Posts made by Diva Azzahra

3H 2023 Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Jurnal 2

by Diva Azzahra -
Nama : Diva Soraya Azzahra
Npm:2253053035
Kelas :3H

Analisis jurnal 2
Identitas Jurnal
Nama Jurnal : Dinamika Pendidikan
Nomor : 2
Halaman : 63-75
Tahun Terbit : 2008
Judul : Pentingnya Pendidikan Nilai di Era Globalisasi
Nama Penulis : Hidayati

Pembahasan:
Menurut Susanto (1998 :109) menyebutkan bahwa perubahan masyarakat akibat berkembang pengetahuan dan teknologi tersebut membawa dampak yang besar pada budaya, nilai, dan agama. Nilai-nilai yang sementara ini dipegang kuat oleh masyarakat mulai bergeser dan ditinggalkan. Sementara nilai-nilai yang menggantikannya tidak selalu dengan landasan kepercayaan atau keyakinan masyarakat, sehingga penyimpangan nilai semakin subur dan berkembang.Hal ini bisa dibuktikan dengan peristiwa-peristiwa beberapa tahun belakangan ini, kita menyaksikan adanya perilaku-perilaku kekerasan, kebrutalan, kriminalitas, pesta sabu-sabu, dan lain-lain yang terjadi dimana-mana di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di kalangan kaum muda. Kian lama sikap dan perilakunya semakin menunjukkan arah yang berlawanan dengan nilai-nilai luhur bangsa.

•Pengertian Nilai
Menurut I Wayan Koyan (Dwi Siswoyo. 2005 :22), nilai adalah segala sesuatu yang berharga. Nilai itu ada dua yaitu nilai ideal dan nilai aktual. Nilai ideal adalah nilai yang menjadi cita-cita setiap orang, sedangkan nilai aktual adalah nilai yang diekspresikan dalam perilaku sehari-hari. Nilai adalah sesuatu yang berharga, sesuatu yang indah, sesuatu yang berguna, sesuatu yang memperkaya batin, sesuatu yang menyadarkan manusia akan harkat dan martabatnya (Dwi Siswoyo, dkk. 2005).

•Globalisasi dan Dampaknya Terhadap Nilai-nilai dan Moral
Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa-bangsa di seluruh dunia (A. Jamil Edison, dkk 2005). Sebagai proses globalisasi berlangsung melalui dua dimensi ruang dan waktu. Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia.

•Mengapa Pendidikan Nilai Gagal?

Diakui atau tidak, Pendidikan tidak diarahkan untuk memanusiakan secata "utuh" dan "parnipura", lebih di orientasikan pada hal bersifat materialistis, ekonomis, dan teknokratis dari sentuhan nilai moral, kemanusian, dan budi pekerti. Pendidikan mementingkan kecerdasan intelektual, akal, dan perasaan, emosi, dan spiritual. Akibatnya apresiasi out-put pendidikan terhadap keagungan nilai humanistik, keluhuran budi, dan budi nurani nihil.

•Pentingnya Pendidikan Nilai dan Moral bagi Anak
Tujuan pendidikan adalah menjadikan peserta didik menjadi "manusia yang utuh sempurna". Tercapainya kesempurnaan ditunjukkan oleh terbentuknya "pribadi yang bermoral" (Driyakara. 1980 129). Pribadi yang bermoral adalah yang memiliki kemampuan untuk mengelola hidupnya sesuai dengan nilai-nilai luhur kemanusiaan.

3H 2023 Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Jurnal 1

by Diva Azzahra -
Nama : Diva Soraya azzahra
Npm : 2253053035
Kelas : 3H

ANALISIS JURNAL 1

Nama jurnal : Jurnal Pendidikan Kewarnanegaraan
Nomor : 3
Halaman : 710-724
Tahun terbit : 2021

Judul : "PENDIDIKAN NILAI DAN MORAL DALAM SISTEM KURIKULUM PENDIDIKAN DI ACEH"

Penulis :
1. Iwan Fajri
2. Rahmat
3. Dadang Sundawa
4. Mohd Zailani Mohd Yusoft

Pembahasan :

Pemerintah Aceh pula melakukan pembelajaran yang sesuai dengan kekhususan yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah Aceh. Penyelenggaraan pembelajaran Islami di Provinsi Aceh mengacu pada Qanun No 9 Tahun 2015 pergantian atas Qanun Aceh No 11 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran. Penyelenggaraan pendidikan di seluruh satuan pendidikan berpedoman pada ajaran Islam. Pelaksanaan pendidikan di Sekolah di Aceh secara keseluruhan sudah Islami, dengan indikator sistem pengelolaan sekolah memiliki nilai transparansi, akuntabilitas, pendekatan keteladanan, pengembangan budaya berorientasi islami dan penerapan kurikulum islami sebagaimana diatur dalam qanun. Pendidikan nilai dan moral di satuan pendidikan di Aceh diselenggarakan selain sesuai dengan pendidikan nasional, juga mengacu pada penerapan melalui kurikulum islami yang berpedoman sesuai dengan qanun pendidikan di Aceh. Proses pembelajaran yang dilaksanakan di Aceh berbasis dan berorientasi kepada budaya islami yang berbasis syariat islam di Aceh.

3H 2023 Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 2

by Diva Azzahra -
Nama :Diva Soraya azzahra
Npm :2253053035
Kelas :3H

Analisis video 2
1.Pada September 2015 di SD Negeri 2 Kebayoran Lama, Jakarta. Siswa kelas 2 SD meninggal dunia setelah berkelahi dengan teman sekelasnya dilingkungan sekolah, diduga karena perkelahian mulut

2. Pada Agustus 2017 di Sukabumi ,Jawa Barat. Siswa kelas 2 SD meninggal dunia setelah berkelahi di halaman sekolah, diduga karena dirundung dan dilempar minuman beku.

3. Pada November 2017 di SD Negeri, Kan. Bandung. Terjadi duel antara 2 siswa kelas 5 SD saat perlombaan senam hari guru diduga karena Pelaku terganggu korban yang menyalakan motor bising.

Dari kejadian tersebut Menurut saya kasus ini,terjadi karena kurang nya pengawasan dari orang tua dirumah dan pengawasan dari guru di sekolah,yang menyebabkan anak-anak berprilaku semena mena dan tidak ada batasanya,menyebabkan para siswa menjadi bebas atau kurang terkontrol dan pembullyan seperti ini marak terjadi.

3H 2023 Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 1

by Diva Azzahra -
Nama :Diva Soraya azzahra
Npm: 2253053035
Kelas :3H

Analisis video 1
Judul : The Trolley Problem
Pada tahun 1967 Phillipa foot mengajukan suatu eksperimen yang telah diadaptasi untuk memahami konteks moral dalam berbagai kondisi seperti perang, penyiksaan, drone, aborsi dan euthanasia. Eksperimen ini disebut dengan The Trolley Problem.
Menurut saya, antara trolley problem yg digambarkan dan nilai moral yg sebenarnya dalam kehidupan sehari2 ada perbedaan yg sangat besar, yaitu "pilihan".Teori trolley problem adalah suatu kondisi seandainya kita gak punya pilihan lain selain sekenario pertama atau sekenario kedua , logisnya, mau tidak mau,Saya memiliki kereta tersebut lurus karena jika kereta tersebut lurus maka hanya membunuh lima orang saja , jika kereta belok dan mengangkat tuasnya maka akan bisa membahayakan orang orang yang ada di dalam kereta dan satu orang tersebut karena Seorang masinis kereta api tidak mungkin melakukan pengontrolan wesel ketika kereta sedang berjalan.atau memilih untuk tidak ikut campur (dalam hal ini tidak mau mendorong orang dari atas jembatan). Masalahnya adalah, dalam hidup, segimanapun sempitnya, selalu ada jalan yg lebih baik. Selalu ada opsi untuk tidak mengorbankan orang lain. Bahkan selalu ada opsi untuk mengorbankan diri (rela berkorban demi orang banyak). sederhana mendalami luasnya nilai moral yang di miliki manusia Selalu ada pilihan untuk tidak memulai perang, genosida, mendiskriminasi kaum minoritas. Ketika beberapa orang memilih untuk melakukan itu semua, artinya pada saat itu bukan moral mereka yg berperan, melainkan nafsu dan keegoisan.

3H 2023 Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Jurnal-2

by Diva Azzahra -
Nama :Diva Soraya Azzahra
Npm:2253053035
Kelas 3H

Menganalisis jurnal 2

Identitas jurnal
Nama Jurnal : Jurnal Pendidikan Sosiologi Dan Humaniora
Volume : 1
Nomor : 1
Halaman : 90-100
Tahun Terbit : 2010
Judul : MEMBINA NILAI MORAL SOSIAL BUDAYA INDONESIA
DI KALANGAN REMAJA
Nama Penulis : H. Wanto Rivaie.

Pembahasan
Dalam suasana kehidupan dewasa ini yang banyak tuntutan, tantangan
dan masalah, upaya orang tua membina anak dalam keluarga dengan
sentuhan kasih sayang untuk menjadi generasi mendatang yang
bertanggung jawab dan berakhlaq mulia.

•Membangun Hubungan
Interpersonal Antar Bangsa

Nilai-nilai hubungan antar
manusia warga bangsa perlu dibangun berdasarkan saling menghargai, saling
percaya untuk menciptakan kehidupan yang sejahterah. Nilai-nilai hubungan antar manusia seyogyanya seperti tersebut pada soal ini, dan untuk menjawabnya, terkait dengan kedudukan manusia sebagai makhluk
Sosial,dan sekaligus sebagai makhluk individual seperti yang dinyatakan Prof . Dr. H. Nursid S,
dalam bukunya (2008, 31-44) bahwa manusia baru dapat dikatakanmanusia yang sebenarnya, bila ada di dalam masyarakat.

•Pendidikan Generasi Muda Yang Memiliki Jati Diri Indonesia Yang Berkadar Modern

Pembinaan generasi muda
(SDM) melalui pendidikan berbeda dari zaman ke zaman, intinya dalam
membina kepribadian, sebagai upaya membentuk jati diri remaja tidak bisa
lepas dari filsafat hidup atau pandangan hidup
seseorang,masyarakat atau bangsa dimana mereka menjalani kehidupan. Jati diri generasi muda dapat dibentuk oleh tradisi kehidupan masyarakat atau oleh usaha yang terprogram,
direncanakan dengan baik, dan
sistematis/modern (Jalaluddin, dan
Abdullah Idi, 2007, 184-185). Namun demikian sesederhana apapun
pembentukan jati diri generasi muda
tidak bisa dilepaskan dari peran
pendidikan.

•Diperlukan Pendidik Dalam Arti Seluas-luasnya (Orang Tua, Guru,Dosen,Tokoh
MasayarakatFormal/Non Formal)

Dalam hal pendidik dalam arti luas kaitannya dengan pembentukan jatidiri yang terlihat pada penampilan
kepribadian seseorang, Nursid S.(2008, 31-33) menjelaskan bahwa
sepanjang hidupnya manusia dipengaruhi oleh pendidik dalam arti luas ini (orang tua, guru, dan tokoh masyarakat). Hal ini sejalan dengan
pemikiran Krech, Kruchfield dan ballachey (1975, 308, dalam Nursid.S, 35), bahwa from birth to death man live out his life as a member of a society is to be under constant, all
pervasive social influence.

•Penciptaan Suasana Yang Kondusif Aktif, Efektif, Komunikatif Penuh
Nilai Kreatif Dan Bertanggung Jawa

•Peranan Strategis Pendidikan Agama
dalam Pembentukan
Perilaku Peserta Didik dalam Kondisi Masyarakat yang Pluralis

•Faktor-Faktor Personal Yang Mempengaruhi Tindakan Manusia Ada dua macam pendekatan dalam pembentukan perilaku manusia.

Kedua pendekatan ini menekankan
faktor-faktor psikologis dan faktor faktor sosial. Atau dengan istilah lain
faktor-faktor yang timbul dari dalam
individu (faktor personal), dan faktor faktor berpengaruh yang datang dari
luar individu (faktor environmental).

•Faktor-Faktor Personal Yang
Mempengaruhi Tindakan Manusia

1. Aspek Biologis
2. Aspek Sosiopsikologis
3. Motif Sosiogenesis
4. Konsepsi Manusia Dalam Psikoanalisis
5. Teori Behaviorisme

•Menginternalisasikan Nilai Pancasila, Membina Jatidiri Berwawasan Nasional Jatidiri menurut Prof. Nursid.
S., (2005, 151) jatidiri berarti jadilah
diri sendiri yang berakhlakul karimah,
beretos kerja tinggi dan cerdas
menghadapi kehidupan hari ini,
mendatang mulai dari lingkungan
keluarga, masyarakat baik lokal,
nasional, regional dan dunia.