Posts made by Andika Purbaya 2213053169

Nama : Andika Purbaya
Kelas : 3G
Npm : 2213053169

Analisis video 1

Hasil analisis :
Dapat diketahui dalam video tersebut menyoroti pentingnya refleksi moral dalam mengembangkan karakter seseorang. Melalui contoh tindakan saling menolong dan memberi bantuan, video itu mengajarkan bahwa membantu sesama tidak hanya memberikan kebahagiaan kepada orang lain tetapi juga menciptakan lingkungan positif. Tujuan pembuatan video adalah memberikan wawasan tentang etika hidup dan meningkatkan kesadaran terhadap nilai-nilai manusiawi, termasuk pentingnya menghormati kehidupan. Sikap positif seperti bersyukur, mengampuni, dan mengasihi sesama tanpa memandang perbedaan dapat membentuk hidup yang damai dan dikelilingi oleh orang-orang baik. Dengan demikian, pesan utama video adalah hidup dengan dampak positif bagi lingkungan dan orang-orang di sekitar, serta menjalani kehidupan sesuai dengan ajaran dan kepercayaan yang dianut. Hidup saling menghormati antar sesama kita tanpa membeda-bedakan suku, ras, agama dan lain sebagainya.
Nama : Andika Purbaya
Kelas : 3G
Npm : 2213053169

Analisis video 2

Dari video tersebut dapat diketahui bahwa dalam konteks perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) di Indonesia, masyarakat memainkan peran utama dalam menghadapi tantangan kemerosotan moral pada remaja. Perhatian masyarakat terhadap isu moral mencerminkan keinginan untuk membentuk generasi yang taat pada nilai-nilai agama dan bermoral tinggi. Permasalahan moral ini, sebagaimana diungkapkan oleh Suseno, terkait dengan konsep baik buruknya perilaku manusia yang dipengaruhi oleh pendidikan moral di lingkungan keluarga, pengaruh globalisasi, dan peran agama. Solusi untuk mengatasi permasalahan ini tidak hanya dapat ditemukan melalui upaya pemerintah dalam memberikan penyuluhan, tetapi juga melibatkan keterlibatan aktif masyarakat dalam memperbaiki lingkungan pendidikan dan membentuk moralitas individu.

Pembangunan kualitas anak-anak bangsa dengan moral yang baik memerlukan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan. Lingkungan yang mendukung pertumbuhan moral individu, terutama pada masa remaja menuju dewasa, harus dibentuk melalui peran aktif semua pihak. Mahasiswa, sebagai bagian penting dari generasi penerus, perlu mendapatkan pembelajaran tentang moral dan karakter melalui mata kuliah seperti pendidikan Pancasila. Namun, pembentukan moral bukan hanya tanggung jawab lembaga pendidikan, melainkan juga tugas masyarakat dalam membantu menciptakan lingkungan yang memupuk rasa kemanusiaan dan kepedulian. Dengan memiliki moral yang baik, setiap individu dapat menjadi cerminan sikap dan tindakan positif sesuai dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh masyarakat sekitarnya.

3G 2023 Pendidikan nilai dan moral -> Tugas analisis

by Andika Purbaya 2213053169 -
Nama : Andika Purbaya
Kelas : 3G
Npm : 2213053169

Penanaman nilai dan moral di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat memainkan peran krusial dalam pembentukan karakter anak. Cara menanamkannya dapat dimulai dengan:

1. Keluarga
Orang tua harus menjadi contoh positif dalam perilaku moral. Komunikasi Terbuka, Diskusi terbuka tentang nilai-nilai penting dan konsekuensinya. Keterlibatan Aktif, Terlibat dalam kegiatan bersama yang memperkuat nilai-nilai moral.

2. Sekolah
Pendidikan Karakter, Integrasi pendidikan karakter dalam kurikulum. Kegiatan Ekstrakurikuler, Aktivitas di luar kelas yang mendukung pembelajaran nilai dan moral. Pengawasan Positif, Guru sebagai pengawas positif dan memberikan umpan balik konstruktif.

3. Masyarakat
Peran Model Sosial, masyarakat memberikan panutan melalui tokoh dan kisah inspiratif.
Partisipasi Komunitas, Keterlibatan dalam kegiatan sosial dan kebersamaan. Norma dan Etika, Masyarakat mendukung norma dan etika positif.

Hambatan-hambatan
Ketidakkonsistenan, Kurangnya konsistensi antara nilai yang diajarkan dan perilaku yang ditunjukkan. Pengaruh Lingkungan Negatif, paparan terhadap perilaku negatif dari lingkungan sekitar. Kurangnya Kesadaran, beberapa orang tua atau pendidik mungkin tidak menyadari pentingnya peran mereka dalam penanaman nilai.

Jadi dapat kita pahami bahwa dalam penanaman nilai dan moral, keluarga, sekolah, dan masyarakat memiliki peran krusial. Orang tua menjadi contoh utama dalam keluarga, melibatkan anak dalam diskusi moral, memberikan penjelasan nilai-nilai, dan memberikan pujian pada perilaku positif. Di sekolah, pendidik dapat mengintegrasikan nilai dan moral dalam kurikulum melalui metode pengajaran interaktif dan kegiatan ekstrakurikuler. Di lingkungan masyarakat, kolaborasi antara pendidik dan orang tua diperlukan, seperti mengajak anak berpartisipasi dalam kegiatan bakti.

Meskipun hambatan dari lingkungan sekitar dan faktor internal pada anak dapat terjadi, konsistensi menjadi kunci mengatasi hal tersebut. Koordinasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat serta komunikasi terbuka dapat membentuk konsensus nilai yang kuat. Strategi yang tepat melibatkan menciptakan lingkungan mendukung, memberikan konsekuensi konsisten, dan melibatkan anak dalam pengambilan keputusan moral. Dengan keterlibatan berkelanjutan dari orang tua, guru, dan masyarakat, penanaman nilai dapat menjadi bagian integral dari kepribadian anak, membentuk dasar untuk kehidupan yang bermakna.