Nama : Nisa az zukhrufi
Npm : 2213053142
Analisis Jurnal 2
Nama Jurnal : Dinamika Pendidikan
Nomor : 2
Halaman : 63-75
Tahun Terbit : 2008
Nama Penulis : Hidayati
Judul : Pentingnya Pendidikan Nilai di Era Globalisasi
Pembahasan :
Pengertian Nilai
Nilai adalah sesuatu yang berharga, indah, berguna, sesuatu yang memperkaya batin, dan menyadarkan manusia akan harkat dan martabatnya. Nilai berfungsi untuk mendorong, mengarahkan sikap dan perilaku. Nilai adalah energi untuk menggerakkan seseoranh untuk bersikap dan bertindak.
Ada empat kelompok nilai menurut Max Scheler yaitu nilai religius, nilai kejiwaan, nilai, nilai kehidupan, nilai kenikmatan. Pendidikan nilai bagian dari integral kegiatan pendidikan karena dasar pendidikan melibatkan pembentukan sikap, watak, dan kepribadian peserta didik.
Globalisasi dan Dampaknya Terhadap Nilai-nilai dan Moral
Pengaruh positif globalisasi diberbagai kehidupan terhadap nilai dan moral :
1. Aspek politik : pemerintah yanh secara terbuka, demokratis, jujur, bersih, dinamis akan mendapat tanggapan positif dari rakyat
2. Aspek ekonomi : terbukanya pasar internasional meningkatkan peluang kerja dan devisa negara.
3. Aspek sosial-budaya : pola pikir yang etos, displin dapat meningkatkan kemajuan bangsa.
Pengaruh negatif globalisasi diberbagai kehidupan terhadap nilai dan moral :
1. Aspek ekonomi : hilang rasa cinta terhadap produk dalam negeri.
2. Lupa akan identitas diri sebagai bangsa indonesia karena cenderung meniru budaya barat.
3. Terjadinya kesenjangan sosial karena persaingan bebad globalisasi ekonomi.
4. Munculnya sikap individualisme, yang menimbulkan ketidakpeduliaan antar sesama warga.
Hal ini terjadi karena pengadopsian budaya luar secara berlebihan dan terkendali, serta persepsi yang di telan mentah-mentah tanpa mengenal lebih jauh budaya luar secara arif dan bertanggungjawab.
Mengapa Pendidikan Nilai Gagal?
Diakui atau tidak, Pendidikan tidak diarahkan untuk memanusiakan secata "utuh" dan "parnipura", lebih di orientasikan pada hal bersifat materialistis, ekonomis, dan teknokratis dari sentuhan nilai moral, kemanusian, dan budi pekerti. Pendidikan mementingkan kecerdasan intelektual, akal, dan perasaan, emosi, dan spiritual. Akibatnya apresiasi out-put pendidikan terhadap keagungan nilai humanistik, keluhuran budi, dan budi nurani nihil.
Pentingnya Pendidikan Nilai dan Moral bagi Anak
Tujuan pendidikan adalah menjadikan peserta didik "manusia yang utuh sempurna", kesempurnaan ditunjukan dengan terbentuknya "pribadi yang bermoral". Sebelum masuk kedunia pendidikan formal (SD, SMP, SMA), anak seharusnya memperoleh pendidikan informal guna mempersiapkan dan memudahkan anak beradaptasi.
Syarat sehat mental di era globaliasi : kecerdasan (IQ), kecerdasan multiple, kreativitas tinggi, dan kecerdasan emosi. Untuk menanggulangi arus globalisasi memerlukan kesadaran tinggi, serta wawasan yang luas agar dapat memahami masalah global serta dapat memilih dan memilah informasi atau nilai yang perlu atau tidak, yang sesuai dengan nilai budaya kita atau tidak.