གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Ivo Yuniarta 2213053231

3G 2023 Pendidikan nilai dan moral -> Forum Analisis Video 1

Ivo Yuniarta 2213053231 གིས-
Nama: Ivo Yuniarta
NPM: 2213053231
Kelas: 3G

Analisis Vidio yang berjudul "Penting Pendidikan Moral Untuk Anak Sekolah Dasar".

Moral pendidikan merupakan salah satu kebutuhan manusia disamping kebutuhan akan pangan sandang dan papan pendidikan merupakan upaya yang dilakukan masyarakat untuk mengubah perilaku agar lebih baik dan dapat mengembangkan pengetahuan yang ada moral adalah ajaran yang pelajaran tentang baik buruk yang diterima umum mengenai perbuatan sikap dan kewajiban. Pendidikan moral adalah suatu proses yang digunakan untuk menanamkan baik dan buruk mengenal perbuatan untuk mencapai kedewasaan. Pendidikan moral sangat penting untuk anak-anak sekolah dasar karena mereka harus memiliki sikap atau perilaku yang baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.

Penyebab Menurunnya Moral Pada Anak
• Perundungan di Sekolah
Perundungan kerap terjadi di lingkungan sekolah yang dilakukan oleh anak sekolah dasar baik perempuan maupun laki-laki. Perundungan yang dimaksud yaitu dengan menyakiti korban secara fisik maupun sosial
• Kekerasan Fisik dalam Keluarga
Hal lain yang menyebabkan perundungan oleh anak yaitu adanya kekerasan secara fisik yang dilakukan oleh saudara kandungnya di rumah kepada anak tersebut.

peranan orang tua dan guru
1. Orang tua
Orang tua memiliki peranan penting untuk terbentuknya moral yang baik orang tua juga merupakan model yang penting dalam perkembangan moral anak karena anak meniru tingkah laku orang tuanya.
2. Guru
Guru berperan untuk memperkaya dan memperkokoh kepribadian anak serta membekali mereka dengan nilai-nilai yang dipersiapkan agar menjadi hitam yang bertanggung jawab terhadap dirinya, masyarakat serta keluarga peran yang harus dilaksanakan oleh guru yaitu dengan menjadikan dirinya sebagai fitur yang dapat dipercaya dan berperilaku baik serta memberikan contoh yang baik kepada sesuatu agar kita akan punya sesuai dengan norma yang berlaku di lingkungan sekolah.

3G 2023 Pendidikan nilai dan moral -> Forum Analisis Video 3

Ivo Yuniarta 2213053231 གིས-
Nama: Ivo Yuniarta
NPM: 2213053231
Kelas: 3G

Analisis video yang berjudul "MATERI 8 FUNGSI KELUARGA MENERAPKAN DAN MENANAMKAN NILAI MORAL DALAM KELUARGA"

Penanaman dan penerapan nilai-nilai moral melalui 8 fungsi keluarga, yaitu:
1. Fungsi agama
Nilai moral yang terdapat dari fungsi agama yaitu: keimanan ketakwaan, kejujuran syukur kepedulian tenggang rasa, kerajinan, kesalehan, ketaatan, suka menolong, disiplin, kesabaran dan kasih sayang..
2. Fungsi sosial budaya
Terdapat nilai moral yang terdapat dari fungsi sosial budaya yaitu gotong royong, sopan santun, kerukunan, kepedulian kebersamaan, toleransi dan persahabatan.
3. Fungsi cinta kasih
Nilai moral yang terdapat dari fungsi cinta kasih yaitu empati, keakraban, keadilan, pemaaf, kesetiaan, pengorbanan, suka menolong dan bertanggung jawab.
4. Fungsi perlindungan
Nilai moral yang terdapat dari fungsi perlindungan yaitu pemaaf, tanggap, dan ketabahan.
5. Fungsi reproduksi
Nilai moral yang terdapat dari fungsi reproduksi yaitu bertanggung jawab, kesehatan, dan keteguhan.
6. Fungsi sosialisasi dan pendidikan
Nilai moral yang terkandung dari fungsi sosialisasi dan pendidikan yaitu percaya diri, keluwesan, kebanggaan, kerajinan, kreativitas, bertanggung jawab, dan bekerja sama.
7. Fungsi ekonomi
Nilai moral yang terkandung dari fungsi ekonomi yaitu hemat, ketelitian, disiplin, kepedulian dan keuletan.
8. Fungsi pemeliharaan lingkungan
Nilai norma yang terdapat dari fungsi pemeliharaan lingkungan yaitu kebersihan dan kedisiplinan.

3G 2023 Pendidikan nilai dan moral -> Forum Analisis Video 4

Ivo Yuniarta 2213053231 གིས-
Nama: Ivo Yuniarta
NPM: 2213053231
Kelas: 3G

Analisis vidio yang berjudul "Etika dan moral dalam Keluarga dan Pembelajaran Daring"

Modernisasi dan globalisasi saat ini kita mudah dalam mengakses informasi bahkan mampu melihat kehidupan manusia lain dengan mudah melalui sosial media. Maraknya kasus-kasus yang kita lihat ini menggambarkan perilaku dan juga menggambarkan perilaku generasi muda. Di permasalahan-permasalahan sosial seperti pembunuhan, kemudian sesuai penistaan agama, tawuran, bahkan pembunuhan terhadap orang tua ini merupakan polemik yang memprihatinkan. Etika menurut Drs. H. Burhanuddin salam menyatakan bahwasanya etika cabang ilmu filsafat yang membicarakan tentang nilai dan norma membentuk perilaku manusia dalam kehidupan sehari-hari. Maka dari itu, etika dan moral sangat berkesinambungan. 3 persamaan etika dan moral, yaitu:
1. Etika dan moral mengacu pada ajaran tentang perbuatan tingkah laku dan sifat seseorang.
2. Etika dan moral merupakan prinsip atau aturan hidup manusia.
3. Etika dan moral bukan faktor keturunan tetapi potensi positif yang dilakukan setiap orang.

Untuk mengembangkan potensi tersebut perlu adanya pendidikan pembiasaan dan keteladanan serta dukungan lingkungan dari keluarga, sekolah, dan masyarakat secara berkesinambungan dalam membahas etika dan moral yang paling Dasar adalah keluarga karena keluarga merupakan kelompok yang paling utama bagi manusia. Etika dan moral sering kita abaikan Contohnya seperti tidak pamit dan mencium tangan kepada orang tua sebelum pergi keluar rumah, tidak meminta maaf kepada orang tua bila melakukan kesalahan, tidak membantu ibu dalam melakukan pekerjaan rumah, dll. Dalam pengembangan etika dan moral perlu adanya dukungan dari pendidikan salah satunya sekolah-sekolah merupakan aspek terpenting dalam menanamkan etika dan moral karena di sekolah ada tata tertib yang mengontrol siswa melihat kondisi sekolah.

Contoh etika berkomunikasi dengan baik dalam proses pembelajaran daring, yaitu:
1. Perhatikan waktu ketika ingin menghubungi bapak atau ibu guru pilihlah waktu saat pembelajaran daring hindari waktu ibadah istirahat.
2. Bahasa yang baik dan sopan, gunakan Bahasa Indonesia yang baik dan mudah dimengerti oleh guru jadi jangan hubungi seperti teman walaupun kalian dekat dengan guru tersebut.
3. Awali dengan salam-salam merupakan bentuk menghormati orang lain dan ibadah. Contohnya bagi muslim Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh bagi non-muslim bisa menggunakan kata selamat pagi atau selamat siang.
4. Ucapkan kata maaf untuk menunjukkan sopan santun kita bisa mengucap kata-kata maaf karena kita tidak tahu apa kesibukan bapak atau ibu guru. Contohnya Mohon maaf Bapak atau Ibu mengganggu waktunya.
5. Perkenalkan diri secara lengkap perkenalkan diri kalian dengan menyebutkan nama lengkap dan kelas, lalu gunakan nama asli dalam akun kalian hindari nama samaran untuk memudahkan bapak atau ibu guru dalam proses penilaiannya.
6. Langsung sampaikan tujuan kalian dengan jelas dan tidak bertele-tele.
7. Akhiri pesan dengan mengucapkan terima kasih.

Etika berkomunikasi dalam satu grup chat atau video, yaitu:
1. Gunakan nama asli di akun sosial media.
2. Tampilkan foto asli di grup chat atau Tampilkan wajah saat video,
3. Hindari pembicaraan diluar topik pembelajaran.
4. Bicara dan komentar yang baik dan sopan.

3G 2023 Pendidikan nilai dan moral -> Forum Analisis Jurnal 2

Ivo Yuniarta 2213053231 གིས-
Nama: Ivo Yuniarta
NPM: 2213053231
Kelas: 3G

Identitas Jurnal
Judul : PROSES PENDIDIKAN NILAI MORAL
DI LINGKUNGAN KELUARGA SEBAGAI UPAYA
MENGATASI KENAKALAN REMAJA
Volume, Nomor, dan Halaman:Volume 12, Nomor 1, halaman 41-54
Tahun : 2014
Penulis: Fahrudin
Tanggal Reviewer : 8 November 2023
Kata kunci: Pendidikan nilai, kenakalan remaha, pendidikan keluarga

Hasil Analisis
Sebagai lingkungan pendidikan yang pertama keluarga memainkan peran yang sangat besar dalam menanamkan nilai-nilai moral kepada anak. Masalah moral adalah suatu masalah yang menjadi perhatian orang dimana saja, baik dalam masyarakat yang telah maju, maupun dalam masyarakat. Kemerosotan
moral pada anak-anak muda, menurut Zakiyah Darajat, 1971:13) dapat digolongkan kepada beberapa bagian, yaitu:
1. Kenakalan ringan, misalnya keras kepala, tidak mau patuh kepada orang tua dan guru, lari (bolos) dari sekolah, dll.
2. Kenakalan yang mengganggu ketenteraman dan keamanan orang lain, misalnyamencuri, menfitnah, merampok, dll.
3. Kenakalan seksual, baik terhadap jenis lain (betero-seksual) maupun terhadap orang sejenis (homo-seksual)

Faktor-faktor yang menyebabkan kemerosotan moral, yaitu:
1. kurang tertanamnya nilai-nilai keimanan pada anak-anak.
2. lingkungan masyarakat yang kurang sehat.
3. Pendidikan moral tidak terlepas menurut mestinya baik di rumah tangga, sekolah, maupun masyarakat.
4. Suasana rumah tangga yang kurang baik.
5. Diperkenalkannya secara populer, obat-obat terlarang dan alat-alat anti hamil.
6. Banyaknya tulisan-tulisan, gambar-gambar, siaran-siaran, kesenian-kesenian yang tidak mengindahkan dasar-dasar dan tuntunan moral.
7. Kurang adanya bimbingan untuk mengisi waktu luang dengan cara yang baik dan yang membawa kepada pembinaan moral.
8. Tidak ada atau kurangnya markas-markas bimbingan dan penyuluhan bagi anak-anak dan pemuda-pemuda.
9. pengaruh westernisasi yaitu berupa yahudinasasi dan kristenisasi.

Keluarga memiliki peranan yang sangat penting dalam pendidikan nilai moral bagi anak-anaknya termasuk nilai dan moral dalam beragama. Untuk mengatasi kenakalan remaja dalam keluarga, yaitu:
1. Penanaman pendidikan keimanan sejak dini kepada kepada anak-anak dilaksanakan sejak anak lahir misalnya dalam agama Islam setiap bayi lahir di azankan.
2. Menanamkan pendidikan moral kepada anak-anak. Proses penanaman nilai-nilai moral kepada anak-anak dalam keluarga orang tua dapat memulainya dari hal-hal kecil seperti berbicara yang baik, cara berpakaian yang baik, adab sopan santun kepada orang tua guru, sesama, dan lain-lainnya.
3. Menciptakan suasana rumah tangga yang harmonis khususnya hubungan Ibu Bapak dan anggota keluarga lainnya sehingga pergaulan dan kehidupan mereka dapat menjadi contoh bagi anak-anak.

Kesimpulan
Agar anak-anak memiliki moral yang baik dan terhindar dari pelanggaran-pelanggaran moral, maka perlu adanya pembinaan sejak dini kepada anak-anak dalam keluarga dan adanya kerjasama antara keluarga, sekolah dan masyarakat. Sebaik apa pun pendidikan moral dalam keluarga tanpa adanya dukungan dari sekolah dan masyarakat, sulit bagi anak-anak untuk memiliki moral yang baik.

3G 2023 Pendidikan nilai dan moral -> Forum Analisis Jurnal 1

Ivo Yuniarta 2213053231 གིས-
Nama: Ivo Yuniarta
NPM: 2213053231
Kelas: 3G

Identitas Jurnal
Judul : PENDIDIKAN MORAL DI SEKOLAH
Nomor dan Halaman: Nomor 1, halaman 1-11
Tahun : 2017
Penulis: Rukiyati
Tanggal Reviewer : 8 November 2023
Kata kunci: tujuan pendidikan, nilai moral, sekolah, komprehensif

Hasil Analisis
Sekolah yang baik adalah sekolah
yang peduli dan fokus pada pendidikan
moral atau pendidikan nilai di samping
kegiatan pengajaran ilmu. Fungsi sekolah terkait dengan upaya menumbuhkan nilai-nilai akademik, nilai-nilai sosial dan nilai-nilai religius. Pendidikan moral di sekolah yang bersifat komprehensif, yang melibatkan berbagai komponen pendidik, materi, metode, dan evaluasinya. Tidak dapat dipungkiri bahwa pendidik utama di sekolah adalah guru. Oleh karena guru adalah ujung tombak untuk mewujudkan moral yang baik dalam diri peserta didik, maka guru terlebih dahulu harus bermoral baik pula. Dengan demikian, pendidikan moral yang dilaksanakan oleh guru akan lebih mudah diterima dan diteladani oleh para peserta didiknya. Materi pendidikan moral mencakup ajaran dan pengalaman belajar untuk menjadi orang bermoral.

metode lain yang lebih sesuai yaitu inkulkasi atau penanaman nilai.
a. Inkulkasi nilai
Program pendidikan moral dengan cara inkulkasi nilai dimulai dengan mengidentifikasi secara jelas nilai-nilai apa yang diharapkan akan tertanam dalam diri subjek didik.
b. Metode Keteladanan
Keteladanan merupakan bentuk mengestafetkan moral yang digunakan
oleh masyarakat religius tradisional, dan digunakan pula oleh masyarakat modern sekarang ini.
c. Metode Klarifikasi Nilai
Pendekatan klarifikasi nilai mencoba untuk membantu anak-anak muda menjawab beberapa pertanyaan dan membangun sistem nilai sendiri.
d. Metode Fasilitasi Nilai
Guru dan pihak sekolah memberikan berbagai fasilitas yang dapat digunakan siswa agar dapat merealisasikan nilai-nilai moral dalam
dirinya baik secara individu maupun kelompok.
e. Metode keterampilan nilai moral
Keterampilan moral dalam diri peserta didik dapat diwujudkan dimulai dengan pembiasaan.

Cara mengevaluasi capaian belajar dalam ranah afektif dapat dilakukan dengan mengukur afek atau perasaan seseorang secara tidak langsung, yaitu dengan menafsirkan ada atau tidaknya afek positif (atau negatif) yang muncul dan intensitas kemunculan afek dari tindakan atau pendapat seseorang.

Kesimpulan
Pendidikan moral di sekolah penting dilakukan oleh guru dan segenap komponen warga sekolah agar tercapai pendidikan moral yang komprehensif. Komponen-komponen pendidikan moral di sekolah yang lain yang tidak kalah penting adalah cakupan materi, variasi metode, dan evaluasi yang menyeluruh.