Kiriman dibuat oleh Tantri Ayu Ratna Sari 2213053269

Nama: Tantri Ayu Ratna Sari
Npm: 2213053269.

jika kita melihat dari artikel seberapa pentingkah pendidikan nilai moral bagi generasi penerus bangsa Indonesia yaitu sangatlah penting karena pendidikan nilai moral memiliki peran yang sangat vital dalam membentuk karakter individu dan masyarakat yang berintegritas, adil, dan penuh empati di kalangan generasi bangsa Indonesia. Namun, terdapat tantangan dalam menghadapinya diantaranya yaitu:

A. Tantangan dalam Menegakkan Nilai dan Moral:
1. Kurangnya Prioritas dari pemerintah hal ini dikarenakan pendidikan nilai dan moral seringkali kurang mendapatkan perhatian dalam kurikulum pendidikan, yang lebih cenderung memfokuskan pada pelajaran akademisnya saja.
2. Pengaruh Media dan Teknologi, di era milenial ini generasi muda terpapar pada media dan teknologi yang bisa merusak nilai-nilai moral mereka. Konten yang tidak sesuai dapat memengaruhi cara mereka berpikir dan bertindak.
3. Kurangnya Contoh Teladan bagi Mereka, terbatasnya peran model yang mempraktikkan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari bisa menjadi hambatan. Generasi muda perlu melihat praktik nilai-nilai moral dari orang dewasa untuk memahaminya. Namun karena kurangnya contoh teladan dilingkungan mereka menjadikan penanaman nilai dan moral yang akan melemah.

B. Dampak Positif Penerapan Nilai Moral yaitu:
1. Membentuk Karakter yang Unggul, karena pendidikan nilai dan moral dapat membantu membentuk karakter yang kuat dan etis, menciptakan individu yang andal dan bermoral.
2. Dapat Meningkatkan Interaksi Sosial, Generasi muda yang memahami nilai-nilai moral cenderung akan lebih baik dalam berinteraksi sosial, memiliki empati, dan kemampuan untuk bekerja sama.
3. Dapat Berkontribusi Positif pada Masyarakat, Individu yang dididik dengan nilai-nilai moral akan dapat berkontribusi positif pada masyarakat, peduli terhadap isu-isu sosial dan lingkungan.

C. Dampak Negatif Kurangnya Pendidikan Nilai Moral yaitu:
1. Akan Terjadi Krisis Moral, dengan kekurangan pendidikan nilai moral bisa menyebabkan krisis moral dalam masyarakat, seperti peningkatan perilaku korupsi dan kejahatan.
2. Kurangnya Kepemimpinan Etis, Generasi muda yang tidak memahami nilai-nilai moral dapat kesulitan memimpin secara etis di masa depan.
3. Pecahnya Hubungan Sosial, dari kekurangan pemahaman tentang nilai-nilai moral bisa memperdalam perpecahan sosial dan konflik dalam masyarakat bahkan dapat menimbulkan kekacauan yang bisa berimbas kepada warga.

Untuk mengatasi hambatan ini dan memaksimalkan dampak positif dari pendidikan nilai moral, diperlukan komitmen dari berbagai pihak, termasuk sekolah, keluarga, dan masyarakat. Pendidikan nilai dan moral harus menjadi bagian integral dari kurikulum pendidikan dan didukung oleh contoh-contoh baik dari orang dewasa. Ini penting untuk memastikan generasi muda Indonesia dapat tumbuh menjadi individu yang bertanggung jawab, berintegritas, dan peduli terhadap kesejahteraan masyarakat.

PAI 1J -> Forum Dikusi materi Akhlaq

oleh Tantri Ayu Ratna Sari 2213053269 -
saya tantri ayu ratna sari izin menjawab
1. memberikah teladan yang baik kepada sang anak, cara pengimplementasinya adalah dengan menjaga ucapan dan perbuatan kita sebagai orang tua, karena anak merupakan peniru yang handal apa yang mereka lihat akan cenderung mereka contoh nah dengan perilaku dan tindakan yang baik otomatis anak tersebut akan belajar hal tersebut dan menirunya.
2. mengajak anak melakukan aktivitas yang sama, ketika anak telah memasuki usia 7 tahun mereka sudah tidak bisa disebut dengan anak kecil nah dengan melibatkan anak dalam aktivitas yang sama secara tidak langsung kita mengajarkan anak mengenai tanggung jawab.
3. memberikan penilain kepada anak, apabila anak melakukan sesuatu yang baik dan melakukan kebaikan berilah ia apresiasi atau pujian, sebaliknya paila ia melakukan sesuatu yang dilarang oleh agama dan tidak sesuai dengan norma sosial yang berlaku maka berikan teguran dan pringatan
4. menanamkan nilai-nilai kebaikan dala lingkungan keluarga, dengan menanamkan dan menciptakan lingkungan kebaikan di tengah keluarga dan dengan pondasi yang kuat dari keluarga maka pengaruh lingkungan luar lebih mudah diatasi dan dikendalikan sehingga anak tidak mudah terpengaruh.

PAI 1J -> Forum Dikusi materi Akhlaq

oleh Tantri Ayu Ratna Sari 2213053269 -
saya tantri ayu ratna sari izin menjawab, seseorang yang berakhlak baik atau mulia ia akan memperoleh kedudukan yang tinggi disisi  allah dan rasulnya sebagaimana yang dijelaskan dalam hadist ``sesuatu yang paling aku cintai diantara kalian dan yang paling dekat tempat duduknya denganku padda hari adalah mereka yang paling agus akhlak diantara kalian`` dalam hadist riwayat Tirmidzi tersebut dijelaskan bahwa akhlaknya baik-baik saja setelah memperoleh sisi terbaik di samping Allah.

PAI 1J -> Forum Dikusi materi Akhlaq

oleh Tantri Ayu Ratna Sari 2213053269 -
saya tantri ayu ratna sari izin menjawab. akhlak terbentuk sejak saat kita masih kecil dengan didikan yang baik akhlak kita terbentuk baik, namun pada saat ini akhlak remaja masih jauh dari akhlak yang diajarkan rasulullah, namun apakah itu salah didikan orang tuanya? belum tentu karena pasti orang tua akan selalu mendidik anaknya dengan baik agar mempunyai budi pekerti yang luhur. mengapa bisa terjadi krisis akhlak itu karena kurangnya pemahaman mengenai akhlak, atau bisa juga karena pengaruh lingkungan disekitarnya yang dapat menjadikah akhlak seseorang menjadi buruk. oleh sebab itu sebagai seorang calon pendidik kita perlu memberikan wawasan yang lebih serta pemahaman yang baik mengenai cara berperilaku yang baik, berbudi pekerti luhur, saling menghormati, mengasihi, menyayangi terhadap sesama maupun lingkungan sekitar. disamping memberikan pemahaman kita juga sebagai contoh atau teladan bagi para peserta didik. oleh karena itu sebagai seorang pendidik kedepannya kita juga harus berakhlakul karimah dimana saja dan kapan saja.