གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ MIFTAHUL JANNAH 2253053012

Pancasila PGSD 1G T.A 2022/2023 -> Forum Analisis Jurnal

MIFTAHUL JANNAH 2253053012 གིས-
Nama : miftahul jannah
Npm : 2253053012

A. Identitas Jurnal
Judul Jurnal : Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek
Penulis : Ika Setyorini
Volume : IV
Tahun : 2018
Nomor : 2
Halaman : 214-222
Kata Kunci : Indonesia, Nilai, Pancasila, Teknologi.

B. Isi
1. Konsep Dasar Nilai Pancasila
Sebagai Pengembangan Ilmu

Pancasila sebagai sistem nilai acuan,
kerangka-kerangka berpikir, pola acuan
berpikir atau jelasnya senagai sistem nilai
yang dijadikan kerangka landasan,
kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan
bagiyang menyandangnya sehingga
Pancasila menjadi kaidah penuntun
dalam pembangunan hukum nasional.
Artinya niali-nilai dasar Pancasila secara
normatifmenjadi dasar, kerangka acuan,
dan tolakukur segenap aspek
pembangunan nasional yang dijalan kan
di Indonesia.
Nilai-nilai Pancasila Pancasila
meliputi : (i) nilai dasar (instrinsik) yaitu
pokok yang tidak terikat waktu dan
tempat dan bersifat abstrak, mencakup
cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang
telah ditetapkan oleh the faounding
fathers; (ii) nilai instrumental, yaitu
penjabaran nilai dasar sebagai arahan
kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu,
bersifat lebih kontekstual dan harus selalu
disesuaikan dengan tuntunan zaman
mencakup kebijakan, strtaegi organisasi,
sistem, rencana dan program berupa
peraturan perundang-undangan yang
dikembangkan oleh lembaga
penyelenggara negara; dan (iii) nilai
paraktis yaitu interaksi antara nilai
instrumental dengan situasi kongkrit
tempat dan situasi tertentu, bersifat
dinamis demi tegaknya nilai instrumental
dan menjamin nilai dasar tetap relevan
dengan permaslahan utama yang dihadapi
masyarakat sesuai dengan zamannya.

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai
dan Moral dalam Pengembangan
Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi

Pancasila merupakan satu kesatuan
dari sila-sila Pancasila haruslah
merupakan sumber nilai, kerangka
berpikir dan serta sebagai asas moralitas
bagi pembangunan ilmu pengethuan dan
teknologi. Hal ini dapat ditunjukkan
dalam sila-sila Pancasila yang merupakan
sebuah sistem etika, diataranya
a. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, pada
sila ini dapat mengimplementasikan
ilmu pengetahuan, yang
mempertimbangjan rasional, antara
akal, rasa dan kehendak
b Sila Kemanusahteraan bersaiaan Yang
Adil dan Beradab, pada sila ini
memberikan dasar moralitas bagi
manusia dalam mengembangkan
iptek.
c. Sila Persatuan Indonesia, memberikan
rasa kesadaran akan nasionalisme dari
bangsa Indonesia akan sumbnagsihnya
iptek sehingga dapat terjalinnya rasa
terpelihara,
persaudaraan dan
persahaban antar daerah dan itu semua
karena faktor kemajuan ilmu
pengetahuan dan teknologi.
d. Sila Kerakyatan Yang dipimpin oleh
hikmad kebijaksanaa dalam
permusyarawatan/perwakilan, hal
yang mendasar adalah dalam
pengembangan iptek didasarkan atas
kepentingan demokrasi
e. Sila Keadilan soial bagi seluruh rakyat
Indonesia. Kemajuan iptek harus dapat
menjaga keseimbangan keadilan
dalam kehidupan manusian,
keseimbangan keadilan antar dirinya
sendiri, manusi dengan Tuhannya
manusia lainnya manusia dengan
masyarakat bangsa dan negara serta
lingkungan dimana manusi itu berada.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan
Politik Pancasila Sebagai Dasar
Nilai Pengembangan Iptek

Sumber historis Pancasila sebagai
dasar nilai pengembangan iptek di
Indonesia dapat ditelusuri
dalam
Pembukaan UUD 1945. Pada alenia
keempat Pembukaan UUD 1945 .
Amanat dalam
pembukaan UUD 1945 yang terkait
dengan mencerdaskan kehidupan bangsa
haruslah berdasarkan nilai-nilai
Ketuhanan Yang Maha Esa, dan sterusnya
yaitu Pancasila.
Sebagai sumber sosiologis Pancasila
sebagai dasar nilai pengembangan iptek
dapat ditemukan dalam sikap masyarakat
yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan
Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa
yang terjadi dalam masyarakat.
Masyrakat lebih peka terhadap
isu-isu kemanusiaan dibalik pembangunan
dan pengembangan iptek seperti limbah
industri yang merusak lingkungan secara
langsung akan mengubah kenyamanan
hidup masyarakat .

C. SIMPULAN
urgensi Pancasila sebagai
dasar nilai pengembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi adalah dapat
disimpulkan sebagai berikut :
1. Setiap perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indoenesia
haruslah berdasar dan tidak
bertentangan dengan nilai-nilai yang
terkandung dalam Pancasila
2. Setiap iptek yang dikembangkan di
Indonesia harus menyertakan nilainilai Pancasila sebagai faktor internal
pengembangan iptek
3. Pancasila dijadikan sebagai ramburambu normatif dalam perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi di
Indonesia agar nantinya mampu
mengendalikan diri serta tidak keluar
dari cara berpikir bangsa Indonesia.
Pentingnya Pancasila sebagai dasar
nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan
dan Teknologi khususnya bagi kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara

Pancasila PGSD 1G T.A 2022/2023 -> Forum Analisis Jurnal

MIFTAHUL JANNAH 2253053012 གིས-
Nama : miftahul jannah
Npm : 2253053012

Analisis jurnal

A. Identitas Jurnal
Judul jurnal : Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Penulis : Mursyidah Dwi Hartati, Ponoharjo, Mohamad Khamim
Tahun : 2018
Nomor : 1
Volume : 12
Halaman : 32-42
Kata kunci : Pancasila, Pengembangan Kepribadian, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

B. Isi
globalisasi berlangsung melalui dua
dimensi dalam interaksi antar bangsa, yaitu
dimensi ruang dan waktu. Ruang makin
dipersempit dan waktu makin dipersingkat
dalam interaksi dan komunikasi pada skala
dunia. Globalisasi berlangsung di semua
bidang kehidupan seperti bidang ideologi,
politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan
keamanan dan lain- lain.
Teknologi informasi dan
komunikasi adalah faktor pendukung
utama dalam globalisasi.Melihat kenyataan dalam masyarakat
terutama pada kalangan mahasiswa,
sebenarnya bukan pancasila yang
terpengaruh oleh perkembangan teknologi
informasi melainkan masyarakat itu
sendiri. Memberi pengaruh baik atau buruk
terhadap pancasila tergantung bagaimana
masyarakat sebagai penganut ideologi
pancasila menyikapi perkembangan
teknologi informasi tersebut.
Pancasila merupakan warisan luar
biasa dari pendiri bangsa yang mengacu
kepada nilai-nilai luhur. Hampir tidak ada
keraguan lagi, mayoritas bangsa Indonesia
ini berpendapat bahwa Pancasila sebagai
dasar negara sekaligus pandangan hidup
masyarakat Indonesia yang plural tidak
tergantikan. Pancasila yang akomodatif
terhadap agama tidak dapat tergantikan
oleh ideologi sekulerisme yang tidak selalu bersahabat dengan agama. Oleh karena itu,
perlu adanya pemulihan kembali kesadaran
kolektif bangsa tentang posisi vital dan
urgensi pancasila dalam kehidupan
masyarakat terutama mahasiswa melalui
mata kuliah Pengembangan Kepribadian
Pancasila.

MATERI DAN METODE
Dalam
pelaksanaannya Pendidikan Pancasila di
Perguruan Tinggi memunyai dasar-dasar,
yaitu
(1) Dasar filosofis
(2) dasar sosiologis
(3) dasar yuridis

SIKAP
Menurut Oxford Advanced Menurut
Oxford Advanced Learner Dictionary
mencantumkan bahwa sikap (attitude)
berasal dari bahasa Italia attitudine yaitu
“Manner of placing or holding the body,
dan way of feeling, thinking or behaving”.
Campbel (1950) dalam buku Notoadmodjo
(2003, p.29) mengemukakan bahwa sikap
adalah “A syndrome of response
consistency with regard to social objects”.
Artinya sikap adalah sekumpulan respon
yang konsisten terhadap obyek sosial.

Ciri-ciri Sikap
Ciri-ciri sikap menurut Heri Purwanto
(1998) dalam buku Notoatmodjo (2003,
p.34) adalah: Sikap bukan dibawa sejak
lahir melainkan dibentuk atau dipelajari
sepanjan perkembangan itu dalam hubungannya dengan obyeknya, Sikap
dapat berubah-ubah karena itu sikap dapat
dipelajari dan sikap dapat berubah pada
orang-orang bila terdapat keadaan-keadaan
dan
syarat-syarat tertentu yang mempermudah sikap pada orang itu.

Tingkatan Sikap
Menurut Notoadmodjo (2003) dalam
buku Wawan dan Dewi (2010), sikap terdiri
dari berbagai tingkatan yaitu:
(1) Menerima
(receiving) Menerima diartikan bahwa
orang (subyek) mau dan memperhatikan
stimulus yang diberikan (obyek),
(2)
Merespon (responding)
Memberikan
jawaban apabila memberikan jawaban
apabila ditanya, mengerjakan tugas yang
diberikan adalah suatu indikasi sikap
karena dengan suatu usaha untuk
menjawab pertanyaan atau mengerjakan
tugas yang diberikan.

Fungsi Sikap
Menurut Katz (1964) dalam buku
Wawan dan Dewi (2010, p.23) sikap
mempunyai beberapa fungsi, yaitu:
(1)
Fungsi instrumental atau fungsi
penyesuaian atau fungsi manfaat, Fungsi
ini berkaitan dengan sarana dan tujuan.
(2) Fungsi
pertahanan ego, Ini merupakan sikap yang
diambil oleh seseorang demi untuk mempertahankan ego atau akunya. Sikap
ini diambil oleh seseorang pada waktu
orang yang bersangkutan terancam
keadaan dirinya atau egonya, (3) Fungsi
ekspresi nilai, Sikap yang ada pada diri
seseorang merupakan jalan bagi individu
untuk mengekspresikan nilai yang ada pada
dirinya.
(4) Fungsi pengetahuan
Individu
mempunyai dorongan untuk ingin mengerti
dengan pengalaman pengalamannya.

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Secara etimologi, istilah “ilmu” adalah
sebagai arti dari kata science (bahasa
Inggris), yang berarti pengetahuan. Kata ini
berasal dari bahasa latin, scientia yang
diturunkan dari kata scire yang berarti
mengetahui (to know) dan belajar (to learn).
Secara terminologi, pengertian ilmu
sekurang-kurangnya mencakup tiga hal,
yaitu pengetahuan, aktivitas, dan metode
untuk mendapatkan pemahaman terhadap
pengertian ilmu. Sementara itu,
pengetahuan, menurut Jujun Surya
Sumantri digolongkan menjadi tiga
macam, yaitu etika (pengetahuan tentang
baik dan buruk), estetika (pengetahuan
tentang indah dan jelek), dan logika
(pengetahuan tentang benar dan salah).
Ilmu dan pengetahuan merupakan dua
istilah yang tidak dapat dipisahkan, namun
tidak selamanya bahwa pengetahuan itu
sebagai ilmu, melainkan pengetahuan yang
diperoleh dengan cara-cara tertentu
berdasarkan kesepakatan para ilmuwan.
Ilmu sebagai pengetahuan (knowledge)
adalah pengertian ilmu pada umumnya.
Responden dikatakan dapat menyikapi
perkembangan Iptek dengan baik jika
mempunyai total skor lebih dari 80. Dan
responden dikatakan tidak dapat
menyikapi perkembangan Iptek dengan
baik jika mempunyai total skor dibawah
80.

C. Penutup
secara umum responden dalam
penelitian ini mempunyai pengembangan
kepribadian Pancasila yang baik
Menurut responden Kemajuan teknologi
saat ini harus digunakan dengan baik dan
penuh tanggung jawab.

Pancasila PGSD 1G T.A 2022/2023 -> Forum Analisis Video

MIFTAHUL JANNAH 2253053012 གིས-
Nama : miftahul jannah
Npm : 2253053012

analisis video

Perkembangan iptek pada masa kini semakin maju pesat menjadikan kehidupan
manusia berubah secara drastis. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi itu sendiri
erat kaitannya dengan suatu ruang budaya yang dimana artinya ilmu pengetahuan dan
teknologi selalu berkembang di bidang budaya.
IPTEK adalah hasil karya manusia,karya tersebut pada dasarnya dipergunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupannya . IPTEK dapat memanfaatkan untuk kepentingan tertentu baik berdampak positif maupun negatif.
Iptek pada masa kini merupakan suatu kebutuhan tersendiri. Adanya iptek membawa
kemudahan untuk keberlangsungan hidup masyarakat pada melakukan pekerjaannya.
Sudah seharusnya penggunaan iptek dapat dilaksanakan dengan baik, namun pada realitanya iptek sering disalahgunakan sehingga memberikan banyak dampak negatif pada
kehidupan manusia.

Pancasila merupakan falsafah bagi kehidupan bangsa sekaligus sebagai landasan
negara Indonesia yang telah hadir serta mengalami perkembangan sejak dulu namun baru
ditetapkan secara resmi sebagai dasar negara pada 17 Agustus 1945 pada deklarasi
kemerdekaan.
Seperti yang diketahui bahwa dalam Pancasila terdapat
kesatuan dari sila-sila Pancasila yang dimana nilai-nilai tersebut sudah ada sejak dulu dan
erat kaitannya dengan kepribadian serta jati diri bangsa.
1. Ketuhanan yang Maha Esa
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan Perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Pancasila PGSD 1G T.A 2022/2023 -> Forum Analisis Jurnal

MIFTAHUL JANNAH 2253053012 གིས-
Nama : miftahul jannah
Npm : 2253053012

A. Identitas Jurnal
Judul : Penanaman Nilai
Nama Penulis : Ariesta Wibisono Anditya
Volume : 3
Tahun : 2022
Nomor : 1
Halaman : 29-43
Kata Kunci: Media Massa, Pancasila, Serangan, Kontrol Sosial

B. Isi
• Tinjauan Umum Mengenai Pancasila
Pancasila dalam pengertian ini, Isinya berupa nilai-nilai. Nilai (value) merupakan pengertian filsafat, artinya tolok ukur untuk menimbang-nimbang dan memutuskan apakah sesuatu benar atau salah, baik atau buruk. Notonagoro menjelaskan mengenai nilai-nilai . Pancasila, dengan membaginya ke dalam 3 (tiga) kategori, yaitu :28
1.nilai materiil, adalah segala sesuatu yang berguna bagi unsur manusia,
2.nilai vital, adalah segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan atau aktivitas,
3.nilai kerohanian, adalah segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia. Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa secara yuridis konstitusional berlaku mulai tanggal 18 Agustus 1945 yaitu sejak disahkannya Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Nilai-nilai Pancasila sudah sejak dahulu tertanam secara spontan dalam masyarakat Indonesia yang berpadu dengan adat-istiadat, kebudayaan, dan agama.

•Tinjauan Umum Mengenai Media Massa
1. Perkembangan media massa di Indonesia
massa merupakan bagian dari pers, dimana media massa merupakan perantara bagi pers dalam penyiaran Berita dengan beberapa bentuk. Media massa merupakan sarana masyarakat memperoleh informasi, media massa memiliki fungsi atau peranan yang besar
dalam membagikan informasi kepada audiensnya, yaitu sebuah sebutan untuk konsumen media.
2. Peran Media Massa dalam Kontrol Sosial masyarakat.64
Secara umum, media massa mempunyai fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan dan kontrol sosial. Hal ini seperti dirumuskan dalam Pasal 3 ayat 1 dan ayat 2 Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, yaitu Fungsi Pers Nasional adalah sebagai media informasi, pendidikan, hiburan dan kontrol sosial, serta dapat berfungsi sebagai lembaga ekonomi.

C. Penutup
Media massa di Indonesia belum sampai pada keadaan yang dapat membuat masyarakat mengubah moral untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila, hal demikian tercermin pada pudarnya jiwa patriotik, berkembangnya manusia individual-liberalistik, masih tertanamnya kepentingan pribadi atau golongan di atas kepentingan bangsa dan negara.

Pancasila PGSD 1G T.A 2022/2023 -> Forum Analisis Soal

MIFTAHUL JANNAH 2253053012 གིས-
Nama : miftahul jannah
Npm : 2253053012

1. pada era ini Indonesia belum tepat berada pada tatanan kehidupan perpolitikan yang sangat kompleks, Karena Etika politik memiliki kaitannya dengan sikap, kejujuran , nilai nilai pancasila, maupun moral yang pada dasar fundamentalnya hanya dimiliki oleh manusia.
contohnya seperti money politic yaitu pembuatan yang tidak jujur , karena dengan menilai secara material maka hak politik dari rakyat yang dipengaruhi tersebut digadaikan, dan tindakan seperti ini juga merupakan suatu tindakan persaingan yang tidak sehat antar sesama calon yang menjadi pesaing politik , ini di sebabkan oleh banyaknya dana yang mereka keluarkan untuk membeli suara rakyat,sehingga ketika mereka berhasil mendapatkan kekuasaan mereka akan cenderung memanfaatkan kekuasaannya untuk mengembalikan uang yang telah mereka keluarkan.

2.etika generasi muda di sekitar saya itu sudah baik ,dari sikap toleransinya, suka peduli hingga suka menolong .
Sama halnya dengan Pancasila karna Pancasila mencerminkan nilai-nilai luhur yang bersifat universal dari berbagai ras, suku, bahasa, dan agama. Biasanya hilang nilai-nilai etika dalam generasi muda yang tercermin didalam pancasila salah satunya adalah ketidak pedulian etika sosial dan keagamaan. Maka dari itu sebaiknya dilakukan dengan cara Meningkatkan Pendidikan Moral dan Agama, Pemilihan teman bergaul serta lingkungan yang tepat, karena lingkungan sangat berpengaruh kepada sikap dan perilaku seseorang.