Nama: Indah Aprilia Windiyani
NPM: 2213053033
Kelas: 2H
-Identitas Nasional adalah suatu kumpulan nilai budaya yang tumbuh serta berkembang di dalam macam-macam aspek kehidupan dari ratusan suku, dan dihimpun dalam satu kesatuan.
-Hakikat identitas nasional dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah Pancasila.
-Unsur Identitas Nasional
Terdiri atas:
1. Suku bangsa (Sabang-Merauke)
2. Agama (ada 6 agama di Indonesia)
3. Budaya
4. Bahasa
- berdasarkan unsur identitas nasional kita bagi menjadi 3:
1. Identitas Fundamental -> Pancasila,yaitu sebagai dasar negara dan ideologi negara.
2. Identitas Instrumental-> UUD 1945,dalam UUD 1945 bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia, bendera Indonesia adalah bendera merah putih, lambang negara Indonesia adl Garuda pancasila, semboyan Indonesia adalah bhinneka tunggal Ika, lagu kebangsaan Indonesia adalah Indonesia raya.
3. Identitas Alamiah -> keberadaan alamiah Indonesia dalam bentuk kepulauan,serta pluralisme dalam suku budaya agama dan kepercayaan.
-Integritas Nasional adalah proses penyesuaian unsur yang berbeda dan dalam kehidupan bermasyarakat yang memiliki keserasian fungsi.
-faktor pendorong:
1. Sejarah
2. Keinginan untuk bersatu
3. Cinta tanah air
4. Rela berkorban
5. Konsensus nasional
- Faktor penghambat
1. Masyarakat cenderung heterogen
2. Etnosentrisme ( fanatisme terhadap suku yg berlebihan sehingga menganggap sukunnya lebih baik daripada suku yang lain.)
3. Ketimpangan (ketidakadilan antara masyarakat satu dengan yg lain)
4. Gangguan luar
- Bentuk integrasi Nasional
1. Asimilasi (pembauran kebudayaan yang disertai ciri khas kebudayaan asli)
2. Akulturasi (penerimaan unsur-unsur asing tanpa menghilangkan kebudayaan aslinya)
Lima definisi integrasi menurut Myron Weiner (1971).
1. Integrasi adalah bagaimana caranya menyatukan kelompok budaya masyarakat
2. Pembentukan wewenang kekuasaan jadi dengan adanya kekuasaan menjadi mampu untuk menyatukan perbedaan dari berbagai kelompok masyarakat tersebut.
3. Menghubungkan pemerintah dan yang di perintah. Penerintah berupaya untuk melayani masyarakat yang diperintahnya. Yang diperintahkanpun berupaya untuk memberikan kontribusi kepada pemerintah.
4. Konsesus terhadap nilai seperti kesepakatan bersama yaitu Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
5. Prilaku yang terintegrasi dimana terdapat pemahaman yang sama antara setiap kelompok sehingga menunjukan bahwa ini adalah perilaku yang menunjukan bangsa Indonesia kita.
NPM: 2213053033
Kelas: 2H
-Identitas Nasional adalah suatu kumpulan nilai budaya yang tumbuh serta berkembang di dalam macam-macam aspek kehidupan dari ratusan suku, dan dihimpun dalam satu kesatuan.
-Hakikat identitas nasional dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah Pancasila.
-Unsur Identitas Nasional
Terdiri atas:
1. Suku bangsa (Sabang-Merauke)
2. Agama (ada 6 agama di Indonesia)
3. Budaya
4. Bahasa
- berdasarkan unsur identitas nasional kita bagi menjadi 3:
1. Identitas Fundamental -> Pancasila,yaitu sebagai dasar negara dan ideologi negara.
2. Identitas Instrumental-> UUD 1945,dalam UUD 1945 bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia, bendera Indonesia adalah bendera merah putih, lambang negara Indonesia adl Garuda pancasila, semboyan Indonesia adalah bhinneka tunggal Ika, lagu kebangsaan Indonesia adalah Indonesia raya.
3. Identitas Alamiah -> keberadaan alamiah Indonesia dalam bentuk kepulauan,serta pluralisme dalam suku budaya agama dan kepercayaan.
-Integritas Nasional adalah proses penyesuaian unsur yang berbeda dan dalam kehidupan bermasyarakat yang memiliki keserasian fungsi.
-faktor pendorong:
1. Sejarah
2. Keinginan untuk bersatu
3. Cinta tanah air
4. Rela berkorban
5. Konsensus nasional
- Faktor penghambat
1. Masyarakat cenderung heterogen
2. Etnosentrisme ( fanatisme terhadap suku yg berlebihan sehingga menganggap sukunnya lebih baik daripada suku yang lain.)
3. Ketimpangan (ketidakadilan antara masyarakat satu dengan yg lain)
4. Gangguan luar
- Bentuk integrasi Nasional
1. Asimilasi (pembauran kebudayaan yang disertai ciri khas kebudayaan asli)
2. Akulturasi (penerimaan unsur-unsur asing tanpa menghilangkan kebudayaan aslinya)
Lima definisi integrasi menurut Myron Weiner (1971).
1. Integrasi adalah bagaimana caranya menyatukan kelompok budaya masyarakat
2. Pembentukan wewenang kekuasaan jadi dengan adanya kekuasaan menjadi mampu untuk menyatukan perbedaan dari berbagai kelompok masyarakat tersebut.
3. Menghubungkan pemerintah dan yang di perintah. Penerintah berupaya untuk melayani masyarakat yang diperintahnya. Yang diperintahkanpun berupaya untuk memberikan kontribusi kepada pemerintah.
4. Konsesus terhadap nilai seperti kesepakatan bersama yaitu Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
5. Prilaku yang terintegrasi dimana terdapat pemahaman yang sama antara setiap kelompok sehingga menunjukan bahwa ini adalah perilaku yang menunjukan bangsa Indonesia kita.