Posts made by Mesri Rahayu 2213053250

NAMA: MESRI RAHAYU

NPM: 2213053250

ANALISIS VIDEO 2

DEGRADASI MORAL PELAJAR JAMAN MODERN

1. Menurut KAPI

Penyebab terjadinya tindakan abnormal dipengaruhi oleh pola asuh dirumah, yang artinya peran orang tua dalam mendidik anak dirasa kurang. Dalam pembelajaran nilai dan moral di rasa kurang, baik dalam lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah.

2. Sisi Pengamat Pendidikan 

Tenaga pendidik bukan hanya harus berfokus pada pengetahuan, tetapi juga penguatan keterampilan. Tenaga pendidik pada dasarnya harus menguasai 4 komponen utama yaitu, kompetensi sosial, kepribadian, profesional dan pedagogik.

3. Sisi Psikologi

Kurangnya kemampuan dalam mengelola emosi, menyebabkan anak bertindak abnormal. Anak akan beraksi tanpa memikirkan akibat yang akan di timbulkan. Perilaku tersebut juga dipicu oleh tekanan yang besar tanpa diimbangi kemampuan dalam pengelolaan emosi.

NAMA: MESRI RAHAYU

NPM: 2213053250

ANALISIS VIDEO 1

6 TAHAP PERKEMBANGAN MORAL MENURUT KOHLBERG

Level 1 : Pra Konvensional

  1. Menghindari hukuman, pada tahap ini seseorang memiliki pilihan dalam bertindak dan tidak bertindak demi menghindari hukuman.
  2. Keuntungan dan minat pribadi, pada tahap ini seseorang akan memperhitungkan tindakan yang dilakukan akan menghasilkan apa

Level 2 : Konvensional

  1. Menjaga sikap orang baik, pada tahap ini seseorang cenderung memikirkan bagaimana kesepakatan sosial dan pendapat dari orang lain terhadap nya.
  2. Memelihara peraturan, jika sebuah peraturan tidak ada yang mematuhi maka keadaan akan menjadi kacau. Maka dari itu, peraturan harus selalu di patuhi.

Level 3 : Pasca Konvensional

  1. Orientasi kontrak sosial, dalam tahap ini setiap orang tau bahwasanya setiap orang memiliki latar belakang yang berbeda-beda.
  2. Prinsip etika universal, dalam tahap ini lebih menggambarkan pribadi seseorang, dimana ia akan melakukan hal yang di anggap nya benar. Walaupun itu bertentangan dengan aturan yang ada.
NAMA: MESRI RAHAYU 

NPM: 2213053250 

 ANALISIS JURNAL 2 

 IDENTITAS JURNAL 

Nama jurnal : Jurnal JIPSINDO 

Oleh : Enung Hasanah 

Nomor : 2 

Volume : 6 

Tahun Terbit : 2019 

Judul Jurnal : PERKEMBANGAN MORAL SISWA SEKOLAH DASAR BERDASARKAN TEORI KOHLBERG

Pendidikan merupakan hal dasar yang sudah melekat pada diri manusia sejak dalam kandungan. Pendidikan pada dasarnya bukan hanya tentang pengetahuan atau ketrampilan, tetapi juga mengenai nilai dan juga sikap. Moralitas dan Pendidikan moral dapat dilihat dari dua sisi, yaitu dari sisi luar dan dari sisi dalam. Dilihat dari luar, moralitas mengatur cara bergaul dengan orang lain, dan dari dalam mengatur cara bergaul dengan diri sendiri. Dengan kata lain, pendidikan moral diperlukan sekaligus sebagai kontrol kondisi sosial dan sarana yang sangat diperlukan untuk aktualisai diri.

Teori Kohlberg mengenai perkembangan moral secara formal disebut cognitive-dvelopmental theory of moralization, yang berakar pada karya Piaget. Asumsi utama Piaget adalah bahwa kognisi (pikiran) dan afek (perasaan) berkembang secara paralel dan keputusan moral merupakan proses perkembangan kognisi secara alami. Pada analisis perkembangan moral peserta didik di sekolah dasar berdasarkan teori Kohlberg, anak-anak dengan rentang usia 11-12 tahun dominan ingin melakukan sesuatu kerena takut akan hukuman. anak-anak usia 11-12 tahun cenderung baru memasuki tingkat 1, yang mana berada pada tingkat perkembangan moral yang lebih rendah ataupun sebaliknya, yaitu lebih tinggi.

NAMA: MESRI RAHAYU

NPM: 2213053250


ANALISIS JURNAL 1

Nama jurnal : Jurnal Cakrawala Pendidikan

Oleh : Sudiati

Nomor : 2

Tahun Terbit : 2009

Judul Jurnal : PENDIDIKAN NILAI MORAL DITINJAU DARI PERSPEKTIF GLOBAL

Pendidikan nilai dan moral merupakan kewajiban dan tuntutan wajib bagi umat manusia, sebagai dasar hidup bersama, berbangsa dan bernegara. Yang dimana hal ini berkaitan langsung dengan tatanan global yang memiliki berbagai permasalahan yang sifatnya kompleks. Untuk menyelesaikan hal tersebut, tidak cukup hanya dalam negri saja. Dibutuhkan juga dukungan dan bantuan dari luar negri. 

Pendidikan nilai moral sendiri adalah alternatif yang tepat dalam pemecahan masalah yang bersifat lokal, regional, nasional, maupun internasional. Pendidikan nilai dan moral di berbagai negara memiliki sedikit perbedaan. Perbedaan ini disebabkan oleh adanya ideologi bangsa. Namun, negara negara tersebut tetap menerapkan sistem moral pada nilai etik, terutama pada nilai-nilai yang bersifat kemanusiaan.

NAMA: MESRI RAHAYU

NPM: 2213053250

KELAS: 3H

Dari video MIRISNYA KEKERASAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH yang terjadi:

  1. Pada September 2015 di SD Negeri 2 Kebayoran Lama, Jakarta. Siswa kelas 2 SD meninggal dunia setelah berkelahi dengan teman sekelasnya dilingkungan sekolah, diduga karena perkelahian mulut
  2. Pada Agustus 2017 di Sukabumi, Jawa Barat. Siswa kelas 2 SD meninggal dunia setelah berkelahi di halaman sekolah, diduga karena dirundung dan dilempar minuman beku
  3. Pada November 2017 di SD Negeri, Kan. Bandung. Terjadi duel antara 2 siswa kelas 5 SD saat perlombaan senam hari guru diduga karena Pelaku terganggu korban yang menyalakan motor bising.

Hal diatas terjadi akibat kurangnya perhatian dan pengawasan dari pihak guru dan pihak sekolah. Namun, apabila diperhatikan lagi dari masalah-masalah diatas, para pelaku yang melancarkan aksi bullying dan kekerasan dinilai kurang memiliki nilai moral yang tertanam pada dirinya. Sehingga emosinya mudah tersulut. Solusi yang dapat diterapkan adalah para guru dan orang tua bekerja sama dalam penerapan dan penekanan pembelajaran nilai dan moral terkait kehidupan sehari-hari, agar para anak-anak dapat saling menghargai antar sesama dan bisa berperilaku sopan santun berdasarkan nilai dan moral yang telah diajarkan sebelumnya.