Kiriman dibuat oleh M. Naufal Khansa (Naufal PSTI B)

Nama: M. Naufal Khansa
Kelas: PSTI B
NPM: 2255061019

Analasisi Jurnal:
Pancasila Sebagai Filsafat Ilmu dan Implikasi Terhadap Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Berdasarkan jurnal tersebut, Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan. Ilmu yang didasarkan pada pancasila tidak hanya bertujuan untuk mencari kebenaran dan kebijaksanaan, tidak sekedar untuk memenuhi hasrat ingin tahu, tetapi juga dan terutama hasil pemikiran yang terwujud dapat dipergunakan sebagai pedoman hidup sehari-hari dan juga sebagai pedoman pengembangan ilmu pengetahuan. Keterlibatan/implikasi pancasila terhadap iptek dapat ditilik dari setiap sila-sila yang ada.
1. Ketuhanan yang maha esa
Dalam Pengembangan ilmu pengetahuan manusia perlu memahami batas kemampuannya dalam berfikir, karena tidak semua yang ada di alam ini mampu dijangkau oleh pemikiran manusia, dari keterbatasan kemampuan tersebut manusia harus mengembalikan kepada sang Pencipta dan penguasa segala sesuatu yang ada di alam ini, Sehingga dalam pengembangan ilmu pengetahuan, manusia harus menciptakan perimbangan antara yang rasional dan irrasional, antara rasa dan akal. Sila ini menempatkan manusia dalam alam semesta sebagai bagiannya dan bukan sebagai pusatnya.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradap
Implikasi Sila kedua ini terhadap pengembangan IPTEK adalah memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan.Sila ini pula memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan ilmu pengetahuan haruslah secara beradab dan pengembangan iptek harus berdasarkan kepada usaha-usaha mencapai kesejahteraan umat manusia.
3. Persatuan Indonesia
Implikasi dari sila ketiga ini adalah memberikan sudut pandang kepada masyarakat indonesia bahwa iptek harus dikembangkan untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa dan selanjutnya dapat dikembangkan dalam hubungan manusia Indonesia dengan masyarakat internasional.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
Implikasi dalam pengembangan IPTEK adalah sila ini sebagai dasar pengembangan IPTEK secara demokratis. Artinya setiap orang bebas mengembangkan iptek sesuai ide dan gagasannya masing-masing, tetapi tetap menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan harus memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik/dikaji ulang maupun dibandingkan dengan teori lainnya.
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Implikasi sila ini terhadap perkembangan iptek adalah menyadarkan kepada masyarakat indonesia bahwa implementasi pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan dalam hubungan dengan dirinya sendiri, manusia dengan tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan laam lingkungannya.
Nama: M. Naufal Khansa
Kelas: PSTI B
NPM: 2255061019

Analisis Video 2

Berdasarkan video tersebut, dapat disimpulkan bahwa untuk mencapai kemerdekaannya, indonesia memerlukan proses yang panjang. Proses tersebut meliputi peristiwa-peristiwa sejarah dunia yang bermula dari penyerangan jepang terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di Pearl Harbour pada 7 september 1941. Akibatnya aliansi AS, Britania Raya, dan beberapa negara lainnya bersekutu untuk melawan Jepang. Puncaknya adalah pengeboman oleh sekutu menggunakan bom atom di Hiroshima pada 6 Agustus 1945 dan di Nagasaki pada 9 Agustus 1945. Peristiwa pengeboman tersebut membuat Jepang menyerah kepada pihak sekutu secara resmi pada 15 Agustus 1945. Menyerahnya Jepang membuat peperangan di wilayah Asia Pasifik menjadi terhenti, yang juga berakibat pada kekosongan kepemimpinan di wilayah Asia Pasifik akibat proses perpindahan kekuasaan dari Jepang ke tangan sekutu. Status quo tersebut dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945. Dengan begitu, selain dari perjuangan para pahlawan, berkat dari Yang Kuasa pula ikut andil dalam proses kemerdekaan indonesia. Maka dari itu, kita tidak boleh sekali-kali melupakan jasa para pahlawan yang telah mati-matian memperjuangkan kemerdekaan indonesia, serta kita tetap harus senantia bersyukur terhadap kehendak Tuhan Yang Maha Esa.
Nama: M. Naufal Khansa
Kelas: PSTI B
NPM: 2255061019

Analisis Video 1

Berdasarkan video tersebut, permasalahan yang terjadi adalah terdapat pabrik pakaian yang membuang limbah hasil produksinya tanpa diolah terlebih dahulu. Limbah tersebut mencemari sungai yang ada sehingga merubah airnya menjadi hitam dan menimbulkan bau busuk yang membuat warga merasa tidak nyaman. Hal yang dapat dianalisis disini adalah cara warga untuk menyampaikan protesnya. Dalam video tersebut warga melakukan protes dengan menyuarakan pendapatnya ke media setempat lalu menutup saluran limbah yang berasal dari pabrik tersebut. Pada kasus ini, sikap yang dilakukan warga sudah benar karena warga tidak main hakim sendiri dan melakukan tindakan anarki seperti menutup paksa pabrik. Tindakan mereka untuk menutup saluran limbah pun hanya bertujuan untuk memberikan peringatan kepada pihak pabrik agar tidak melanjutkan produksinya sampai pihak pemerintah datang untuk memeriksa. Mereka tetap mengakui sistem hukum yang ada, sehingga warga tetap menyerahkan wewenang kepada pemerintah setempat.
Solusi yang dapat diambil dari masalah di atas adalah pemerintah setempat perlu memberikan sanksi tegas terhadap pemilik pabrik karena akibat limbah hasil buangan pabriknya, lingkungan sekitar menjadi tercemar. Sikap abai dari pemilik pabrik pula perlu diperbaiki, sebab dalam video tersebut, permasalahan ini telah berlangsung selama 25 tahun. Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa pemilik pabrik sangat tidak bertanggung jawab atas pengolahan limbah yang dilakukan oleh pabriknya. Dalam hal ini, pemerintah perlu memantau dan memeriksa lebih dalam mengenai proses produksi pabrik tersebut. Apabila permasalahan ini memang timbul dari ketidaktahuan sang pemilik terhadap proses pengolahan limbah yang baik dan benar, maka pemerintah perlu menyediakan sarana edukasi yang memadai baik kepada pemilik maupun karyawan pabrik untuk mengolah limbah dengan benar. Selain itu, pemerintah perlu menjadi penghubung antara warga dan pemilik pabrik untuk membicarakan lebih lanjut mengenai perizinan produksi pabrik itu kembali karena penutupan pabrik sebenarnya akan memengaruhi perekonomian setempat pula. Tetapi apabila memang didapat tindakan yang mengindikasikan kesengajaan pembuangan limbah tanpa melalui proses pengolahan, pemerintah diharapkan dapat menutup pabrik tersebut secara tegas.
Nama: M. Naufal Khansa
Kelas: PSTI B
NPM: 2255061019

Analisis soal 2
A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
Tanggapan:
Pancasila sebagai paradigma ilmu memiliki pengertian bahwa segala aspek ilmu pengetahuan nasional harus berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Oleh sebab itu, setiap bidang ilmu yang dipelajari ditujukan untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia yang berlandaskan pada ketuhanan yang maha esa, kemanusiaan yang beradap, persatuan indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Berdasarkan sila pertama ini iptek tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan, dibuktikan, dan diciptakan, tetapi juga dipertimbangkan maksudnya dan akibatnya apakah merugikan manusia dengan sekitarnya. Sila pertama menempatkan manusia di alam semesta bukan sebagai pusatnya melainkan sebagai bagian yang sistematik dari alam yang diolahnya.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Berdasarkan sila ini, perkembangan iptek harus berdasarkan pada tujuan untuk kesejahteraan umat manusia. Iptek harus dapat diabdikan untuk peningkatan harkat dan martabat manusia, bukan menjadikan manusia sebagai makhluk yang angkuh dan sombong akibat dari penggunaan iptek.
3. Persatuan Indonesia
Pada sila ini, iptek harus dapat dikembangkan untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa dan selanjutnya dapat dikembangkan dalam hubungan indeonesia dengan masyarakat internasional.


4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
Sila ini mendasari pengembangan iptek secara demokratis. Artinya setiap orang bebas mengembangkan ide dan gagasan mengenai iptek. Tetapi dalam kebebasan itu pula tetap hari ada sikap menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan harus memiliki sikap yang terbuka, artinya terbuka untuk dikritik, dikaji ulang, maupun dibandingkan dengan ide atau gagasan lain.
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia
Dalam sila ini, kemajuan iptek harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan, yaitu keseimbangan dalam diri sendiri, manusia dengan tuhan, manusia dengan manusia lain, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara, serta manusia dengan alam lingkungannya.

B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Tanggapan:
1. Harapan saya mengenai model pemimpin yang pancasilais di indonesia adalah terdapat pemimpin yang dapat mencerminkan dan memperkuat jiwa bangsa yang berlandaskan pada nilai-nilai sila Pancasila. Pemimpin tersebut juga mampu menggerakkan dan mengembangkan masyarakat indonesia khususnya dibidang ekonomi dan iptek sehingga pembangunan nasional menjadi pesat dan terjadi pemerataan ekonomi di dalamnya. Pemimpin tersebut juga harus memiliki ketegasan dalam mengambil keputusan dan membuat kebijakan sehingga roda pemerintahan dapat berjalan dengan lancar.
2. Harapan saya mengenai model warga negara yang pancasilais di indonesia adalah terdapat masyarakat yang demokratis dan mampu menerapkan nilai-nilai pancasila dengan baik. Warga negara pula mampu mengakui persamaan derajat serta hak dan kewajiban setiap manusia, serta saling hormat menghormati antar sesama.
3. Harapan saya mengenai model ilmuwan yang pancasilais di Indonesia adalah ilmuan di indonesia dapat selalu kreatif dan inovatif dalam perkembangan iptek, sehingga bangsa indonesia mampu mengejar negara-negara maju, tetapi pengembangan iptek tersebut tetap mengikuti nilai pancasila yang berguna untuk keuntungan seluruh warga negara.