གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ DEVI KELANA RINDU BINTARA 2213053095

Nama: DEVI KELANA RINDU BINTARA
NPM: 2213053095
Kelas: 3G

Analisis Video Empat

Judul Video: "Film pendek korupsi - Pelajar Anti Korupsi"

Mempelajari pelajaran anti korupsi penting karena dapat membantu generasi muda memahami pentingnya integritas, kejujuran, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pelajaran anti korupsi juga dapat membantu mereka memahami konsekuensi dari tindakan korupsi dan dampak negatifnya pada masyarakat dan negara.

Oleh karena itu, pelajaran anti korupsi harus menjadi bagian penting dari kurikulum pendidikan untuk membantu membentuk karakter dan moral generasi muda
Nama : Devi Kelana Rindu Bintara
NPM: 2213053095
Kelas : 3G

Analisis video 3

Terdapat banyak sekali perbedaan antara pendidikan Jepang dan Indonesia. Tentunya negara pasti punya kondisi berbeda mulai dari kebudayaan ekonomi, penduduk, sampai watak masyarakatnya pasti berbeda.

1. Kebersihan sejak dini
Indonesia itu merupakan salah satu negeri yang paling sering membuang sampah sembarangan. Sedangkan sekolah di Jepang tidak mempunyai petugas kebersihan. Hal ini disebabkan kurikulum Jepang mengharuskan semua siswa untuk membersihkan kelasnya sendiri.

2. Makan bareng
Sekolah dasar di Indonesia memiliki kantin yang pedangang nya banyak dari luar sekolah. Proses makan di Jepang dianggap penting, makanya pendidikan mengatur makanan di sana mulai dari makanan, menyiapkan dan cara makan. Mereka juga makan bersama-sama dan diikuti oleh para guru-guru.

3. Mata pelajaran sedikit
Di Indonesia lebih banyak mata pelajaran, hal ini berbeda dengan Jepang mata pelajaran pendidikan dasar di Jepang tergolong sedikit setiap mata pelajaran yang diajarkan tidak akan diulang lagi pada minggu selanjutnya.

4. pendidikan karakter
Tiga tahun Sekolah dasar di Jepang digunakan untuk memperdalam pendidikan karakter , sedangkan di Indonesia lebih mementingkan akademik dan ujian.


5. Minat baca
Di Indonesia sangat rendah di minat membaca Indonesia berada di urutan ke-60 negara soal minat baca, sedangkan Jepang di sana mereka membiasakan siswa untuk membaca sebelum memulai pembelajaran itulah mengapa Jepang memiliki minat baca yang tinggi.

6. Perlengkapan sekolah Perlengkapan
Di Jepang semua sama saja, mulai dari tas sekolah hingga sepatu, semua perlengkapan sekolah disediakan, sengaja dibuat sama agar tidak ada siswa yang kalah dengan perlengkapan sekolah temannya.

7. Seragam sekolah
Seragam sekolah Indonesia lebih rumit dibandingkan seragam sekolah Jepang. Di Indonesia ada tiga jenis seragam yang umum, Di Jepang hanya ada satu jenis seragam sekolah, walaupun semua sekolah mempunyai seragam yang berbeda-beda.
Nama: Devi Kelana Rindu Bintara
NPM: 2213053095
Kelas: 3G

Analisis Video 2
“Potret Pendidikan di Dusun Terpencil”.

Dalam video tersebut menggambarkan suatu Kondisi sekolah yang tidak memadai untuk di pakai. Sekolah ini sangat membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah. Sekolah tersebut hanya memiliki enam ruangan, dengan lima di antaranya digunakan sebagai ruang kelas, dan satu sebagai ruang guru, bahkan tidak memiliki perpustakaan sekolah. Keterbatasan ruang kelas memaksa sebagian siswa belajar di luar, bahkan di bawah pohon. Dengan begitu keadaannya siswa tetap bersemangat untuk bersekolah. Setiap hari peserta didik untuk berangkat ke sekolah dengan berjalan kaki hingga dua kilometer setiap hari untuk bisa bersekolah.

Saat pandemi Covid-19 pembelajaran sekolah dipindahkan secara daring, namun sekolah ini mengalami kesulitan saat pandemi Covid-19 karena tidak adanya akses internet. Oleh karena itu, pihak sekolah tetap melaksanakan sekolah secara tatap muka. Di dalam video juga Pihak sekolah dan masyarakat setempat berharap agar pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi sekolah ini.
Nama : Devi Kelana Rindu Bintara
NPM : 2213053095
Kelas : 3G

Analisis video 1

Sepenggal cerita Pengajar Muda di Pelosok Kalimantan - Lentera Indonesia

Dalam video ini, mempelajari tentang memberi tanpa pamrih. Meski menghadapi keterbatasan kesempatan, dukungan dan fasilitas pendidikan yang memadai, para guru muda tetap gigih dan berdedikasi.

Umpan balik yang dapat kita ambil dari cerita ini adalah pentingnya memiliki semangat belajar dan mengajar, apapun keadaan dan hambatannya. Mereka mengajarkan lebih dari sekedar pelajaran. Mereka adalah teladan kejujuran dan ketekunan serta menunjukkan bahwa belajar adalah proses yang tidak pernah berhenti.

Pndidikan bukan hanya tentang memberikan pengetahuan, tetapi tentang membentuk karakter serta moral anak-anak.
Hal ini mencerminkan keberanian, tekad dan integritas dalam membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik bagi anak-anak, khususnya di daerah terpencil.
Nama : Devi Kelana Rindu Bintara
NPM : 2213053095

"Pendidikan Moral Anak Sekolah" Pada video ini menggambarkan seorang siswa yang menunjukkan perilaku yang kurang sopan di sekolah. Tindakannya, seperti menciptakan kegaduhan, mengganggu guru, bahkan tidak membantu saat guru mengalami kesulitan, dan menghasut temannya untuk perilaku yang tidak sehat seperti merokok dan minum alkohol, sehingga menunjukkan bahwa siswa tersebut memiliki kurangnya akhlak dan moral yang baik.

Guru sebagai pendidik, memiliki tanggung jawab penuh untuk meluruskan perilaku siswanya yang berbuat salah. Mereka memberikan nasihat serta arahan dan pengajaran tentang pentingnya berperilaku sopan dan santun .Sebagai siswa, sudah seharusnya kita menunjukkan sikap yang baik dan santun terhadap orang lain, terutama terhadap guru yang berperan penting dalam proses pendidikan.

Maka Pendidikan nilai dan moral merupakan suatu hal yang sangat penting dan perlu diajarkan pada peserta didik. Dengan pendidikan nilai dan moral dapat membantu peserta didik dengan berkarakter baik dan kemampuan untuk berinteraksi dengan orang lain dengan baik dan benar.