གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Adventinus Bernadianto 2213053165

Nama : Adventinus Bernadianto
NPM : 2213053165
Kelas : 2C
Prodi : PGSD


1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?

jawaban :
1.pertengkaran dan konflik dari Perbatasan Indonesia dan Timor Leste sebagai dampak dari adanya pembangunan jalan baru oleh Timor Leste yang dipicu juga oleh berbagai faktor dan dorongan dari berbagai hal. Adapun faktor yang sangat berpengaruh dalam konflik dan pertengkaran tersebut adalah, masalah kesepakatan dan pembagian wilayah pada masa sebelumnya yang masih belum usai dan juga adanya rasa ingin nenguasai dari kedua belah pihak atas sisa wilayah yang belum jelas kepemilikannya, sehingga menimbulkan konflik yang akhirnya menimbulkan korban. Hal positif yang dapat saya ambil yaitu Terjalinnya hubungan yang baik antara Indonesia dan Timor Leste pasca konflik komunal tersebut,Adanya hubungan kerja sama yang baik antara keduanya, sehingga menunjang sektor ekonomi dan keuangan bagi kedua belah pihak,Saling menguntungkan bagi warga Timor Leste yang belajar ke Indonesia dan Warga Indonesia yang mengadu nasib serta berdagang ke Timor Leste.

2. Yang akan terjadi jika wilayah dan bangsa Indonesia tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara adalah tidak adanya lagi rasa persatuan dan kesatuan antar warga negara.Dengan demikian, akan banyak terjadi perebutan wilayah baik dengan negara lain maupun dengan sesama wilayah itu sendiri, serta adanya konflik sosial politik dan konflik lainnya. Karena pada dasarnya tujuan dari wawasan nusantara adalah menjamin persatuan dan kesatuan segenap aspek kehidupan nasional.

3. Konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik dapat dilakukan dengan cara menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta menumbuhkan sikap nasionalisme dan cinta tanah air, dan menghargai perbedaan yang ada.
Nama: Adventinus Bernadianto
NPM: 2213053165
Kelas: 2C
Prodi: PGSD

Analisis Video
Geopolitik Indonesia

Geopolitik adalah ilmu penyelenggaraan negara yang setiap kebijakan dikaitkan dengan masalah-masalah geografi wilayah atau tempat suatu bangsa. Adapun macam-macam teori geopolitik, yaitu:
1. Teori geopolitik Frederich ratzel
2. Teori geopolitik Rudolf Kjellen
3. Teori geopolitik Karl Haushofer
4. Teori geopolitik Halford Mackinder
5. Teori geopolitik Alfred Thayer Mahan
6. Teori geopolitik Guilio Douhet, William Mitchel, Saversky, dan JFC Fuller.
Teori geopolitik bangsa Indonesia menyatakan bahwa Pancasila sebagai ideologi nasional yang dipergunakan sebagai pertimbangan dasar dalam menentukan politik nasional ketika dihadapkan pada kondisi serta kedudukan wilayah geografis di Indonesia. Teori geopolitik diperkenalkan pertama kali oleh Ir. Soekarno pada sidang BPUPKI tanggal 1 Juni 1945. Prinsip geopolitik di Indonesia tidak mementingkan dalam hal wilayah, akan tetapi lebih kepada membangun kesatuan bangsa dalam satu wilayah.

Wawasan nusantara adalah wawasan nasional yang bersumber dari Pancasila dan UUD negara Republik Indonesia. Hakikat dari wawasan nusantara adalah kesatuan bangsa dan keutuhan wilayah Indonesia. Adapun cara pandang bangsa Indonesia, yaitu:
1. Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai suatu kesatuan politik.
2. Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai suatu kesatuan ekonomi.
3. Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai suatu kesatuan sosial budaya.
4. Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai suatu kesatuan pertahanan keamanan.
Konsep NKRI dicantumkan dalam pasal 1 ayat 1 UUD negara RI 1945 yang isinya "Negara Indonesia ialah negara kesatuan, yang berbentuk republik". Sebagai negara kesatuan Republik Indonesia, kesatuan wilayah Indonesia mencakup kesatuan politik, kesatuan hukum, kesatuan sosial budaya, dan kesatuan pertahanan keamanan. Adapun keunggulan dari bangsa Indonesia, yaitu jumlah dan potensi penduduk cukup besar, Neil keanekaragaman dalam berbagai aspek kehidupan sosial budaya, letak wilayah yang strategis, dan lain-lain.