Posts made by Alivia Cahya Kusworo 2213053053

Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh
Izin menjawab pertanyaan dari saudari Septi Nurmila Sari

Menurut kami, pendekatan tematik yang digunakan lebih efektif daripada pendekatan yang sebelumnya, karena pendekatan tematik mengintegrasikan berbagai konsep yang terkait dengan kehidupan nyata, ini dapat memungkinkan siswa memahami hubungan antara berbagai aspek kehidupan sosial, budaya, dan alam. Dalam hal ini mendorong siswa untuk berpikir kritis dalam menganalisis situasi yang mereka hadapi sehari-hari sehingga dapat mengaitkan informasi dengan konteks dunia nyata atau kehidupan sehari-hari. Dengan menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari, siswa diarahkan untuk tidak hanya memahami materi secara pasif, tetapi juga mengajukan pertanyaan, mengevaluasi informasi, dan berpikir kritis tentang kesimpulan dari akibat yang terjadi secara langsung dari apa yang mereka pelajari. Pendekatan tematik sering kali melibatkan kerja kelompok dan diskusi, merupakan sarana yang sangat efektif dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis, diskusi merupakan sesuatu yang penting dalam mengasah keterampilan berpikir kritis. Berbeda jika dengan pendekatan sebelumnya lebih menekankan pada penguasaan materi tanpa mengaitkan dengan keadaan nyata.
Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh
Izin menjawab pertanyaan dari saudari Laura Dewi Asih

Perbedaannya dapat dilihat dari beberapa aspek, yang pertama pendekatan pembelajaran, jika kurikulum sebelumnya atau kurikulum 2013 menggunakan pendekatan tematik integratif untuk jenjang SD, di mana mata pelajaran IPS digabungkan dengan mata pelajaran lain, seperti PPKn dan Bahasa Indonesia, dalam satu tema besar sedangkan kurikulum merdeka menekankan pada pendekatan berbasis proyek (project-based learning) dengan kebebasan lebih besar bagi sekolah untuk menentukan materi yang relevan dengan kebutuhan siswa. Lalu terdapat perbedaan pada fokus kompetensi, jika kurikulum 2013 berfokus pada pengembangan kompetensi inti dan kompetensi dasar yang ditentukan untuk setiap mata pelajaran mencakup pengetahuan, keterampilan, sikap, dan nilai sedangkan pada kurikulum merdeka lebih menekankan pada profil pelajar Pancasila, yang mencakup elemen seperti gotong royong, berpikir kritis, kreatif, bernalar dan lain sebagainya. Kompetensi dikembangkan lebih fleksibel. Pada kurikulum 2013 pembelajaran lebih banyak menggunakan pembelajaran berbasis materi yang telah ditentukan di dalam buku teks, dengan evaluasi yang menekankan pada ulangan harian dan ujian dan pada kurikulum merdeka pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) lebih diutamakan, terutama di IPS. Siswa diajak untuk mengembangkan proyek yang relevan dengan tema sosial, budaya, atau lingkungan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi, dalam proses belajar lebih diarahkan pada keterlibatan aktif. Jadi secara keseluruhan pada kurikulum merdeka lebih fleksibilitas dan menekankan pada pengembangan karakter sedangkan pada kurikulum 2013 lebih berstruktur dan lebih kedalam penugasan materi.