གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Alisa Syabrina 2253053049

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Alisa Syabrina
NPM : 2253053049
Kelas : 2D

Analisis Video


Ketahanan nasional berarti ketahanan, kemampuan, ketangguhan dan kesanggupan mengembangkan kemampuan nasional menghadapi ancaman terhadap kelangsungan hidup bangsa yang bersangkutan, kemampuan mengembangkan kekuatan nasional. Ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan dari berbagai sumber, seperti B. langsung (misalnya kolonialisme Belanda untuk menguasai sumber daya alam Indonesia)
B. luar (misalnya AS ingin menjajah Filipina)
C. Deep (misalnya pemberontakan gerakan Aceh dan keinginan Papua untuk memisahkan diri)
D tidak langsung (misalnya mengendalikan seluruh ekonomi dengan perlahan-lahan membeli tanah satu per satu dan kemudian mengusir penduduk aslinya)
dalam hal ini yang diserang
1. Integritas (otoritas)
2. Identitas (identitas nasional adalah identitas atau rasa memiliki terhadap suatu negara atau bangsa; bila rusak, pihak luar dapat dengan mudah mengganggu)
3. Bertahan hidup
4. Perjuangan untuk mencapai tujuan nasional. Inilah yang disebut konsep ketahanan negara. Oleh karena itu, sebagai warga negara diperlukan kemampuan setiap warga negara untuk membangun kekuatan nasional guna menghadapi ancaman di masa depan.

Ancaman terdiri dari unsur-unsur Tri-Gatra seperti:

A. Letak dan letak geografis (tempat-tempat yang semakin tergusur dan pulau-pulau yang diduduki negara tetangga, misalnya Timor Timur yang memisahkan diri dan kedatangan kapal-kapal asing di negara tersebut)
B. Kondisi dan sumber daya alam (misalnya kapal asing masuk ke laut Indonesia untuk mencuri ikan)
C. kapasitas penduduk (jika penduduk tidak cerdas maka tidak akan mampu bersaing dengan pihak luar dan yang semakin tergusur dari negerinya sendiri)
Elemen Ancaman Panca Gatra:

A Ideologi (ancaman seperti Komunisme dalam G30SPKI, dimana ideologi Pancasila diubah menjadi ideologi komunis)
B. Politik (tidak bebas memilih dan berpartisipasi dalam politik dalam negeri)
C. Ekonomi (bukan untuk kepentingan mereka, di mana lebih sulit bagi warga negara untuk membuka usaha daripada orang asing)
D. Sosial Budaya (Tradisional)
e. Pertahanan dan keamanan (misalnya kelompok masyarakat yang mempertanyakan Pancasila)
Cara mengatasinya adalah
Pembentukan aspek alam (Tri Gatra)
1. Letak dan letak geografis yang beresiko, maka kita akan meningkatkan potensi laut dan darat, kemudian kemampuan positioning ke negara tetangga. berunding dengan negara tetangga.
2. Sumber daya alam (untuk menyadari kekayaan negara Indonesia, jangan sampai dikuasai oleh negara asing, perlu kesadaran nasional untuk membentuk pemanfaatan sumber daya alam)
3. Kondisi dan keterampilan penduduk (meningkatkan pendidikan warga negara Indonesia agar mampu bersaing dan tidak tergusur)
Mewujudkan Aspek Sosial (Panca Gatra)
1. Ideologi:
Sistem nilai mampu beradaptasi secara ideologis dengan keinginan
2. Kebijakan:
Ini terjadi dengan demokrasi, pembentukan politik negara, di mana rakyat, sebagai pemegang kekuasaan tertinggi, adalah wakil rakyat. Keseimbangan produksi dan pendapatan
3. Ekonomi:
modal dan teknologi
4. Sosial budaya:
Tradisi melalui pembelajaran bahasa daerah, pendidikan dan bimbingan untuk membantu Anda berdiri di atas kaki Anda sendiri. 5. Pertahanan dan Keamanan:
Keterlibatan dan kesadaran masyarakat, mis. B. Wajib militer.
Mereka diharapkan mampu menjaga kelenturan kebangsaan, misalnya siswa yang diharapkan menjadi pembelajar dan peserta yang baik.