Nama : Annisya Anggreiny
NPM : 2213053229
Kelas : 2C
Prodi : PGSD
Post test.
Konflik Komunal di Perbatasan Indonesia-Timor Leste dan Upaya Penyelesaiannya
1. Tanggapan saya mengenai peristiwa tersebut yaitu masih kurangnya pembekalan dari aparat pemerintah terhadap masyarakat dan kurangnya ketegasan kekuatan militer yang menjaga perbatasan juga menjadi faktor terjadinya konflik tersebut, maka dari itu sudah seharusnya kita sebagai elemen masyarakat memperkuat pengetahuan mengenai batas-batas wilayah negara, serta memperkuat pertahanan dan keamanan diwilayah perbatasan. Selain itu dalam menyelesaikan permasalahan yang ada seharusnya kedua negara bernegosiasi dalam rangka menyelesaikan permasalahan delimitasi terhadap segmen-segmen yang belum disepakati dengan demikian akan tercipta kedamaian dan keadilan kedua negara.
Sedangkan hal positif yang dapat saya ambil dari peristiwa ini adalah perjuangan masyarakat dan aparat penjaga perbatasan dalam mempertahankan wilayah.
NPM : 2213053229
Kelas : 2C
Prodi : PGSD
Post test.
Konflik Komunal di Perbatasan Indonesia-Timor Leste dan Upaya Penyelesaiannya
1. Tanggapan saya mengenai peristiwa tersebut yaitu masih kurangnya pembekalan dari aparat pemerintah terhadap masyarakat dan kurangnya ketegasan kekuatan militer yang menjaga perbatasan juga menjadi faktor terjadinya konflik tersebut, maka dari itu sudah seharusnya kita sebagai elemen masyarakat memperkuat pengetahuan mengenai batas-batas wilayah negara, serta memperkuat pertahanan dan keamanan diwilayah perbatasan. Selain itu dalam menyelesaikan permasalahan yang ada seharusnya kedua negara bernegosiasi dalam rangka menyelesaikan permasalahan delimitasi terhadap segmen-segmen yang belum disepakati dengan demikian akan tercipta kedamaian dan keadilan kedua negara.
Sedangkan hal positif yang dapat saya ambil dari peristiwa ini adalah perjuangan masyarakat dan aparat penjaga perbatasan dalam mempertahankan wilayah.
2. Jika suatu wilayah atau bahkan bangsa Indonesia tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara, maka akan banyak terjadi konflik yang menyeret bangsa baik konflik wilayah maupun konflik sosial lainnya yang akan mengancam persatuan dan keamanan negara. Dengan demikian, akan banyak terjadi perebutan wilayah baik dengan negara lain maupun dengan sesama wilayah itu sendiri, serta adanya konflik sosial politik dan konflik lainnya. Karena pada dasarnya tujuan dari wawasan nusantara adalah menjamin persatuan dan kesatuan segenap aspek kehidupan nasional.
3. Konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah terjadinya konflik yaitu wawasan nusantara sebagai cara pandang yang mengajarkan bagaimana pentingnya membina persatuan dan kesatuan dalam segenap aspek kehidupan bangsa dan negara dalam mencapai tujuan dan cita-citanya. Wawasan nusantara menjadi landasan visional dalam penyelenggaraan kehidupan nasional agar tidak terjadi penyimpangan dan konflik dalam mencapai tujuan nasional serta terpeliharanya persatuan dan kesatuan baik dilingkup nasional maupun internasional.