Posts made by Keyla Nabela Larasati 2213053108

Nama : Keyla Nabela Larasati
NPM : 2213053108
Kelas : 2D
PRODI : PGSD

-Ketahanan nasional adalah keuletan, keterampilan, ketangguhan, dan kemampuan mengembangkan potensi nasional untuk menghadapi ancaman yang datang bagi kelangsungan hidup bangsa yang bersangkutan, dengan kemampuan mengembangkan kekuatan nasional.
-Dengan ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan yang berbagai sumber seperti
a. langsung (contohnya seperti penjajahan yang dilakukan Belanda untuk menguasai sumber daya alam yang dimiliki Indonesia)
b. luar (contohnya Amerika Serikat ingin menjajah Philiphina)
c. dalam (contohnya seperti pemberontakan dari Gerakan Aceh dan keinginan Papua memecahkan diri)
d. tidak langsung (contohnya menguasai segala ekonomi pelan-pelan dengan cara membeli lahan satu persatu lalu penduduk aslinya disingkirkan)
-yang diserang adalah
1. Integritas (kewibawaan)
2. Identitas (Identitas nasional adalah identitas atau rasa memiliki seseorang terhadap suatu negara atau suatu bangsa/apabila di rusak maka akan mudah pula hal luar masuk)
3. Kelangsungan Hidup
4. Perjuangan Mencapai Tujuan Nasional.
Inilah yang disebut dengan konsep ketahanan negara, maka dari itu kita sebagai warga negara perlu dan wajib bagi setiap warga untuk kemampuan mengembangkan kekuatan nasional karena agar bisa menghadapi ancaman yang datang.

Ancaman terdiri dari -ancaman unsur Tri Gatra seperti :
a. lokasi dan posisi geografis (lokasi yang semakin tergeser dan pulau-pulau yang diambil oleh negara tetangga, contohnya timor timur yang memisahkan diri, dan masuknya kapal luar kedalam negeri)
b. keadaan dan kekayaan alam (seperti masuknya kapal asing yang mencuri ikan-ikan dikelautan indonesia)
c. kemampuan penduduk (jika penduduk tidak cerdas maka tidak akan mampu bersaing dengan orang luar dan semakin tergeser dari negara sendiri)
Ancaman unsur Panca Gatra :
a. ideologi (ancaman seperti komunis pada G30SPKI dimana ideologi pancasila akan dirubah ke ideologi komunis)
b. politik (tidak bebas dalam bersuara dan berpartisipasi dalam politik dalam negeri)
c. ekonomi (tidak diakomodir kepentingannya, dimana saat membuka usaha warga negara lebih dipersulit dari warga asing)
d. sosial budaya (Tradisi)
e. pertahanan dan keamanan (seperti kelompok masyarakat yang mempertanyakan pancasila)
Cara menghadapinya adalah dengan
Keperwujudan Aspek Alamiah (Tri Gatra)
1. Lokasi posisi dan geografis terancam maka yang dilakukan adalah peningkatan potensi laut dan darat kemudian kemampuan posisi dengan negara tetangga. mampu bernegoisasi dengan negara tetangga.
2. sumberdaya alam (sadar akan kekayaan negara indonesia, jangan sampai dikuasai oleh negara asing perlunya kesadaran nasional pembentuk pemanfaatan sda)
3. Keadaan dan kemampuan penduduk (meningkatkan pendidikan dan pelatihan warga negara Indonesia agar mampu bersaing dan tidak tergusur)
Perwujudan Aspek Sosial (Panca Gatra)
1. Ideologi : rangkaian nilai mampu menampung aspirasi secara ideologi
2. Politik : dilakukan dengan demokrasi, perwujudan negara dalam hal politik dimana rakyat sebagai pemegang kekuasaan tertinggi dengan wakil rakyat. keseimbangan output dan input
3. Ekonomi : Modal dan teknologi
4. Sosial Budaya : Tradisi dengan belajar bahasa daerah, pendidikan, dan kepemimpinan agar mampu berdiri sendiri.
5. Pertahanan dan Keamanan : Partisipasi dan kesadaran masyarakat seperti adanya wajib militer diharapkan agar mampu menjaga ketahanan nasional, seperti mahasiswa diharapkan agar mampu belajar dan berpartisipasi dengan baik.
Nama : Keyla Nabela Larasati
NPM : 2213053108
Kelas : 2 D
Prodi : PGSD

Analisis Soal

A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Jawab : Penegakan Hak Asasi Manusia adalah hak yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa kepada setiap manusia di bumi. Setiap orang harus peduli, melindungi dan menghormati hak setiap orang. Hal Positif yang saya dapatkan : meningkatkan kesadaran tentang pelanggaran HAM di Indonesia dan masalah yang perlu ditangani, informasi jelas tentang pelanggaran HAM, artikel dapat memicu perubahan sosial yang lebih besar di masyarakat untuk mendukung penegakan HAM, artikel dapat mendorong pembaca untuk mengambil tindakan (mendukung organisasi HAM, berpartisipasi dalam kampanye, atau melibatkan diri dalam advokasi HAM.)

B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Jawab : Demokrasi di Indonesia yang diambil dari nilai-nilai adat istiadat dan budaya asli Indonesia hal yang tepat dan sesuai dengan bangsa kita tercermin dalam konstitusi negara yaitu Pancasila.
Menurut saya, dengan adanya kesesuaian demokrasi dan adat istiadat bangsa akan memudahkan proses dan jalannya pemeliharaan demokrasi di Indonesia karena sesuai dengan nilai-nilai dan kepribadian bangsa Indonesia ,merupakan tonggak penting dalam mengembangkan dan membuktikan jati diri dan kepribadian luhur bangsa Indonesia dan Pancasila sebagai pedoman hidup bangsa.

C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Jawab : Demokrasi pada saat ini juga tidak bisa dikatakan maksimal karena sejauh ini prinsip atau sistem demokrasi merupakan pilihan tepat untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) mengingat masyarakatnya yang sangat pluralis. Maka dari itu, sejauh ini Demokrasi Pancasila yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 merupakan sistem pemerintahan yang paling mungkin diterapkan di Indonesia.untuk mewujudkan demokrasi di Indonesia tidak bisa mengabaikan penegakan Hak Asasi Manusia sebagai bagian yang inheren dalam proses demokrasi, karena penegakkan hak asasi manusia merupakan salah satu indikator tercipatanya negara yang demokratis. Dengan kata lain, jika dalam suatu negara belum mengapresiasi dan menegakkan hak-hak dasar manusia dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara, maka sesungguhnya negara tersebut masih berjalan pada demokrasi yang semu dan belum menapai demokrasi yang sebenarnya.

D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Jawab : Sikap untuk mengenai kondisi mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat yaitu dengan melaporkan nya kepada pihak yang berwajib karena seharusnya dengan masuknya kelompok elit di parlemen, artinya mereka telah mempunyai hak untuk menjadi wakil rakyat dalam penyampaian aspirasi kepada parlemen.

E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Jawab : Menurut saya mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan yang berakar dari tradisi, masih banyak rakyat yang kurang pemahaman mengenai tradisi dan agamanya secara tepat dan mendalam, mereka langsung percaya penuh pada tokoh agama yang dapat menarik mereka secara emosional, begitu pula dengan tokoh tradisi. Mereka mudah dibodohi tokoh agama yang mereka percayai ini, padahal tokoh agama ini belum tentu benar. Selain itu, pendalaman rakyat mengenai Ideologi Pancasila masih sangat lemah. Terdapat hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi saat ini bahwa jangan mudah termakan dan percaya dengan iming-iming/berita bohong karena akan menjadi ancaman yang serius bagi perlindungan HAM dan demokrasi untuk saat ini. Sehingga akan muncul konflik yang bisa memicu perpecahan terhadap ras, suku, agama dan antar golongan.