yang terkandung pada sila ketiga dengan adanya rasa nasionalisme maka akan memiliki loyalitas atau pengabdian yang tinggi terhadap bangsa dan negaranya melalui sikap mental dan juga tingkah lakunya, kemudian yang selanjutnya yaitu adil sebagaimana yang terkandung pada sila kelima dengan pemimpin demikian rakyat indonesia akan mendapatkan kesejahteraan secara lainnya dan batiniah.