Kiriman dibuat oleh Safira Sita Salsabilla 2213053027

Nama:Safira Sita Salsabilla
NPM :2213053027

A.Peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu yaitu:
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila Pertama
Dalam pengembangan
ilmu pengetahuan Manusia pada hakikatnya adalah mahluk religi. Menanamkan nilai- nilai spiritual, nilai Moral dan nilai etik sesuai dengan Agama dan Kepercayaan masing-masing dan juga menumbuhkan
kesadaran Beragama dengan menjalankan Perintah-Nya dan menjauhi segala Larangan-Nya.
2.Kemanusiaan yang adil dan beradab
Pancasila memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan. Ilmu harus berdasarkan kepada usaha-usaha mencapai kesejahteraan umat manusia dan harus dapat
diabadikan untuk peningkatan harkat dan martabat manusia, bukan
menjadikan manusia sebagai makhluk yang angkuh dan sombong akibat
adanya ilmu.
3.Persatuan Indonesia
Ilmu memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan ilmu, dengan ilmu persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara.Oleh sebab itu, ilmu harus dapat dikembangkan untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa dan selanjutnya dapat dikembangkan dalam hubungan manusia Indonesia dengan masyarakat internasional.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam
permusyawaratan perwakilan
Sila ke empat mendasari pengembangan ilmu secara demokratis. Artinya, setiap ilmuwan haruslah memiliki kebebasan untuk mengembangkan ilmu. Selain itu dalam pengembangan ilmu setiap ilmuwan juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan harus memilki sikap yang tebuka artinya terbuka untuk dikritik atau dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan teori lainnya.
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Pengembangan ilmu haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam
kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan masyarakat,bangsa,dan negara serta manusia dengan alam lingkungannya.

B.1.Harapan saya mengenai model pemimpin yaitu pemimpin yang mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama,pemimpin yang tidak melakukan KKN,dan pemimpin yang mampu mengayomi bawahannya,serta tidak menjadikan jabatannya untuk kesombongan.
2.Harapan saya mengenai model warganegara yaitu warga negara saling menghargai dan menghormati derajat,hak,dan kewajiban orang lain tanpa memandang latar belakang pendidikan,SARA,dan lainnya,mengakui dan memperlakukan orang lain sesuai harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa orang lain,dan berani membela kebenaran dan keadilan.
3.Harapan saya mengenai model ilmuwan yaitu ilmuwan harus
menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan harus memilki sikap yang tebuka artinya terbuka untuk dikritik atau dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan teori lainnya.
Nama:Safira Sita Salsabilla
NPM :2213053027

A. Tanggapan saya mengenai berita tersebut yaitu latar belakang seseorang tidak menjamin seseorang kebal terhadap hoaks dan tidak menyebarkan hoax.Mereka menyebarkan apa pun yang mereka suka tanpa menyeleksi terlebih dahulu beritu tersebut benar atau salah.
Yang dapat saya lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran berita hoax adalah selalu menyeleksi terlebih dahulu beritu tersebut benar atau salah dari sumber yang terpercaya serta lebih bijak dalam berkomentar di media sosial.

B.Pengaruh pengembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila yaitu ketika IPTEK bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.Contohnya seperti penyebaran berita hoax,adanya iklan pornografi,dan saling berkomentar negatif yang mengandung unsur SARA.Hal tersebut akan menimbulkan dampak negatif seperti degradasi moral,timbul perpecahan, penyelewengan,dan pelanggaran terhadap sila-sila Pancasila.
Solusi bagi pengembangan iptek yang lebih baik yaitu:
1.Menggunakan media sosial dengan baik,benar,dan bijak.
2.Selalu memfilter dan menyelidiki informasi yang tersebar.
3.Tidak saling melempar komentar negatif dan menjelekkan SARA orang lain.
4.Tidak menyebarkan berita semena-mena.

C.Solusi menurut progam studi/jurusan yang saya ambil yaitu PGSD antara lain:
1.Memunculkan kesadaran bahwa sikap konsumerisme memiliki banyak dampak negatif,salah satunya menimbulkan sifat boros.
2.Menyusun skala prioritas agar tahu mana yang kebutuhan dan keinginan.
3.Membiasakan menabung setiap hari agar pengeluaran selalu terkontrol.
4.Jangan membeli sesuatu hanya karena mengikuti trend.
Nama:Safira Sita Salsabilla
NPM:2213053027

Dari jurnal yang berjudul"PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI
TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN
TEKNOLOGI
" yang ditulis oleh Syarifuddin dapat dianalisis bahwa perkembangan tekhnologi yang terlampau deras menyebabkan terlalu mudahnya informasi dari seluruh penjuru dunia masuk ke Indonesia.Maka sangat penting pancasila sebagai pegangan atau pedoman untuk filter berbagai perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang ada saat ini.
A.Konsep Dasar Pancasila
Pancasila adalah pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting
dan baik dan juga sebagai dasar falsafah negara Indonesia yang lahir dari pemikiran mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa dengan tujuan untuk dijadikan pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia.

B.Pancasila sebagai Filsafat Ilmu
Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan.Ilmu
pengetahuan juga harus dapat menjawab berbagai persoalan hidup. Pancasila yang terdiri dari lima sila, merupakan bentuk akumulasi proses
pemecahan masalah kehidupan bangsa Indonesia dalam kehidupan seharihari, berbangsa dan bernegara.

Implikasi sila-sila dalam Pengembangan IPTEK
1. Ketuhanan yang maha esa
a. Percaya dan takwa kepada Tuhan yang maha Esa sesuai dengan agama
dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil
dan beradab.
b. Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya.
Implikasi Sila I Ketuhanan Yang Maha Esa dalam pengembangan
ilmu pengetahuan Manusia pada hakikatnya adalah mahluk religi.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
a. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan persamaan kewajiban antara sesame manusia.
b. Saling mencintai sesame manusia.
c. Mengembalikan sikap tenggang rasa.
Implikasi Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan.
3. Persatuan Indonesia
a. Pengakuan terhadap bhineka Tunggal Ika suku bangsa, etnis, agama, adat Istiadat dan kebudayaan.
b. Pengakuan terhadap persatuan bangsa dan wilayah indonesia serta wajib membela dan menjunjung tingginya (Patriotisme).
c. Cinta dan bangga akan bangsa dan Negara Indonesia (Nasionalisme).
Implikasinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia
bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari iptek, dengan iptek persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara,
persaudaraan dan pesahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin
karena tidak lepas dari factor kemajuan iptek.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam
permusyawaratan perwakilan
a. Negara adalah untuk kepentingan seluruh rakyat.
b. Kedaulatan adalah ditangan rakyat
c. Manuasia indonesia adalah sebagai warga Negara dan warga masyarakat
mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama.
Implikasinya dalam pengembangan pengetahuan adalah sila keempat mendasari pengembangan Iptek secara demokratis.
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
a. Perlakuan yang adil disegala bidang kehidupan terutama dibidang politik,
ekonomi, social dan budaya.
b. Perwujudan keadilan sosial itu meliputi seluruh rakyat Indonesia.
c. Keseimbangan antara hak dan kewajiban.
Implikasi sila ke lima dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan msyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungannya.

Simpulan
Pengembangan ilmu pengetahuan yang didasarkan pada nilai-nilai Pancasila diharapkan dapat membawa perbaikan kualitas hidup manusia indonesia dan kehidupan masyarakat yang sejahtera, aman dan damai.
Nama:Safira Sita Salsabilla
NPM  :2213053027
Analisis Video 2

Dari video yang berjudul"Detik-detik Hiroshima dan Nagasaki dibom, peristiwa sejarah sebelum proklamasi RI" dapat dianalisis bahwa Pada 7 Desember 1941 Jepang menyerang pangkalan Amerika Serikat,Harbour yang memicu bersatunya persekutuan Amerika serikat, Britania raya Belanda, Hindia Belanda dan sejumlah jajahan Inggris serta negara Amerika latin untuk bersama-sama berperang melawan Jepang.Jerman dan Italia juga kemudian bergabung. Puncak penyerangan kepada Jepang adalah dijatuhkannya bom atom ke Kota Hiroshima pada tanggal 6 Agustus 1945. Peristiwa tersebut menewaskan 140.000 orang yang ada di Hiroshima. Bom atom kedua dijatuhkan sekutu ke Kota Nagasaki pada tanggal 9 Agustus 1945.6 hari setelah terjadi pengeboman di Kota Nagasaki, Jepang menyerah kepada sekutu.Menteri luar negeri yang bernama Sikimatsu Sakaibara menandatangani surat tanda bahwa Jepang menyerah kepada sekutu di atas kapal perang Amerika Serikat.Hal tersebut sebagai tanda akhirnya perang dunia ke II dan menyebabkan kekosongan kekuasaan Jepang di Indonesia oleh karena itu bangsa Indonesia memanfaatkan hal ini dengan memproklamasikan kemerdekaannya dua hari kemudian yaitu pada tanggal 17 Agustus 1945.