Posts made by DEVI KELANA RINDU BINTARA 2213053095

Nama: Devi Kelana Rindu Bintara
NPM: 2213053095
Kelas: 3G

”Pendidikan nilai dan moral di lingkungan masyarakat ”.

Terdapat beberapa contoh nilai moral dalam lingkungan masyarakat yaitu seperti saling tolong menolong, gotong royong, saling menyapa dan hal baik lainya. Perilaku atau sikap yang sudah dibicarakan dalam video tersebut semuanya memiliki perilaku atau sikap yang baik, mengayomi, mengajarkan hal baik, dan mempunyai tata krama dan adab yang baik. Dalam hal ini maka Untuk Kepedulian sosial dan kebersihan lingkungan semuanya sangat rajin dalam membersihkan lingkungan lalu untuk kepedulian sosialnya mereka memberikan bantuan kepada orang yang membutuhkan. Nilai dan moral merupakan sangat penting di terapkan dimana pun tempat nya.
Nama : Devi Kelana Rindu Bintara
NPM : 2213053095

Analisis video 2
"remaja masa kini"

Perubahan Emosi pada masa remaja ditandai oleh perubahan mood yang cepat, hal ini merupakan proses peralihan dari anak-anak menjadi dewasa.

Terdapat beberapa masalah/tantangan yang sering di hadapi oleh remeja saat ini yaitu:
1. Penampilan
2. Pendidikan.
3. Persahabatan Bermasalah
4. Pencitaan
5. Pentingnya Kepercayaan Diri

Dengan ini Pendidikan moral dianggap penting untuk membentuk serta mengembangkan nilai-nilai moral yang kuat, membantu remaja mengembangkan integritas, empati, kebijaksanaan, serta memahami pentingnya kepercayaan diri positif dalam hubungan sosial.
Nama: Devi Kelana Rindu Bintara
NPM: 2213053095
Kelas: 3G

Berdasarkan video yang berjudul “Video Animasi Nilai dan Moral di Lingkungan Masyarakat” dapat dianalisis bahwa ada beberapa contoh nilai dan moral yang baik di lingkungan masyarakat, seperti
- Tolong menolong,
- Menyapa dengan bahasa yang baik,
- Menghargai pendapat orang lain,
- Bertegur sapa,
- Mengikuti pembelajaran dengan tentram,
dengan hal ini membuat kita merasa lebih nyaman, tenang, aman, dan tentram selama belajar di dalam kelas.

Contoh nilai dan moral yang tidak baik di lingkungan masyarakat
- Mencuri,
- Membuang sampah tidak pada tempatnya,
- Memandang rendah orang lain,
- Berkendara dengan kecepatan tinggi,
- Membuang sampah di sungai,
- Berkelahi dengan teman dan tidak melerai teman yang berkelahi.

Kesimpulan
Nilai moral adalah suatu nilai yang menjadi standar baik atau buruknya seseorang. Moral sendiri memilik makna (ajaran tentang) baik buruk yang diterima umum mengenai perbuatan, sikap, kewajiban, dan sebagainya. Istilah moral ini sering juga disebut sebagai akhlak, budi pekerti, ataupun susila.
Nama : Devi Kelana Rindu Bintara
Npm : 2213053095
Analisis Jurnal 2

A) Identitas Jurnal
Judul : Problematika Moral Bangsa Terhadap Etika Masyarakat
Penulis : Kanesa Putri, Muhammad Eko Maryana
Kata kunci : moral, etika, dan hukum.

B) Hasil Analisis
Menurut Aristoteles membagi pengertian etika menjadi dua,yaitu Terminus Technikus dan Manner And Custom. Terminus Technikus merupakan etika yang mempelajari suatu problema tindakan atau perbuatan manusia sedangkan Manner and Custom merupakan suatu pembahasan etika yang berhubungan atau berkaitan dengan tata cara dan adat kebiasaan yang melekat dalam kodrat manusia atau in herent in human nature yang sangat terkait dengan arti baik dan buruk suatu perilaku, tingkah laku atau perbuatan manusia.

Salah satu penyebab terjadinya kehilangan etika dan moral khususnya pemuda pada era globalisasi ini dikarenakan tidak adanya pasal dan sanksi yang mengatur tentang etika dalam bermasyarakat, sehingga masyarakat Indonesia bebas untuk bergerak malakukan perbuatan sesuai apa yang diinginkan dan tidak ada acuan untuk tidak melakukan perbuatan yang melanggar etika dalam masyarakat.
Ada 3 upaya internal (dari dalam) yang bisa diterapkan untuk meningkatkan moral bangsa, yaitu:
1. Meningkatkan peran keluarga dalam
membentuk moral
2. Menciptakan lingkungan yang baik dalam masyarakat
3. Membatasi teknologi yang ada.
Nama : DEVI KELANA RINDU BINTARA
Npm : 2213053095
Analisis Jurnal 1

A) Identitas Jurnal
Judul : Kesadaran Moral Kehidupan Bermasyarakat: Suatu Pemikiran Kefilsafatan
Penulis : Suparlan Suhartono

B) Hasil Analisis
Terdapat 3 komponen Moral dan etika bermasyarakat yang harus dibina agar dikembangkan secara berkelanjutan, yaitu :
1. Kesadaran moral
2. Kreativitas dalam reproduksi
3. Pengendalian perilaku dalam berproduksi.

Kesadaran moral mendorong terbentuknya suatu keterikatan sosial dalam bentuk kerja sama dalam kehidupan bermasyarakat. Atas kesadaran moral itulah kemudian berfungsi menjadi satu wawasan bagi seluruh individu dalam bermasyarakat. Kedua, kreativitas dalam reproduksi. Wawasan sosial tersebut, selanjutnya mendorong kehidupan bermasyarakat untuk meningk atkan kreativitas dan produktivitas. Kreativitas kehidupan suatu masyarakat sangat ditentukan oleh lapisan sosial golongan tengah (middle class).

Kesadaran moral yang kuat mendorong kreativitas untuk berproduksi secara terkendali menurut norma-norma etika ke arah terbentuknya kehidupan masyarakat berkead ilan. Oleh sebab itu, tiga pilar moralitas dan etika tersebut wajib ditanam dibina dan dikembangkan di dalam diri setiap individu melalui pendidikan keluarga, pendidikan sekolah dan pendidikan bermasyarakat. Jika berhasil, maka konflik kepentingan antara paham individualisme dan kolektivisme justru menjadi energi sosial untuk mendorong pertumbuhan kehidupan masyarakat berkeadilan. Di dalam masyarakat berkeadilan, setiap individu mendapat keleluasaan berdinamika untuk mengoptimalkan potensi dirinya menjadi seorang individu berkepribadian ideal. Sebaliknya, dengan demikian otomatis masyarakat menemukan jati dirinya yaitu sebagai suatu sistem manajemen sosial.