Posts made by INDAH APRILIA WINDIYANI

Nama : Indah Aprilia windiyani
NPM : 2213053033

Tugas Analisis
1. Penanaman nilai dan moral dilingkungan keluarga
Penanaman nilai Kejujuran, Kerukunan, Kerja sama, Sopan Santun, dan Disiplin.
2. Penanaman nilai dan moral dilingkungan Sekolah
Penanaman nilai Saling Menghargai, Toleransi, Kejujuran, Sikap Rendah Hati, dan Tanggung Jawa
3.. Penanaman nilai dan moral dilingkungan masyarakat
-Menghormati sesama manusia, tua atau muda
-membungkukkan badan ketika melewati orang yang lebih tua
-Menyantuni anak yatim piatu dipanti asuhan atau luar panti
-Berperilaku sopan terhadap siapapun dan dimanapun
-Memberikan pembelajaran untuk anak-anak jalanan

Hambatan proses penanaman nilai dan moral
1. lingkungan yang kurang baik
2. pengaruh globalisasi
3. karakter seseorang yang berbeda-beda
4.keterbatasan waktu orang tua pada anak
5. tidak ada contoh prilaku baik dari orang tua
6.tidak adanya pembatasan pergaulan

Strategi atau trik yang dilakukan dalam penanaman nilai moral
-Memberi pemaham tentang pentingnya nilai dan moral pada anak
-Memberi kebebasan pada anak dalam melakukan segala hal selagi hal itu positif
-Memiliki banyak waktu terhadap anak
-Selalu memberikan anak pengetahuan mengenai apa saja yang bernilai positif dan juga negatif.
Nama : Indah Aprilia windiyani
Npm : 2213053033

Analisis Jurnal 2
Nama jurnal : JURNAL MORAL KEMASYARAKATAN
Volume : 2
Nomor : 1
Halaman : 30-44
Tahun terbit : 2017
Nama penulis : Ilham Hudi
Judul : PENGARUH PENGETAHUAN MORAL TERHADAP PERILAKU MORAL
PADA SISWA SMP NEGERI KOTA PEKAN BARU BERDASARKAN PENDIDIKAN ORANGTUA

Budi pekerti, nilai, norma, dan moral dalam istilah lain dinamakan juga akhlak. Pendidikan nilai mencakup kawasan budi pekerti, nilai, norma, dan moral. Budi pekerti adalah buah dari budi nurani. Budi nurani bersumber pada moral. Moral bersumber pada kesadaran hidup yang berpusat pada alam pikiran (BP-7,1993:25).
Menurut Fatchul Mu"in: terdapat enam karakter utama (pilar karakter) pada diri manusia yang dapat digunakan untuk mengukur dan menilai watak dan prilaku dalam hal-hal khusus. Keenam karakter ini dapat dikatakan sebagai pilar-pilar karakter manusia, di antaranya: (1) Respect (Penghormatan); (2) Responsibility (Tanggung Jawab); (3) Citizenship-Civic Duty (Kesadaran Berwarga Negara); (4) Fairness (Keadilan dan Kejujuran); (5) Caring (Kepedulian dan Kemauan Berbagi); dan (6) Trustworthiness (Keparcayaan).

Pengetahuan Moral (Moral Knowing)
1. Kesadaran Moral (Moral Awareness)
Kegagalan moral yang sering terjadi pada diri manusia dalam semua tingkatan usia adalah kebutaan moral; kondisi di mana orang tak mampu melihat bahwa situasi yang sedang ia hadapi melibatkan masalah moral dan membutuhkan pertimbangan lebih jauh. Aspek kedua dari kesadaran moral adalah kendala-untuk bisa mendapatkan informasi. Dalam membuat penilaian moral, sering kali kita tidak bisa memutuskan mana yang benar sampai kita mengetahui keadaan yang sesungguhnya.
2.. Mengetahui Nilai-Nilai Moral (Moral Values)
Mengetahui sebuah nilai moral berarti memahami bagaimana menerapkannya dalam berbagai situasi.Apa artinya "tanggung jawab" ketika Anda melihat seseorang merusak barang milik sekolah atau mengambil sesuatu yang bukan milik mereka
3. Pengambilan Perspektif(Perspektive Taking)
Pengambilan perspektif adalah kemampuan untuk mengambil sudut pandang orang lain, melihat situasi dari sudut pandang orang lain, membayangkan bagaimana mereka akan berpikir, bereaksi, dan merasa.
4. Penalaran Moral (Moral Reasoning)
Penalaran moral adalah memaharni makna sebagai orang yang bermoral dan mengapakita harus bermoral. Mengapa memenuhi janji adalah hal penting? Mengapa kita harus berusaha sebaik mungkin? Mengapa kita harus berbagi dengan orang lain?
5. Membuat Keputusan (Decision Making)
Mampu memikirkan langkah yang mungkin akan diambil sescorang yang sedang menghadapi persoalan moral disebut sebagai kcterampilan pengambilan keputusan reflektif.
6. Memahami Diri Sendiri (Self Knowledge)
Memahami diri sendiri merupakan pengetahuan moral yang paling sulit untuk dikuasai, tetapi penting bagi pengembangan karakter. Untuk menjadi orang yang bermoral diperlukan kemampuan mengulas perilaku diri sendiri dan mengevaluasinya secara kritis.

Perilaku Moral (Moral Action)
1. Kompetensi 
 Kompetensi moral adalah kemampuan mengubah pertimbangan dan perasaan moral ke dalam tindakan moral yang efektif. Untuk menyelesaikan sebuah konflik secara adil, misalnya, kita membutuhkan keterampilan praktis seperti mendengarkan, mengomunikasikan pandangan kita tanpa mencemarkan nama baik orang lain, dan melaksanakan solusi yang dapat diterima semua pihak.
2. Kehendak 
Kehendak dibutuhkan untuk menjaga emosi agar tetap terkendali olehakal.Kehendak juga dibutuhkan untuk dapat melihat dan memikirkan suatu keadaan melalui seluruh dimensi moral.
3. Kebiasaan 
 Dalam banyak situasi, kebiasaan merupakan faktor pembentuk perilaku moral.Orang-orang yang memiliki karakter yang baik bertindak dengan sungguhsungguh, loyal, berani, berbudi, dan adil tanpa banyak tergoda oleh hal-hal sebaliknya. Mereka bahkan sering kali menentukan "pilihan yang benar" secara tak sadar. Mereka melakukan hal yang benar karena kebiasaan.

Salah satu cara untuk menumbuhkan aspek moral feeling adalah dengan cara membangkitkan kesadaran anak akan pentingnya memberikan komitmen terhadap nilai-nilai moral. Sebagai contoh untuk untuk menanamkan kecintaan anak untuk jujur dengan tidak mencontek, orang tua harus dapat menumbuhkan rasa bersalah, malu dah tidak empati atas tindakan mencontek tersebut. Kecintaan ini (moral feeling) akan menjadi kontrol internal yang paling efektif, selain kontrol eksternal berupa pengawasan orang tua terhadap tindak tanduk anak dalam keseharian. (MasnurMuslich, 2014).

endidikan karakter pada dasarnya dibentuk pada beberapa pilar yang saling berkaitan. Adapun pilar-pilar karakter ini adalah nilai-nilai luhur universal yang terdiri dari:(1) Cinta Tuhan dan alam semesta beserta isinya, (2) Tanggung jawab kedisiplinan dan kemandirian, (3) Kejujuran, (4) Hormat dan santun, (5) Kasih sayang, kepedulian, dan kerjasama, (6) Percaya diri, kreatif, kerja keras, dan pantang menyerah, (7)Keadilan dan kepemimpinan, (8) Baik dan rendah hati, dan (9) Toleransi, cinta damai, dan persatuan.
Nama : Indah aprilia windiyani
Npm : 2213053033

Analisis Jurnal 1

Nama jurnal : Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Mengabdi Untuk Negeri
Volume : 3
Nomor : 1
Halaman : 79-85
Tahun terbit : 2020
Nama penulis : Ahmad Yani Nasution, Moh Jazuli
Judul : MENANGKAL DEGRADASI MORAL DI ERA DIGITAL BAGI KALANGAN MILLENIAL

Tujuan dari PKM ini adalah memberikan pemahaman terkait degradasimoral di kalangan millennial, memberikan pemahaman terkait upaya dalammenangkal degradasi moral di era digital. Manfaat dari kegiatan PKM ini adalah peserta didik mendapatkan materi dan termotivasi untuk menangkal terjadinya degradasi moral yang menjadi tantangan di kalangan millennial di era digital.
Kegiatan PKM yang dilaksanakan memiliki beberapa tahapan yang dilakukan sebelu berkunjung langsung. Yang pertama dilakukan ialah tahap persiapan, yakni dengan melakukan survei awal. Pada tahap ini, dilakukan wawancara dengan kepala sekolah Mts Insan Madani terkait prosedur kegiatan PKM. Diantaranya pemantapan lokasi dan peserta PKM, penyusunan bahan pelatihan PKM.
Nama : Indah Aprilia Windiyani
NPM : 2213053070
Analisis Video 6
"Drama Penerapan Nilai Moral Pancasila di Lingkungan Keluarga"
Dalam video tersebut terdapat seorang ibu bernama Ibu Lala. ia memiliki 2 orang anak bernama Caca dan Sinta. Kedua putrinya tersebut memiliki sifat yang berbeda. Santi bersifat angkuh, egois, tidak memiliki tata krama, dan tidak pernah sembahyang. Sedangkan Caca bersifat baik, suka menolong, rendah hati, dan rajin sembahyang.

Pada suatu hari, ibu Lala menyuruh Santi untuk mengantarkannya ke pasar, tetapi Santi menolaknya dan malah pergi bersama temannya. Caca lah yang mengantarkan ibunya ke pasar. Pukul 20.00, Santi belum juga pulang kerumah. Ibu Lala khawatir. Ketika Santi pulang kerumah, ia dalam keadaan mabuk. dan Keesokan harinya, ketika ibunya mengajak untuk sembahyang, Santi tidak mau.

Nilai moral yang dapat diambil dari video tersebut adalah kita harus menjadi anak yang penurut, dan berbakti kepada orang tua, kita tidak boleh membantah perintah orang tua terutama ibu yang telah melahirkan kita. Karena orangtua hanya ingin yang terbaik untuk anaknya. Dalam video tersebut kita harus mencontoh perilaku baik Caca, dan menjauhi perbuatan yang tidak baik sperti sinta.