Posts made by Farida Juwita 2213053179

Nama : Farida Juwita
NPM : 2213053179
Kelas : 3G

Analisis video berjudul "Video Animasi Pendidikan Nilai dan Moral di Lingkungan Masyarakat"

Video di atas menunjukkan bahwa banyak contoh nilai dan moral yang baik di lingkungan masyarakat, yakni seperti:
1. Tolong menolong
2. Menyapa kenalan dengan bahasa yang baik
3. Menghormati pendapat orang lain
4. Bertegur sapa
5. Mengikuti pembelajaran dengan tentram

Sedangkan beberapa contoh nilai moral yang tidak baik di lingkungan masyarakat seperti:
1. mencuri
2. membuang sampah sembarangan
3. memandang rendah orang lain
4. berkelahi dengan teman serta tidak melerai saat melihat teman berkelahi
5. berkendara dengan kecepatan tinggi.

Dapat disimpulkan bahwa nilai moral merhpakan standar baik buruknya seseorang. Artinya, dalam kehidupan bermasyarakat sudah seharusnya kita memiliki moral dan etika sesuai dengan norma yg ada.
Nama : Farida Juwita
NPM : 2213053179
Kelas : 3G

Analisis jurnal berjudul "Kesadaran Moral Kehidupan Bermasyarakat:Suatu Pemikiran Kefilsafatan" oleh Suparlan Suhartono

Dari jurnal di atas didapat bahwa secara filsafat, moral pada masyarakat merupakan suatu sistem komunikasi sosial antar individu untuk mencapai tujuan bersama. Moral diartikan sebagai dorongan untuk melakukan perbuatan baik. Sedangkan etika dianggap sebagai filsafat yang merefleksikan ajaran -ajaran moral. Kedua hal ini memiliki arah yg sama yakni merujuk pada perilaku. Pada masyarakat, banyak ditemukan konflik yg beragam. Secara umum, ada dua jenis. Yakni konflik kepentingan umum yg terjadi antara keseluruhan masyarakat dan kepentingan khusus bagi setiap individu. Akan terjadi konflik ketika kepentingan umum tidak menyerap keberagaman tuntutan individual dan ketika kepentingan individual mengganggu kepentingan umum. Namun, pada saat ini konflik antar individu atau grup untuk mendapatkan kekuasaan dalam pemerintahan muncul banyak sekali. Seperti korupsi. Egoisme individual menjadi watak para penguasa. Akibatnya, terjadilah krisis kepemimpinan. Ini menunjukkan bahwa kesadaran moral belum berfungsi dengan baik.

Kesadaran moral umumnya berfungsi sebagai pengendali perilaku agar seseorang mampu berperilaku jujur serta bertanggung jawab secara moralitas. Kesadaran moral yang ada pada tiap individu sering kali terhalang oleh nafsu negatif yang mendorong suatu perbuatan dilakukan dengan buruk. Secara keseluruhan, sistem nilai adalah moralitas yang harus dipertanggungjawabkan secara etis dalam kehidupan bermasyarakat. Di mana akan dihadapkan dengan hak serta kewajiban, maka setiap orang harus berpedoman pada norma -norma etika serta kesadaran moral.


Terdapat tiga komponen moral dan etika bermasyarakat yang perlu dikembangkan:
1. Kesadaran moral
Potensi individual bersifat terbatas padahal eksistensi kehidupan manusia terarah pada suatu tujuan. Atas keterbatasannya itu, mendorong munculnya suatu kesadaran moral untuk membangun kehidupan bermasyarakat pada tiap individu.
2. Kreativitas dalam reproduksi
Wawasan sosial tersebut, selanjutnya mendorong kehidupan bermasyarakat untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas. Guna membantu mencapai tujuan hidup
3. Pengendalian perilaku dalam berproduksi.
Meningkatkan produktivitas tidak bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan umum bagi totalitas kemasyarakatan.
Melalui pendidikan keluarga, pendidikan sekolah dan pendidikan bermasyarakat, ketiga pilar tersebut seharusnya wajib dipelajari. Dengan memiliki kesadaran moral yang kuat dapat mengendalikan perilaku sesua norma-norma etika dalam kehidupan masyarakat yang baik
Nama : Farida Juwita
NPM : 2213053179
Kelas : 3G

Analisis jurnal berjudul "Pendapat Tentang Moral di Zaman Now" oleh Ni Komang Rani Pradnyani.

Dari jurnal di atas didapat bahwa pada umumnya, moral dianggap sebagai adat istiadat atau nilai kesusilaan. Ini disebabkan karena berperilaku sesuai dengan nilai-nilai kaidah atau kebenaran. Suatu karakter atau nilai yang melekat pada pribadi seseorang atau pada setiap individu juga disebut dengan moral. Nilai-nilai moral berlandaskan pada nilai-nilai objektif masyarakat secara luas membentuk karakter dari seseorang atau warga negara dalam penanaman nilai moral yang mempengaruhi prilaku. Dengan adanya moral mampu untuk mengarahkan individu yang berkarakter dan memiliki kepribadian yang kuat dan mampu mempertanggung jawabkan baik secara individu atau kelompok.

Zaman sekarang, terjadi penurunan moral pada remaja. Salah satunya termasuk dalam kenakalan remaja yang dapat mengancam bangsa ini. Moralitas tentu mengedepankan nilai-nilai moral, terutama nilai-nilai pancasila, karena pancasila merupakan pandangan hidup bangsa yang mampu menjadi tolak ukur kehidupan masyarakat Indonesia. Pencegahan penurunan moral perlu adanya penanaman
internalisasi baik bersifat pendidikan
kewarganegaraan atau pendidikan
pancasila, pendidikan karakter. Moral dapat ditingkatkan melalui lingkungan keluarga dan masyarakat. Serta melalui pendidikan yakni pendidikan nilai dan moral.
Nama : Farida Juwita
NPM : 2213053179
Kelas : 3G

Analisis video 1 berjudul Sepenggal Cerita Pengajar Muda di Pelosok Kalimantan - Lentera Indonesia"

Video di atas menunjukkan bahwa masih memiliki banyak daerah pelosok yang belum memiliki akses memadai dalam beberapa hal. Termasuk pendidikan. Salah satunya pada desa Tanjung Matol, Kalimantan Utara. Terdapat seorang pengajar muda, Martencis Siregar dari gerakan Indonesia mengajar yang bertugas di sekolah dasar pada kecamatan tersebut. Diketahui bahwa masih banyak anak-anak di sana yang tidak berminat dalam mengikuti ataupun melanjutkan pendidikan. Martencis pun
berjuang untuk memberikan pendidikan yang layak bagi mereka. Kurangnya perhatian orang tua terhadap pendidikan anak, maraknya pernikahan dini di mana anak dibawah usia sudah di lamar menjadi tantangan bagi pengajar muda tersebut. Namun ia tetap berupaya dalam memberikan pengajaran serta motivasi untuk belajar kepada anak anak di sana. Pengajaran dengan berbagai metode disesuaikan dengan budaya yang telah ada dilingkungan tersebut.

Hal di atas dapat memberi kita motivasi bahwasanya masih banyak anak-anak di pelosok negeri yang belum memiliki semangat dan mendapatkan pendidikan secara layak. Kita sebagai calon pendidik harus turut membantu membawa perubahan dalam pendidikan di negeri ini.
Nama : Farida Juwita
NPM : 2213053179
Kelas : 3G

Analisis video 2 berjudul "Potret Pendidikan di Dusun Terpencil"

Video di atas menunjukkan kondisi SD Negeri Glak kecamatan Sikka, NTT. Berada di dusun kecil, sekolah tersebut terpaksa melakukan pembelajaran di teras kelas. Hal ini disebabkan tidak adanya ruang kelas yang cukup di sekolah yang letaknya di kaki gunung. Selain itu, SD Negeri Glak tidak memiliki perpustakaan. Tetapi, dapat dilihat bahwa para siswa terlihat antusias mengikuti pendidikan. Mereka harus menempuh 2 km dengan jalan kaki menuju sekolah.

DI era covid-19, tidak adanya jaringan komunikasi di daerah Sikka membuat SD Negeri Glak tidak mampu melaksanakannya secara daring. Sehingga, mereka terpaksa melakukan kegiatan secara luring. SD Negeri Glak pun mengharapkan bahwa pemerintah dapat membantu SD Neger Glak dengan memberikan sarana dan prasarana yang lebih baik supaya pembelajaran dapat berlansung dan terpenuhi.