Posts made by Safira Sita Salsabilla 2213053027

Nama:Safira Sita Salsabilla
NPM :2213053027
Dari video yang berjudul "Limbah Pabrik Cemari Lingkungan Sungai" dapat dianalisis bahwa ratusan warga desa Pegaden Tengah Kabupaten Pekalongan,Jawa Tengah yang melakukan aksi unjuk rasa kepada pabrik atau pemilik pabrik tekstil yang membuang limbah ke sungai. Unjuk rasa disebabkan karena limbah yang dihasilkan dari enam pabrik pakaian menyebabkan warga tidak nyaman sebab limbah tersebut menimbulkan bau yang tidak sedap. Warga meminta aparat desa untuk segera menutup enam pabrik pembuatan pakaian yang tidak memiliki alat pengolahan limbah tersebut. Pemilik yang telah menyadari kesalahannya hanya bisa pasrah dengan upaya warga tersebut karena ia belum tahu caranya mengolah limbah yang dihasilkan oleh pabriknya.
Nama:Safira Sita Salsabilla
NPM:2213053027

Dari jurnal yang berjudul "URGENSI PENEGASAN PANCASILA
SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK
"dapat dianalisis bahwa
1.) Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu
Pancasila sebagai sistem nilai acuan dan
kerangka-kerangka berpikir.
Nilai-nilai Pancasila Pancasila meliputi : (i) nilai dasar (instrinsik) yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak, (ii) nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu, bersifat lebih kontekstual (iii) nilai paraktis yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tempat dan situasi tertentu, bersifat dinamis.
2.) Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi.
Pancasila merupakan satu kesatuan dari sila-sila Pancasila haruslah merupakan sumber nilai, kerangka berpikir dan serta sebagai asas moralitas bagi pembangunan ilmu pengethuan dan teknologi. Hal ini dapat ditunjukkan dalam sila-sila Pancasila yang merupakan sebuah sistem etika. Pancasila sebagai sumber nilai dalam pengembanagan iptek adalah, Pertama bahwa pengembangan ilmu pengetahuan harus menghormati keyakinan religius masyarakat karena bisa jadi pengembangan iptek tidak sesuai dengan keyakina religiusnya.Kedua, ilmu pengetahuan ditujukan bagi pengembangan kemanusiaan dan dituntut oleh nilai etis yang berdasarkan kemanusiaan. Ketiga, iptek merupakan yang menghomogenisasikan budaya sehingga dapat mempersatukan masyarakat dan memperkokoh pembangunan dan identitas nasional. Keempat, Prinsip demokrasi akan menuntut bahwa pengusaan iotek harus merata kesemu lapisan masyarakat karena pendidikan adalah tuntutan masyarakat. Kelima, Kesenjanagan dalam dalam penguasaan iptek harus dipersempit terus menerus sehingga semakin merata sebaga salah satu prinsip keadilan.
3.) Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek.
Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri pada alenia keempat Pembukaan UUD 1945. Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peristiwa yang terjadi dalam masyarakat.Sumber Politis Pancasila sebagai
dasar nilai pengembangan iptek dapat
dilihat dari berbagai kebijakan yang
dilakukan oleh para penyelenggara
negara.

Kesimpulan
Kehadiran Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi ditengah-tengah kita akan
memberiksn kemudahan dan
memecahkan berbagi persoalan hidup
dan kehidupan yang dihadapi manusia.
Nama:Safira Sita Salsabilla
NPM :2213053027

Dari jurnal tersebut dapat dianalisis bahwa proses globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa,yaitu dimensi ruang dan waktu. Pengaruh globalisasi dapat menghilangkan berbagai halangan dan rintangan yang menjadikan dunia semakin terbuka dan saling bergantung satu sama lain. Oleh karena itu,perlu pemulihan kembali kesadaran kolektif bangsa tentang posisi vital dan urgensi Pancasila dalam kehidupan masyarakat terutama mahasiswa melalui mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila.
A.Materi dan Metode
Mata Kuliah Pendidikan Pancasila
adalah pelajaran yang memberikan
pedoman kepada setiap insan untuk
mengkaji, menganalisis, serta memecahkan masalah-maslah pembangunan bangsa dan Negara dalam perspektif nilai-nilai dasar
Pancasila sebagai ideologi dan dasar
Negara Republik Indonesia. Dalam
pelaksanaannya Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi memunyai dasar-dasar,yaitu:
A.Dasar Filosofis
Indonesia mampu melepaskan diri dari tarikan-tarikan dua kutub ideologi dunia(Ideologi Kapitalisme dan Komunnisme).
B.Dasar Sosiologis
Adanya Kebhinekaan atau pluralitas
masyarakat bangsa Indonesia yang tinggi.
C.Dasar Yuridis
Pancasila sebagai norma dasar negara dan dasar negara Republik Indonesia.

Salah satu tujuan penyelenggaraan
Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi yaitu Memperkuat Pancasila sebagai dasar falsafah negara dan ideologi bangsa melalui revitalisasi nilai-nilai dasar Pancasila sebagai norma dasar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

B.Sikap
Dalam buku Notoatmodjo
(2003, p.124) mengemukakan bahwa sikap (attitude) adalah reaksi atau respon yang masih tertutup dari seseorang terhadap stimulus atau obyek.
•Ciri-Ciri Sikap
Ciri-ciri sikap menurut Heri Purwanto
(1998) dalam buku Notoatmodjo (2003,p.34) adalah: Sikap bukan dibawa sejak lahir melainkan dibentuk atau dipelajari sepanjang perkembangan itu dalam dikaitkan dengan obyeknya, Sikap dapat berubah-ubah karena sikap itu dapat dipelajari dan sikap dapat berubah pada orang-orang bila terdapat keadaan-keadaan dan syarat-syarat tertentu yang mempermudah sikap pada orang itu.
•Tingkatan Sikap
Menurut Notoadmodjo (2003) dalam
buku Wawan dan Dewi (2010), sikap terdiri dari berbagai tingkatan yaitu:
(1) Menerima(receiving)
(2)Merespon (responding)
(3)Menghargai (valuing)
(4)Bertanggung jawab (responsible)
•Fungsi Sikap
Fungsi-fungsi sikap, yaitu:
(1) Fungsi instrumental atau fungsi
penyesuaian atau fungsi manfaat, Fungsi ini berkaitan dengan sarana dan tujuan.Orang memandang sejauh mana obyek.Sikap dapat digunakan sebagai sarana atau alat dalam rangka mencapai tujuan.
(2) Fungsi pertahanan ego
Sikap yang diambil oleh seseorang untuk mempertahankan egonya. Sikap ini diambil oleh seseorang saat terancam keadaan dirinya atau egonya.
(3) Fungsi nilai ekspresi, Sikap yang ada pada diri seseorang merupakan jalan bagi individu untuk mengekspresikan nilai yang ada pada dirinya.
(4) Fungsi Pengetahuan Individu
mempunyai dorongan untuk ingin mengerti dengan pengalaman-pengalamannya.

C.Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
(Iptek) selalu menjadi bagian terpenting dalam mendorong perkembangan sebuah negara. Laju perkembangan iptek tersebut semakin hari semakin pesat perkembangannya disebabkan adanya tuntutan dan kebutuhan manusia yang juga semakin berkembang di berbagai bidang.Secara terminologi, pengertian ilmu sekurang-kurangnya mencakup tiga hal,yaitu pengetahuan, aktivitas, dan metode untuk mendapatkan pemahaman terhadap pengertian ilmu. Teknologi merupakan aplikasi dari kreativitas manusia berkaitan dengan alat dan bahan, serta diwujudkan dalam bentuk materi yang digunakan untuk membantu tercapainya kebutuhan manusia.
Nama:Safira Sita Salsabilla
NPM :2213053027

Dari video yang berjudul"Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan IPTEK"daat dianalisis bahwa IPTEK adalah hasil karya manusia.Karya tersebut dipergunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupannya.Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila adalah hal penting dalam perkembangan IPTEK.
Sila-sila Pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK yaitu:
1.Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
Mengkomplementasikan ilmu pengetahuan mencipta,keseimbangan antara rasional dan irasional,serta antara akal dan kehendak. Berdasarkan sila ini IPTEK tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan dibuktikan dan diciptakan tetapi juga dipertimbangkan maksud dan akibatnya apakah merugikan manusia di sekitarnya atau tidak. Pengolahan diimbangi dengan melestarikan.
2. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK harus bersikap beradab karena IPTEK adalah hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.
3.Sila Persatuan Indonesia
Pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa, serta keluhuran bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia.
4. Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
Mendasari pengembangan iptek secara demokratis, artinya setiap ilmuwan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan iptek dan menghormati serta menghargai kebebasan orang lain dan juga memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik, dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan lainnya.
5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan,berupa keseimbangan keadilan dalam hubungannnya dengan dirinya sendiri maupun dengan Tuhannya, manusia dengan manusia, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara, serta manusia dengan alam lingkungannya.
Nama:Safira Sita Salsabilla
NPM :2213053027

A.Sistem etika perilaku politik pada saat ini belum sesuai dengan nilai nilai pancasila karena Paradigma pemerintahan yang dibangun dimasa lalu tetap dipertahankan dan menjadi akar masalah pemerintahan dan birokrasi sehingga mengancam demokratisasi.Paradigma pemerintahan yang salah terus tumbuh subur tanpa jeda.Banyaknya keluhan dan laporan masyarakat menyayangkan sikap aparatur pemerintah yang tidak memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.Aparat birokrasi telah terkooptasi sikap dan perilakunya oleh kepentingan-kepentingan pribadi dan politik sang patron yang cenderung vested interest. Orientasi mereka bukan lagi bagaimana masyarakat merasa nyaman dengan dan terlayani dengan pelayanan yang mereka berikan tapi jutru yang penting bagi mereka bagaimana pekerjaan mereka menjadi alat penguasaan.

B.Etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal saya belum mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia karena banyak generasi mud yang terbawa oleh arus globalisasi yang negatif sehingga memudarnya sikap yang menjadi ciri khas bangs Indonesia seperti sopan santun.Adanya sikap kebarat-baratan menyebabkan kurangnya jiwa cinta tanah air seperti tidak bangga menggunakan produk dalam negeri.Maraknya terjadi bullying,pergaulan bebas,tawuran,dan penyalahgunaan narkoba jelas sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.
Solusi mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi adalah dengan cara peningkatan pendidikan Pancasila,pendidikan karakter,dan pendidikan agama.Generasi muda juga harus pandai dalam memilih pergaulan dan lingkungannya sehingga tidak terjerumus dalam pergaulan yang buruk,memperluas wawasan dan pengetahuan agar dapat menyaring pengaruh buruk dari luar, serta meningkatkan iman dan takwa.