Kiriman dibuat oleh MIFTAHUL JANNAH 2253053012

Nama : Miftahul Jannah
Npm : 2253053012
Kelas : 3G

ANALISIS VIDEO 2

Instrumen Penilaian adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengumpulkan semua data sebagai nahan pengolahan informasi dalam mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik. Penilaian ini dapat bermanfaat bagi semua pihak diantaranya:
Bagi anak anak
•Memelihara pertumbuhan
•Perkembangan anak sehingga menjadi optimal
Bagi orang tua
•Memperoleh Informasi mengenai pertumbuhan, perkembangan dan minat anak
Bagi pendidik
• Mengetahui Perkembangan sikap
• mengetahui Pengetahuan dan keterampilan anak

Penilaian Ini memiliki beberapa prinsip yaitu
1. Mendidik
2. Berkesinambungan
3. Objektif
4. Akuntabel
5. Transparan
6. Sistematis
7. Menyeluruh
8. Bermakna

Adapun teknik dan lingkup penilaian yang dapat dijadikan pedoman penilaian perkembangan anak yang meliputi beberapa instrumen penilaian proses, catatan anekdot, rubik dan penilaian hasil kemampuan anak.

Mekanisme penilaian
• menyusun teknik instrumen penilaian serta menetapkan indikator capaian perkembangan anak
• melaksanakan proses penilaian sesuai dengan tahap, teknik dan instrumen penilaian
• mendokumentasikan penilaian proses dan hasil belajar anak secara advantable dan transparan
• melaporkan capaian perkembangan anak pada orang tua.
Nama : Miftahul Jannah
Npm : 2253053012
Kelas : 3G

ANALISIS VIDEO 1
"ETIKA, NILAI DAN MORAL"

Nilai dan moral saling berkaitan karena keduanya berusaha untuk mengarahkan individu agar memiliki pola pikir, sikap dan perilaku yang baik dalam menjalani kehidupan sehari hari. Etika adalah cara individu mengungkapkan perasaan terhadap perilaku atau tindakan sesama dalam menjalani hidup dan kehidupan dengan baik sesuai aturan yang berlaku di masyarakat. Nilai adalah suatu yang memberi makan hidup yang di junjung tinggi, mewarnai dan menjuwau perilaku seseorang. Moral adalah ajaran tentang tingkah laku hidup yang baik berdasarkan pandangan hidup.
Dari video tersebut terdapat manfaat yang bisa kita ambil yakni dapat memotivasi individu dalam bertindak dan berbuat baik yang didasari dan dilandasi oleh kewajiban mempertimbangkan semua tindakan yang akan dilakukan dan dapat juga membantu pendirian kita dalam berbagai macam pandanga
Nama : Miftahul Jannah
Npm : 2253053012
Kelas : 3G

Analisis jurnal 2

Identitas Jurnal
Judul: PENDEKATAN PENDIDIKAN NILAI SECARA KOMPREHENSIF SEBAGAI SUATU ALTERNATIF PEMBENTUKAN AKHLAK BANGSA
Penulis: Darmiyati Zuchdi
Tahun terbit: 2001
Bulan terbit: April
Halaman: 8 Halaman
Kata kunci: pendidikan nilai/moral, pendekatan komprehensif, pembentukan karakter

HASIL ANALISIS
Istilah komprehensif yang digunakan dalam pendidikan nilai Inencakup berbagai aspek. Pertama, isi pendidikan nilai harns komprehensif, meliputi semua pemsalahan yang berkaitan dengan nilai mulai pilihan nilai-nilai yang bersifat pribadi sampai pertanyaan-pertanyaan yang mengenai etika secara umum. Metode pendidikan nilai juga hams komprehensif, tennasuk didalamnya inkulkasi (penanaman)nilai, pemberian teladan, dan penyiapan generasi muda agar dapat mandiri dengan mengajarkan dan memfasilitasi pembuatan keputusan moral
secara bertanggung jawab dan keterampilan-keterampilan hidup yang lain.
Realisasi nilai merupakan istilah yang
diutarakan oleh Sidney Simon pada tahun
1980. Hal ini merupakan gerakan utatna
yang pertama dalam bidang pendidikan nilai.
Semua pendekatan untuk menolong individu
menentukan, menyadari, mengimplementasikan, bertindak dan mencapai nilai-nilai
yang mereka yakini dalam kehidupan,
termasuk pendekatan realisasi nilai.

Tujuan pendidikan watak adalah
mengajarkan nilai-nilai yang diterima secara
luas sebagai landasan perilaku yang baik dan
bertanggung jawab.

Pendidikan nilai atau moral juga
ditunjukan untuk mengajarkan nilai-nilai
yang menjadi dasar negara, yang menjadi
dasar hukum dan politik.

secara tradisional pendidikan kewarganegaran di Amerika diberikan secara langsung kedalmn pelajaran sejarah dan ilmu pengetahuan sosial. Untuk menjadi warga negara yang efektif diperlukan berkolnunikasi ketrampilan yang baik dengan mengekspesiakan sikap, kepercayaan dan nilai-nilai secara efektif, kita akan lebih
Mungkin mempengaruhi orang lain sehingga Nilai-nilai yang kita anut Menjadi bagian dan
nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat
secara luas.

Penalaran moral merupakan proses
intelektual. Banyak orang yang berpendapat
bahwa moralitas yang sebenarnya lebih
banyak berasal dari perasaan dari pada
pikiran. Ajaran "meneintai tetangga" yang
muneul dalam setiap Agama besar di dunia
ini, bukanlah suatu putusan intelektual tetapi
keputusan berdasarkan pertimbangan
perasaan atau bati nurani.