Kiriman dibuat oleh Liza Ayu Mareta 2213053031

Nama: Liza Ayu Mareta
NPM: 2213053031
Tugas Analisis Video 2

Analisis yg dapat saya ambil dari pendidikan Pancasila eksistensinya bagi mahasiswa
Mahasiswa adalah bibit unggul bangsa yang
di mana pada masanya nanti bibit ini akan melahirkan pemimpin dunia. Karena itulah diperlukan
pendidikan moral dan akademis yang akan menunjang sosok pribadi mahasiswa. Kepribadian mahasiswa akan tumbuh seiring dengan waktu dan
mengalami proses pembenahan, pembekalan, penentuan, dan akhirnya pemutusan prinsip diri.
Negara, masyarakat masa datang, diperlukan ilmu
yang cukup untuk dapat mendukung kokohnya
pendirian suatu Negara.
Melalui pendidikan Pancasila diharapkan nilai-nilai luhur Pancasila tersebut dapat tersosialisasi bahkan terinternalisasi dalam diri pribadi generasi muda, khususnya mahasiswa, dan dalam diri mereka akan
tumbuh sikap demokratis serta analitis kritis dalam
menghadapi segala permasalahan kehidupan dan
dalam mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila.
Visi Pendidikan Pancasila yaituBertujuan membantu mahasiswa agar mampu mewujudkan nilai
dasar agama dan kebudayaan serta kesadaran berbangsa dan bernegara dalam menerapkan ilmu
pengetahuan, teknologi, dan seni yang dikuasainya dengan rasa tanggung jawab kemanusiaan. Pentingnya pengamalan Pancasila dalam kehidupan di kampus sangatlah amat penting demi
memajukan Perguruan Tinggi agar kampus dapat menghasilkan lulusan mahasisiwa Pancasila yang
dapat membangun bangsa Indonesia.
Nama: Liza Ayu Mareta
NPM: 2213053031
Tugas Analisis Video 2

Analisis yg dapat saya ambil dari Peristiwa Rengasdengklok 16 Agustus 1945serangkaian penting peristiwa yg menyangkut perjalanan bangsa Indonesia
Pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah tanpa syarat kepada pihak sekutu, dapada tnggal 15 Agustus 1945 Ir. Soekarno dan Drs. Moh Hatta baru kembali ke Indonesia untuk memenuhi panggilan panglima Jepang untuk Asia tenggara. Hal tersebut menyebabkan terjadinya pro dan kontra tentang proklamasi kemerdekaan, karena golongan muda ingin cepat cepat dilaksanakannya proklamasi kemerdekaan Indonesia sedangkan golongn tua berpendapat bahwa kemerdekaan dilakukan secara teroganisir. Perbedaan tersebutlah membuat para golongan muda melakukan penculikan untuk membawa Soekarno ke Rengasdengklok agar jauh dari pemerintah pendudukan Jepang. Akhirnya Soekarno dan Hatta dijemput dari Rengasdengklok di kawasan Menteng ke rumah Laksamana Maeda. Naskah proklamasi akhirnya disusun oleh Ir. Soekarno, Dr.Moh. Hatta dan Ahmad Soebardjo, Sajuti Melik
Nama: Liza Ayu Mareta
NPM:2213053031
Tugas Analisis Jurnal

Pancasila sebagai dasar negara dengan kelompok islam yang dipimpin Muhammad Natsir yang menginginkan Islam sebagai dasar negara.Ir Soekarno tidak ingin menggabungkan urusan negara politik sosial ilmu pengetahuan teknologi dengan pengaruh agama atau hal-hal gaib. kemudian Muhammad Natsir menyatakan bahwa agama dan negara tidak bisa dipisahkan, karena urusan-urusan kenegaraan pada hakekatnya adalah bagian dari risalah islam
Hubungan agama dan negara sering kali menjadi pro dan kontra, dikarenakan agama sering kali digunakan untuk melakukan tindakan yang bertentangan dengan pemerintahan atau pemerintahan sering dijadikan kekuatan untuk menekan agama. Hubungan antara negara dan agama sejatinya menghadirkan sebuah tatanan yang berlandaskan ketuhanan yang maha esa, hubungan agama dengan negara dinilai sangat erat dan saling berhubungan dalam berbagai aspek bahwa agama memberikan pedoman yang berasal dari tuhan dan berfungsi sebagai pembimbing dan pemberi petunjuk.

Hubungan antara negara dan agama merupakan satu tatanan berbasis ketuhanan yang menekankan bahwa negara atas nama konstitusi menjaga agama dan kepercayaan sehingga munculnya pluralisme yang sah dalam kehidupan kehidupan politik, hukum, dan harmoni sosial.
Nama: Liza Ayu Mareta
npm: 2213053031

Analisis yg saya dapat bahwa Pancasila adalah satu dasar yg benar benar dinamis Pancasila adalah jembatan untuk mepersatukan bangsa Indonesia, satu dasar yg menghimpun segenap tenaga rakyat Indonesia, bukan saja mencetus revolusi tepapi juga mengakhiri revolusi dengan baik

Nama: Liza Ayu Mareta
NPM: 2213053031
Tugas Analisis Soal

1. Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?
COVID-19 hanya dapat dicegah dengan kedisiplinan yang kuat dan semangat gotong royong yang dilakukan oleh seluruh elemen bangsa secara terus menerus tanpa terputus.
Mari gunakan masker, mari disiplin jaga jarak, mari disiplin hindari kerumunan. Ini harus dilakukan secara bersama-sama dan terus menerus tidak boleh terputus,
Sikap gotong royong sangat dibutuhkan dalam kondisi seperti saat ini. Jika ada warga yang bergejala COVID-19 dan melakukan isolasi diri, kita berharap saling bantu dan tidak mengucilkannya. Juga membantu tetangga dengan membeli produk yang dijual. Keberhasilan ini tergantung peran serta masyarakat, kerja sama RT/RW, desa.

2. Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?
Upaya yg dapat dilakukan dalam menghadapi keberagaman di lingkungan tempat tinggal yaitu dengan
Saling menghargai keberagaman yang ada di masyarakat, Tidak memandang suku, agama, ras, dan golongan sendiri lebih baik dari orang lain, Tidak Saling Menjatuhkan, dan selalu saling Menjalin Kebersamaan

3. Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara !
identitas nasional merupakan hal yang tercermin dari pola pikir, sikap dan pola tindak yang senantiasa mendahulukan kepentingan bangsa dan negara dibandingkan dengan kepentingan pribadi dalam suatu kelompk. Dengan mempelajari budaya asli indonesia, mencintai produk dalam negeri dan memupuk kesadaran untuk mengajar ketertiggalan itu merupakan cara mempertahankan identitas nasional.

4. Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?
Saya setuju dengan sikap para pendiri bangsa tersebut karena memiliki jiwa toleransi yg tinggi, menghargai pendapat yang di sampaikan oleh masing-masing para pengusul pendapat. Jadi sebagai bangsa di masa sekarang sikap kita juga harus menjunjung tinggi teloreansi, tidak membeda bdekan agama, ras, dll