Posts made by Selly Defi Maharani 2253053024

Nama : Selly Defi Maharani
Kelas : 3F
NPM : 2253053024

PENDEKATAN PENDIDIKAN NILAI SECARA KOMPREHENSIF SEBAGAI SUATU ALTERNATIF PEMBENTUKAN AKHLAK BANGSA

Pendekatan pendidikan nilai secara komprehensif sangat penting dilakukan sebagai suatu alternatif pembentukan akhlak bangsa. Pendidikan nilai secara komprehensif ini dinilai mampu menjadi salah satu pendekatan yang wajib diterapkan, mengingat kehidupan sekarang yang semakin kompleks.Ada empat macam substansi pendidikan nilai yang disebut sebagai gerakan utama pendidikan nilai di Amerika Serikat, yaitu: realisasi nilai, pendidikan' watak, pendidikan kewarganegaraan, dan pendidikan moral. Keempat jenis substansi tersebut patut di pertimbangkan dalam melaksanakan pendidikan nilai dan moral di Indonesia. Bagian-bagian yang dianggap relevan dapat di· integrasikan kedalam program Pendidikan Agama dan Pendidikan Moral Pancasila Khususnya mengenai. pendidikan kewarganegaraan, termasuk didalamnya pemabaman dan penghargaan terhadap sitem demokrasi, ketrampilan berfikir kritis, ketrampilan bekerja sama, dan ketrampilan mengatasi konflik.Pendekatan pendidikan nilai dan moral seharusnya tidak hanya berfokus pada pengembangan aspek kognitif akan tetapi juga pada pengembangan aspek emosional dan spiritual peserta didik. Ini mencakup pengembangan kemampuan membuat keputusan yang benar dari segi moral secara mandiri, dan harus memiliki tekad untuk bertindak sesuai dengan keputusan moral tersebut, dan membentuk kebiasaan yang mencerminkan tindakan yang baik secara moral.
Nama : Selly Defi Maharani
Kelas : 3F
NPM : 2253053024

Pendidikan Moral Di Sekolah

Pendidikan moral di sekolah penting dilakukan oleh guru dan segenap komponen warga sekolah agar tercapai pendidikan moral yang komprehensif. Komponen-komponen pendidikan moral di sekolah yang lain yang tidak kalah penting adalah cakupan materi, variasi metode, dan evaluasi yang menyeluruh. Dengan memperhatikan komponen-komponen tersebut, sekolah dengan guru sebagai peran utama dapat merancang pendidikan moral secara lebih komprehensif sehingga hasilnya dapat dicapai secara optimal, yaitu berkembangnya nilai-nilai moral dalam diri peserta didik sehingga mereka menjadi generasi muda yang berkualitas.Pendidikan PPKn dan Agama dapat menjadi salah satu materi pelajaran yang baik dalam pembentukan moral anak, keduanya memiliki hubungan yang erat dalam hal ini. Pendidikan moral pada jaman sekarang menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan hal ini seiring dengan kemajuan globalisasi yang ditandai oleh keterbukaan informasi dan kecanggihan teknologi. Jadi jika berbicara mengenai pendidikan moral di sekolah maka seluruh orang yang ada didalam dunia pendidikan berperan penting dalam penanaman nilai - nilai moral pada anak sehingga anak akan mampu berperilaku sesuai aturan dan tidak menimbulkan sebuah permasalahan dalam kehidupan sehari - hari.
Nama : Selly Defi Maharani
Kelas : 3F
NPM : 2253053024

PENDEKATAN PENTAHELIX PENDIDIKAN NILAI DAN MORAL

Pendekatan pentahelix dalam konteks pendidikan nilai dan moral merujuk pada kerangka kerja yang menggabungkan lima pemangku kepentingan utama yang saling berinteraksi untuk mempromosikan nilai-nilai moral dan etika dalam masyarakat. Lima pemangku kepentingan ini adalah pemerintah, industri, akademisi, masyarakat sipil, dan individu.
1.Pemerintah dalam hal ini pemerintah membuat UUD nomor 12 tahun 2012 mengenai pendidikan tinggi pada pasal 35 tentang kurikulum ayat 3. Agama, Pancasila, Bahasa Indonesia, Pendidikan Kewarganegaraan sudah sepatutnya ada dalam dunia pendidikan yang digunakan sebagai langkah dalam penanaman nilai.
2.Masyarakat / Komunitas kehidupan atau kebiasaan yang ada di masyarakat dapat membantu dalam penanaman nilai dan moral.
3.Akademisi seorang tenaga pendidik ataupun seluruh orang yang ada di lingkungan pendidikan akan mentransfer penanaman nilai dan moral kepada peserta didik.
4.Pengusaha / Pemilik Modal, penerapan nilai dapat juga melalui pengusaha atau pemilik modal.
5.Media dalam hal ini penanaman nilai dapat dilakukan dengan memanfaatkan media elektronik
Herman (1972) mengemukakan bahwa '...value is neither taught not cought, it is learned.'' yang memiliki makna bahwa substansi nilai tiaklah semata-mata ditangkap dan diajarkan. Adapun terdapat aliran dalam pengajaran nilai, yaitu aliran relativisme dan aliran kebebasan (value free), penanaman nilai sangat pentinh bagi lkehidupan manusia untuk menjalani kehidupan.
Nama : Selly Defi Maharani
Kelas : 3F
NPM : 2253053024

Peran Pendidik SD dalam menanamkan pendidikan nilai dan moral melalui PPKN

Peran pendidik SD dalam menanamkan pendidikan nilai dan moral melalui PPKn sangat penting karena pada tahap ini anak-anak sedang dalam masa pembentukan karakter dan sikap mereka. Berikut adalah beberapa peran pendidik SD dalam menanamkan pendidikan nilai dan moral melalui PPKn:
1. Indoktrinasi yaitu membantu peserta didik menjadi lebih dewasa dengan menanamkan pendisiplinan.
2. Klarifikasi nilai yaitu guru menyampaikan perbuatan mana yang baik dan perbuatan yang buruk
3. Teladan atau contoh, seorang sebaiknya bisa menjadi contoh baik untuk anak didiknya
4. Pembiasaan dalam perilaku, biasanya dilakakuan pada saat KBM. Seperti doa sebelum dan sesudah belajar, mengucap salam kepada teman/guru dan sebagainya.
Tujuan pendidikan kewarganegaraan yaitu:
-Memberikan pengertian, pengetahuan dan pemahaman tentang pancasila
- Menanamkan nilai-nilai moral pancasila kedalam diri anak didik
- Meletakkan dan membentuk pola piker yang sesuai dengan pancasila
- Mengunggah kesadaran anak didik sebagai warga Negara
- Memberikan motivasi agar dalam setiap langkahnya bertindak dan berperilaku sesuai Pancasila
-Mempersiapkan anak didik untuk menjadi warga Negara dan warga masyarakat Indonesia yang baik
-Pembangunan watak dan karakter