Posts made by MAE LISA INDRIYANI 2253053014

Nama: Mae Lisa Indriyani
NPM: 2253053014

1. Penanaman nilai dan moral di lingkungan keluarga, dimulai dengan cara membiasakan peserta didik untuk mengucapkan salam saat akan masuk ke dalam rumah, menjalankan perintah kedua orang tua, berbakti terhadap kedua orang tua dan mencium tangan saat akan bepergian ke luar rumah. Hambatan yang dialami adalah malas dalam menjalankannya, lupa karena sudah lelah dalam beraktivitas di luar rumah, dan terburu-buru saat akan pergi. Untuk mengatasi hal tersebut sebaiknya orang tua selalu mendampingi, mengingatkan, dan memberikan contoh terus menerus untuk melatih kebiasaan dan perilaku saat akan pergi atau masuk rumah maupun saat melakukan perintah kedua orang tua.

2. Pendidikan nilai dan moral di lingkungan sekolah, dimulai dengan cara membiasakan peserta didik mengucapkan kata-kata yang baik, menghormati guru, mengucap salam saat berpapasan, dan melatih peserta didik untuk jujur dalam mengerjakan. Hambatan yang sering terjadi karena faktor dari luar seperti sering terlatih berbicara kasar dan jelek, memiliki emosi berlebih yang tidak tersalurkan secara efektif, maupun panik saat mengerjakan akhirnya mencotek. Cara yang bisa dilakukan dengan, pembiasaan pembelajaran agama setiap 5 menit sebelum kelas, pendidik harus peka dalam perubahan yang dialami peserta didik dan berkonsultasi pada kedua orang tua, dan melatih peserta didik untuk selalu yakin dengan jawaban apapun yang diberikan.

3. Penanaman nilai dan moral di lingkungan masyarakat, dimulai dengan cara membiasakan jika ingin meminta atau mengambil buah harus izin terlebih dahulu agar terhindar dari sifat mencuri sejak dini, ramah dan murah senyum terhadap orang lain. Hambatan yang sering terjadi karena peserta didik menginginkan cara yang instan dalam mendapatkan sesuatu dan sering kali malu atau kurang sosialisasi terhadap orang lain. Maka strategi yang dibutuhkan adalah peran orang tua dalam mengajak anak ke aktivitas lingkungan supaya anak lebih giat bersosiali, ajarkan untuk meminta izin sebelum meminta sesuatu, dan biarkan peserta didik bermain dengan siapa saja tetapi tetap di awasi oleh orang tua.
Nama: Mae Lisa Indriyani
NPM: 2253053014

Analisis Jurnal 1
Judul : MENANGKAL DEGRADASI MORAL DI ERA DIGITAL BAGI KELANGAN MILLENIAL
Penulis: Ahmad Yani Nasution, Moh Jazuli

Kalangan milenial, masa depan suatu bangsa sesungguhnya dipegang oleh para pemuda yang merupakan masyarakat yang berada pada usia remaja. Maka dari itu penting sekali bangsa ini untuk meningkatkan kualitas para pemudanya untuk Indonesia yang lebih baik. dekradasi berarti kemunduran kemerosotan atau penurunan dari suatu hal, sedangkan moral adalah akhlak atau budi pekerti menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jika kita interpretasikan keduanya maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang sesuai dalam konteks bangsa Indonesia. Banyak diantara kalangan milenial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (seks bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), dan jauh dari nilai-nilai agama. Kegiatan PKM dengan tema "menangkal degradasi moral di era digital bagi kalangan milenial" di Mts Insan Madani, Kp. Rahong, Desa Tegallega, Kecamatan cigudeg, Kabupaten Bogor yang telah dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat program studi Manajemen Universitas Pamulang, mengatakan bahwa siswa harus diarahkan dan dibantu agar tidak hanya cerdas dalam akademi tetapi juga mempunyai kemampuan soft skill yang baik terutama bagi siswa yang sedang mencari jati diri. Dengan kegiatan ini masyarakat juga akan mendapatkan bekal untuk menyelesaikan permasalahan dan menjawab tantangan dalam kehidupannya, masyarakat juga nantinya akan memberikan pembelajaran bagi perguruan tinggi tentang realitas kehidupan.
Nama: Mae Lis Indriyani
NPM: 2253053014

Analisis Jurnal 2
Judul artikel jurnal: PENGARUH PENGETAHUAN MORAL TERHADAP PERILAKU MORAL PADA SISWA SMP NEGERI KOTA PEKAN BARU BERDASARKAN PENDIDIKAN ORANGTUA.
Penulis: Ilham Hudi

Moral merupakan suatu tindakan baik atau buruk yang dilakukan oleh individu yang merujuk pada suatu pencerminan tingkah laku yang baik. Moral yang baik merujuk pada akhlak yang baik. karakter adalah watak, tabiat, akhlak, atau kepribadian seseorang yang terbentuk dari hasil internalisasi berbagai kebajikan (virtues) yang diyakini dan digunakan sebagai landasan untuk cara pandang, berpikir, bersikap, dan bertindak. Moral sangat berkaitan erat dengan karakter, sehingga ada enam pengetahuan moral yang dapat menjadi tujuan pendidikan karakter yaitu;
1. Kesadaran Moral (Moral Awareness).
2. Mengetahui Nilai-Nilai Moral (Moral Values).
3. Pengambilan Perspektif(Perspektive Taking).
4. Penalaran Moral (Moral Reasoning).
5. Membuat Keputusan (Decision Making).
6. Memahami Diri Sendiri (Self Knowledge).

Perilaku moral adalah produk dari dua bagian karakter lainnya. Untuk memahami sepenuhnya apa yang menggerakkan seseorang sehingga mampu melakukan tindakan bermoralatau justru menghalanginya kita perlu melihat lebih jauh dalam tiga aspek karakter lainnya yakni: kompetensi, kemauan, dan kebiasaan. Pelaksanaan pendidikan karakter (moral-budi pekerti) tidak berdiri sendiri dan berproses dalam satu institusi besar. Maka pendidikan orang tua diperlukan dalam hal ini. Menurut Masnur Muslich (2014) Pada dasarnya, pendidikan sebagai proses alih nilai mempunyai tiga sasaran.
1. Pendidikan bertujuan untuk membentuk manusia yang mempunyai keseimbangan antara kemampuan kognitif dan psikomotorik disatu pihak serta kemampuan afektif di pihak lain.
2. Dalam sistem nilai yang "dialihkan" juga termasuk nilai-nilai dan ketakwaan, yang terpancar pada ketundukan manusia untuk melaksanakan ibadah menurut keyakinan dan kepercayaan masing-masing.
3. Dalam alih nilai juga dapat ditransformasikan tata nilai yang mendukung proses industrialisasi dan penerapan teknologi, seperti penghargaan atas waktu, etos kerja tinggi, disiplin, kemandirian, kewirausahaan, dan sebagainya.

Berdasarkan tujuan kajian/studi tentang moralitas (pengetahuan moral dan perilaku moral) pada siswa SMP Negeri yang terdapat Kota Pekanbaru, Pengetahuan moral (moral knowing) siswa kelas VIII SMP Negeri Kota Pekanbaru mempengaruhi Perilaku moral(moral action) siswa berdasarkan pendidikan orangtua.
Nama: Mae Lisa Indriyani
NPM: 2253053014

Analisis Video 6
Judul video: Drama penerapan nilai moral pancasila di lingkungan sosial oleh Ida Ayu Gede Purna Astiti. Dari video diatas dapat kita analisis bahwa dalam lingkungan keluarga tentu ada beberapa perbedaan moral yang menonjol, tidak harus antara kakak adik ataupun dengan orang orang tua nya sendiri. Pengaruh pemrosotan moral yang terjadi disebabkan oleh pengaruh lingkungan luar yang tidak menjamin anak akan selalu berada dalam pertemanan yang baik. Sering kali pengaruh kurang baik terjadi karena lingkungan pertemanan yang kurang baik pula. Pembiasaan diri sendiri dalam memilih lingkungan yang baik, mmebawa kita menuju jalan yang benar, dan selalu menghindari hal-hal yang merugikan.

Berbakti kepada kedua orang tua sangat penting karena bentuk kasih sayang dan rasa terima kasih karena sudah melahirkan dan membesarkan mereka, tidak melulu tentang harta yang diberikan kepada orang tua akan tetapi sikap kita yang pantas jika bersama kedua orang tua, menurut jika kita diajak menuju kebaikan dan senantiasa menghormati orang yang lebih tua dari kita.