Nama: M. Naufal Khansa
Kelas: PSTI B
NPM: 2255061019
Analisis Soal 1
A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
Tanggapan:
Menurut saya, masyarakat Indonesia masih mudah digiring opininya dengan berita-berita hoax yang bertebaran walaupun memiliki latar belakang terpelajar. Berita hoax mudah tersebar sebab masyarakat lebih menyukai berita yang mendukung pemikiran mereka bukan karena kebenarannya. Dampak yang ditimbulkan pun semakin besar karena adanya media sosial. Terkadang berita-berita hoax tersebut disusun secara terstruktur oleh oknum-oknum tertentu untuk menggiring opini masyarakat untuk keuntungan pribadi mereka. Adapun yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoax agar opini kita sebagai masyarakat tidak mudah digiring oleh pihak tertentu adalah sebagai berikut.
1. Tetap tenang dalam membaca berita dan tidak mudah terprovokasi dengan isi yang ada didalamnya.
2. Bertanggung jawab dalam melakukan validasi fakta yang ada di dalam berita sebelum menyebarkan berita tersebut.
3. Melakukan pengecekan kembali berita dari berbagai sumber yang tersedia.
B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik ?
Tanggapan:
Pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial akan berakibat pada rendahnya tanggung jawab masyarakat terhadap bermedia sosial. Akibatnya banyak berita-berita hoax yang bertebaran, adanya oknum-oknum tertentu yang menggiring opini dan memprovokasi masyarakat untuk kepentingan pribadi, serta timbulnya percakapan yang berujung perdebatan yang berbau SARA. Adapun solusi yang dapat di implementasikan atas perkembangan iptek adalah sebagai berikut.
1. Memfilter berita yang ada agar sesuai dengan nilai-nilai Pancasila supaya dapat meminimalisir berita-berita yang bertujuan untuk memecah belah persatuan dan menggiring opini suatu kelompok tertentu.
2. Melakukan sosialisasi perkembangan iptek kepada seluruh kalangan masyarakat agar tidak buta teknologi.
3. Meningkatkan literasi diri dengan banyak membaca dari berbagai sumber agar perspektif dalam berpikir menjadi luas.
C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimanakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut.
Tanggapan:
Menurut saya membeli dan menggunakan produk iptek luar negeri tidaklah buruk. Tetapi agar masyarakat indonesia tidak semakin tertinggal maka diperlukan pemikiran yang kreatif danb inovatif dalam menyikapi produk yang dipasarkan tersebut. Dalam bidang iptek contohnya, masyarakat indonesia dapat membeli produk mentah atau produk setengah jadi, kemudian dikembangkan menjadi produk jadi yang dapat dijual kembali atau dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu. Produk tersebut dapat berupa perangkat elektronik, software, bahkan suatu ide project. Masyarakat indonesia juga dapat meningkatkan ilmu pengetahuan dengan cara ikut dalam project-project yang ada atau menjadi pekerja di perusahaan tertentu. Dengan begitu, kita tetap dapat berkembang dalam iptek.
Kelas: PSTI B
NPM: 2255061019
Analisis Soal 1
A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
Tanggapan:
Menurut saya, masyarakat Indonesia masih mudah digiring opininya dengan berita-berita hoax yang bertebaran walaupun memiliki latar belakang terpelajar. Berita hoax mudah tersebar sebab masyarakat lebih menyukai berita yang mendukung pemikiran mereka bukan karena kebenarannya. Dampak yang ditimbulkan pun semakin besar karena adanya media sosial. Terkadang berita-berita hoax tersebut disusun secara terstruktur oleh oknum-oknum tertentu untuk menggiring opini masyarakat untuk keuntungan pribadi mereka. Adapun yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoax agar opini kita sebagai masyarakat tidak mudah digiring oleh pihak tertentu adalah sebagai berikut.
1. Tetap tenang dalam membaca berita dan tidak mudah terprovokasi dengan isi yang ada didalamnya.
2. Bertanggung jawab dalam melakukan validasi fakta yang ada di dalam berita sebelum menyebarkan berita tersebut.
3. Melakukan pengecekan kembali berita dari berbagai sumber yang tersedia.
B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik ?
Tanggapan:
Pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial akan berakibat pada rendahnya tanggung jawab masyarakat terhadap bermedia sosial. Akibatnya banyak berita-berita hoax yang bertebaran, adanya oknum-oknum tertentu yang menggiring opini dan memprovokasi masyarakat untuk kepentingan pribadi, serta timbulnya percakapan yang berujung perdebatan yang berbau SARA. Adapun solusi yang dapat di implementasikan atas perkembangan iptek adalah sebagai berikut.
1. Memfilter berita yang ada agar sesuai dengan nilai-nilai Pancasila supaya dapat meminimalisir berita-berita yang bertujuan untuk memecah belah persatuan dan menggiring opini suatu kelompok tertentu.
2. Melakukan sosialisasi perkembangan iptek kepada seluruh kalangan masyarakat agar tidak buta teknologi.
3. Meningkatkan literasi diri dengan banyak membaca dari berbagai sumber agar perspektif dalam berpikir menjadi luas.
C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimanakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut.
Tanggapan:
Menurut saya membeli dan menggunakan produk iptek luar negeri tidaklah buruk. Tetapi agar masyarakat indonesia tidak semakin tertinggal maka diperlukan pemikiran yang kreatif danb inovatif dalam menyikapi produk yang dipasarkan tersebut. Dalam bidang iptek contohnya, masyarakat indonesia dapat membeli produk mentah atau produk setengah jadi, kemudian dikembangkan menjadi produk jadi yang dapat dijual kembali atau dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu. Produk tersebut dapat berupa perangkat elektronik, software, bahkan suatu ide project. Masyarakat indonesia juga dapat meningkatkan ilmu pengetahuan dengan cara ikut dalam project-project yang ada atau menjadi pekerja di perusahaan tertentu. Dengan begitu, kita tetap dapat berkembang dalam iptek.