Nama:Safira Sita Salsabilla
NPM :2213053027
Dari jurnal tersebut dapat dianalisis bahwa proses globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa,yaitu dimensi ruang dan waktu. Pengaruh globalisasi dapat menghilangkan berbagai halangan dan rintangan yang menjadikan dunia semakin terbuka dan saling bergantung satu sama lain. Oleh karena itu,perlu pemulihan kembali kesadaran kolektif bangsa tentang posisi vital dan urgensi Pancasila dalam kehidupan masyarakat terutama mahasiswa melalui mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila.
A.Materi dan Metode
Mata Kuliah Pendidikan Pancasila
adalah pelajaran yang memberikan
pedoman kepada setiap insan untuk
mengkaji, menganalisis, serta memecahkan masalah-maslah pembangunan bangsa dan Negara dalam perspektif nilai-nilai dasar
Pancasila sebagai ideologi dan dasar
Negara Republik Indonesia. Dalam
pelaksanaannya Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi memunyai dasar-dasar,yaitu:
A.Dasar Filosofis
Indonesia mampu melepaskan diri dari tarikan-tarikan dua kutub ideologi dunia(Ideologi Kapitalisme dan Komunnisme).
B.Dasar Sosiologis
Adanya Kebhinekaan atau pluralitas
masyarakat bangsa Indonesia yang tinggi.
C.Dasar Yuridis
Pancasila sebagai norma dasar negara dan dasar negara Republik Indonesia.
Salah satu tujuan penyelenggaraan
Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi yaitu Memperkuat Pancasila sebagai dasar falsafah negara dan ideologi bangsa melalui revitalisasi nilai-nilai dasar Pancasila sebagai norma dasar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
B.Sikap
Dalam buku Notoatmodjo
(2003, p.124) mengemukakan bahwa sikap (attitude) adalah reaksi atau respon yang masih tertutup dari seseorang terhadap stimulus atau obyek.
•Ciri-Ciri Sikap
Ciri-ciri sikap menurut Heri Purwanto
(1998) dalam buku Notoatmodjo (2003,p.34) adalah: Sikap bukan dibawa sejak lahir melainkan dibentuk atau dipelajari sepanjang perkembangan itu dalam dikaitkan dengan obyeknya, Sikap dapat berubah-ubah karena sikap itu dapat dipelajari dan sikap dapat berubah pada orang-orang bila terdapat keadaan-keadaan dan syarat-syarat tertentu yang mempermudah sikap pada orang itu.
•Tingkatan Sikap
Menurut Notoadmodjo (2003) dalam
buku Wawan dan Dewi (2010), sikap terdiri dari berbagai tingkatan yaitu:
(1) Menerima(receiving)
(2)Merespon (responding)
(3)Menghargai (valuing)
(4)Bertanggung jawab (responsible)
•Fungsi Sikap
Fungsi-fungsi sikap, yaitu:
(1) Fungsi instrumental atau fungsi
penyesuaian atau fungsi manfaat, Fungsi ini berkaitan dengan sarana dan tujuan.Orang memandang sejauh mana obyek.Sikap dapat digunakan sebagai sarana atau alat dalam rangka mencapai tujuan.
(2) Fungsi pertahanan ego
Sikap yang diambil oleh seseorang untuk mempertahankan egonya. Sikap ini diambil oleh seseorang saat terancam keadaan dirinya atau egonya.
(3) Fungsi nilai ekspresi, Sikap yang ada pada diri seseorang merupakan jalan bagi individu untuk mengekspresikan nilai yang ada pada dirinya.
(4) Fungsi Pengetahuan Individu
mempunyai dorongan untuk ingin mengerti dengan pengalaman-pengalamannya.
C.Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
(Iptek) selalu menjadi bagian terpenting dalam mendorong perkembangan sebuah negara. Laju perkembangan iptek tersebut semakin hari semakin pesat perkembangannya disebabkan adanya tuntutan dan kebutuhan manusia yang juga semakin berkembang di berbagai bidang.Secara terminologi, pengertian ilmu sekurang-kurangnya mencakup tiga hal,yaitu pengetahuan, aktivitas, dan metode untuk mendapatkan pemahaman terhadap pengertian ilmu. Teknologi merupakan aplikasi dari kreativitas manusia berkaitan dengan alat dan bahan, serta diwujudkan dalam bentuk materi yang digunakan untuk membantu tercapainya kebutuhan manusia.