Kiriman dibuat oleh Adelia Cherlyana 2213053022

Nama : Adelia Cherlyana
NPM : 2213053022

Penanaman nilai moral Pancasila di lingkungan keluarga

Video tersebut menceritakan tentang sebuah keluarga terdiri dari ibu dan 2 anaknya, anak yang pertama bernama Santi yang memiliki sifat egois, angkuh, tidak memiliki tata Krama, dan sering mabuk - mabukan. Sedangkan adiknya yaitu bernama Caca memiliki sifat yang baik dan sopan santun. Santi sering menolak jika ibunya meminta tolong, dan tidak mau jika diajak sembahyang, dan si Caca lah yang selalu menenangkan dan menemani ibunya.

Jadi, kita harus menanamnya nilai dan moral di dalam keluarga, saling menghormati dan menyayangi antar anggota keluarga, dan selalu taat dengan perintah orang tua.
Nama : Adelia Cherlyana
NPM : 2213053022

Penanaman nilai dan moral di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat

1. Penanaman nilai dan moral di lingkungan keluarga
• cara menanamkannya : orang tua dapat menceritakan pengalamannya dalam mempraktikkan nilai kejujuran kesopanan kebaikan maupun agama. Ajak anak berdiskusi mana yang baik dan buruk ataupun apa yang sebaiknya dilakukan. Hal ini akan merangsang anak untuk mengembangkan nilai dan moral yang menjadi prinsip dalam bertingkah laku.
• hambatan : keterbatasan waktu orang tua untuk bertemu anak, tidak adanya contoh berlaku baik dari orang tua serta tidak adanya perbatasan pergaulan.

2. Penanaman nilai dan moral di lingkungan sekolah
• cara menanamkannya : melatih tanggung jawab siswa dengan mengerjakan tugas tepat waktu, mengajarkan sikap menyayangi kepada sesama, menanamkan kedisiplinan, dan memberikan keteladanan yang baik bagi siswa.
• hambatan : guru yang berbeda pendapat dengan pendidik yang lain, seperti ketika siswa dalam terlambat masuk sekolah pihak tata tertib sekolah memberikan sanksi kepada siswa tapi ketika masuk kelas siswa dibiarkan saja tanpa ada tindakan apapun dari guru kelas.
Strategi : strategi yang digunakan melalui mata pelajaran PPKN, agama, pengembangan diri, budaya sekolah, pengetahuan positif dan negatif. Pendekatan moral kognitif dilakukan dengan melakukan diskusi kelompok. Nilai moral yang ditanamkan pada anak didik seperti religius, jujur, tanggung jawab, toleransi, disiplin dan demokrasi.

3. Penanaman nilai dan moral di lingkungan masyarakat
Cara menanamkannya yaitu bisa dilakukan dengan menjenguk tetangga yang sakit menjadi contoh perilaku moral yang baik. tindakan itu bisa menumbuhkan rasa peduli di dalam diri seseorang. Apabila tetangga tersebut memiliki keyakinan agama yang berbeda, secara bersamaan telah menjunjung tinggi nilai toleransi beserta nilai kepedulian.
Nama : Adelia Cherlyana
NPM : 2213053022

Pengaruh pengetahuan moral terhadap perilaku moral pada siswa SMP Negeri Kota Pekanbaru berdasarkan pendidikan orang tua

Ada beberapa faktor yang berkontribusi mempengaruhi kualitas moral di kalangan siswa, salah satu faktor tersebut adalah keteladanan dari guru, orang tua, dan masyarakat. Di sekolah siswa memerlukan institusi dan sesi formal untuk mendapatkan pengetahuan moral, untuk menghargai nilai-nilai moral, dan untuk melaksanakan moral yang baik. Ada gerakan pengetahuan moral yang dapat kita manfaatkan ketika kita berhadapan dengan tantangan-tantangan moral dalam hidup, yaitu kesadaran moral, mengetahui nilai-nilai moral, pengambilan perspektif, penalaran moral, membuat keputusan, dan memahami diri sendiri. Jika orang memiliki kualitas moral intelektual dan emosional yang baik mereka memiliki kemungkinan melakukan tindakan yang menurut pengetahuan dan perasaan mereka adalah tindakan yang benar. Untuk memahami sepenuhnya apa yang menggerakkan seseorang sehingga mampu melaksanakan tindakan bermoral atau justru menghalanginya kita perlu melihat dalam tiga aspek karakter yaitu kompetensi kemauan dan kebiasaan.
Nama : Adelia Cherlyana
NPM : 2213053022

Menangkal degradasi moral di era digital bagi kalangan milenial

Banyak diantara kalangan milenial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (seks bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama. Padahal masa depan suatu bangsa sesungguhnya dipegang oleh para pemuda. Cara yang dapat dilakukan untuk menangkal degradasi milenial yaitu melaksanakan Tri dharma perguruan tinggi berupa pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (P3KM). Tujuan P3KM ini adalah memberikan pemahaman terkait degradasi moral di kalangan milenial, memberikan pemahaman terkait upaya dalam menangkal degradasi moral di era digital. Manfaat dari kegiatan ini adalah peserta didik mendapatkan materi dan termotivasi untuk menangkal terjadinya degradasi moral yang terjadi tantangan di kalangan milenial di era digital. Solusi yang dipilih untuk menangani adanya fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan milenial ialah dengan memberikan wawasan keagamaan, meningkatkan keimanan dan ibadah, memberikan pemahaman bagimana cara bermedia sosial yang baik.
Nama : Adelia Cherlyana
NPM : 2213053022

Cara penanaman dan penerapan nilai -nilai moral melalui 8 fungsi keluarga

1. Fungsi agama
Keluarga merupakan tempat pertama seorang anak mengenal agama. Serta keluarga juga menanamkan, menumbuhkan serta mengembangkan nilai-nilai agama sehingga anak menjadi manusia yang berakhlak baik dan bertakwa. Beberapa nilai moral yang dapat ditanamkan oleh keluarga yaitu keimanan, ketakwaan, kejujuran, dll.
2. Fungsi sosial budaya
Setiap keluarga yang tinggal di suatu daerah memiliki kebudayaan sendiri. Keluarga diharapkan mampu mengembangkan sosial budaya setempat. Beberapa nilai moral yang dapat ditanamkan oleh keluarga yaitu seperti gotong royong, toleransi, sopan santun, dll.
3. Fungsi cinta kasih
Mendapatkan cinta kasih merupakan hak seorang anak yang diberikan oleh orang tua. Dengan kasih sayang orang tua anak juga belajar menghargai orang lain. Beberapa nilai moral yang dapat ditanamkan oleh keluarga yaitu seperti empati, suka menolong, bertanggung jawab, dll
4. Fungsi perlindungan
Keluarga harus menjadi tempat berlindung bagi anggota keluarga. Keluarga harus memberikan rasa aman, tenang dan tentram bagi anggota keluarganya. Beberapa nilai moral yang dapat ditanamkan oleh keluarga yaitu seperti pemaaf, ketabahan, tanggap, dll
5. Fungsi reproduksi
Beberapa nilai moral yang ditanamkan oleh keluarga yaitu seperti keteguhan, kesehatan, bertanggung jawab, dll
6. Fungsi sosialisasi dan pendidikan
Manusia merupakan makhluk sosial yang membutuhkan manusia lain dalam kelangsungan hidupnya. Beberapa nilai moral yang dapat ditanamkan oleh keluarga yaitu seperti percaya diri, kerajinan, keluwesan, dll
7. Fungsi ekonomi
Beberapa nilai moral yang dapat ditanamkan ke keluarga yaitu hemat ketelitian, disiplin, dll
8. Fungsi pemeliharaan lingkungan
Beberapa nilai moral yang dapat ditanamkan oleh keluarga yaitu seperti kebersihan, kedisiplinan, dll