གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Nadia Ayu Nurjanah 2213053119

3I 2023 Pendidikan nilai dan Moral -> Forum 1

Nadia Ayu Nurjanah 2213053119 གིས-
Nama : Nadia Ayu Nurjanah
NPM : 2213053119
Kelas : 3/i

1. Di sekolah dasar, pendidikan nilai dan moral diwujudkan melalui berbagai strategi untuk membentuk karakter yang baik pada siswa. Salah satunya adalah dengan menyertakan pelajaran khusus tentang etika, moral, dan nilai-nilai dalam kurikulum sekolah dasar. Selain itu juga menggunakan cerita, dongeng, atau kisah-kisah yang sarat dengan pesan moral sebagai alat pembelajaran yang efektif, membantu siswa menginternalisasi nilai-nilai tersebut. Pentingnya kesopanan dan sikap hormat terhadap guru, teman sekelas, dan semua individu di lingkungan sekolah. Selain itu, lembaga pendidikan menyediakan program bimbingan dan konseling yang bertujuan untuk membantu siswa memahami nilai-nilai, mengatasi konflik, dan mengembangkan keterampilan sosial yang positif, karena melibatkan siswa dalam proyek sosial atau kegiatan amal juga merupakan cara yang efektif untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama. Pendidik dan staf sekolah selalu menjadi panutan dalam perilaku dan nilai-nilai moral, mengedepankan tanggung jawab, integritas, dan sikap positif dalam semua interaks, dan ikut serta melibatkan orang tua dalam pendidikan nilai dan moral siswa juga sangat penting, mengingat peran sentral orang tua dalam membentuk karakter anak-anak di rumah.

2. Pendidikan nilai dan moral di lingkungan Sekolah Dasar (SD) memegang peran yang sangat penting dalam membentuk pemahaman anak-anak tentang keragaman budaya, agama, dan suku yang ada dalam masyarakat. Salah satu nilai dasar yang perlu ditanamkan adalah toleransi, yang mencakup kemampuan untuk menghargai serta merangkul perbedaan dalam budaya, agama, dan suku, sambil mengembangkan sikap terbuka yang memungkinkan anak-anak untuk menjaga keragaman ini dalam hubungan persahabatan dan interaksi sehari-hari. Empati juga merupakan nilai yang tak kalah penting, karena melalui empati, anak-anak dapat meresapi perasaan dan pengalaman orang lain, membantu mereka memperdalam pemahaman terhadap teman-teman sekelas yang mungkin berasal dari beragam latar belakang agama atau budaya.

3I 2023 Pendidikan nilai dan Moral -> Forum 1

Nadia Ayu Nurjanah 2213053119 གིས-

Nama   : Nadia Ayu Nurjanah

NPM   : 2213053119

Kelas   : 3/i

 

1.      Lawrence Kohlberg adalah salah satu tokoh dalam psikologi perkembangan moral, yang telah memberikan kontribusi penting dalam memahami bagaimana individu menginternalisasi dan mengembangkan nilai-nilai moral mereka sepanjang hidup mereka. Teori yang dibuatnya membentuk dasar yang kuat bagi pendidikan moral, yang dianggapnya sangat penting dalam membentuk karakter dan etika individu. Menurut Kohlberg, pendidikan moral tidak hanya melibatkan pengenalan aturan atau panduan tentang benar dan salah, melainkan lebih tentang mendorong individu untuk berpikir secara kritis tentang dilema moral dan mencapai tingkat pemikiran moral yang lebih tinggi. Dalam visinya, ada tiga tahapan utama dalam perkembangan moral yang perlu dilalui individu. Tahap pertama adalah pramoralitas, kemudian ada tahap moralitas konvensional, dan tahap tertinggi dalam perkembangan moral menurut Kohlberg adalah moralitas otonom Oleh karena itu, Kohlberg melihat pendidikan moral sebagai suatu proses yang berkelanjutan untuk membantu individu bertransisi dari tahap pramoralitas menuju moralitas konvensional, dan akhirnya mencapai tahap moralitas otonom yang lebih matang. Konsep ini telah memiliki dampak yang signifikan pada pendidikan moral dan etika dalam beberapa dekade terakhir.

2.      Secara keseluruhan, pendidikan nilai dan moral di sekolah dasar membantu membentuk fondasi yang kuat untuk perkembangan moral anak-anak, membantu mereka menjadi individu yang lebih baik, lebih peduli, dan lebih bertanggung jawab dalam masyarakat. Oleh karena itu pendidikan nilai dan moral memiliki peranan yang sangat penting untuk anak-anak sekolah dasar karena berpengaruh besar pada perkembangan karakter, perilaku, dan kualitas hidup mereka, baik saat ini maupun di masa depan. Secara singkatnya, pendidikan nilai dan moral bagi anak sekolah dasar adalah proses penting untuk membentuk karakter dan perilaku positif pada usia yang masih dini.


Pancasila PGSD I T.A 2022/2023 -> Forum Analisis Soal-2

Nadia Ayu Nurjanah 2213053119 གིས-
Nama : Nadia Ayu Nurjanah
NPM : 2213053119

A. - Sila Pertama (Ketuhanan) Etika Pancasila melakukan refleksi kritis tentang norma dan nilai moralitas yang telah dijalani atau dianut oleh warga bangsa Indonesia selama ini agar dapat dirumuskan menjadi prinsip-prinsip kelayakan hidup sehari-hari, misalnya nilai-nilai yang terkandung di dalam benda-benda peninggalan bersejarah, karya sastra, cerita rakyat.
- Sila Kedua (Kemanusiaan) Etika Pancasila melakukan refleksi kritis tentang situasi khusus kehidupan berbangsa dan bernegara dengan segala keunikan dan kompleksitasnya seperti telah dirumuskan di dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.
- Sila Ketiga (Persatuan) refleksi kritis tentang berbagai paham yang dianut oleh manusia atau kelompok masyarakat tentang bidang-bidang khusus kehidupan, misalnya paham tentang manusia, Tuhan, alam, masyarakat, sistem sosial politik, sistem ekonomi, sistem kerja, dsb.
- Sila Keempat (Kerakyatan)
Sila ini menyiratkan adanya konsep bahwa rakyat atau wakil-wakil rakyat
dalam menjalankan kekuasaannya harus dipimpin oleh kebijaksanaan, dengan
penuh rasa tanggungjawab, baik secara vertikal kepada Tuhan YME maupun
secara horizontal kepada seluruh rakyat Indonesia, dan tidak sekali-kali atas
dasar kekuatan maupun legalitas formal. Semakin dekat manusia dengan
sumber kebenaran absolut yaitu Tuhan YME, maka dia akan semakin bijaksana.
- Sila kelima (Keadilan sosial)
Keadilan itu bukan keadilan formal, suatu keadilan yang lahir karena
perundang-undangan, melainkan keadilan yang bertumpu pada habitat
sosialnya, yaitu masyarakat Indonesia, yang berkarakter komunalistik-religius.
Ilmu berparadigma Pancasila mendorong perburuan keadilan sosial, sekaligus
menolak dominasi positivisme

B. Diharapkan para pemimpin warga negara dan ilmuwan yang memiliki jiwa Pancasilais dapat menjaga karakter tersebut, karena dengan demikian maka akan terjaganya Pancasila dan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Dan pastinya hidup akan lebih teratur jika berpatokan pada Pancasila sehingga diharapkan kedepannya generasi-generasi muda hidupnya dapat tertata karena memiliki jiwa Pancasilais.

Pancasila PGSD I T.A 2022/2023 -> Forum Analisis Soal-1

Nadia Ayu Nurjanah 2213053119 གིས-
Analisis Soal
Nama : Nadia Ayu Nurjanah
NPM : 2213053119

1. Hoax merupakan informasi, kabar, berita yang palsu atau bohong.
Kita seharusnya lebih waspada terhadap berita yang beredar,kemudian mengingatkan orang orang di sekeliling kita untuk waspada terhadap hoax yang beredar,serta membicarakan dengan pemerintah setempat untuk menutup situs berita hoax tersebut. Kita dapat menghindari berita hoax dengan cara mengecek sumber informasi/ berita dan kelengkapan informasi serta keaslian dari informasi tersebut

2. Apabila IPTEK bertentangan dan tidak sesuai dengan nilai Pancasila, maka akan banyak dampat negatif yang ditimbulkan, seperti kerusakan lingkungan, dekandensi moral, dan lunturnya nilai-nilai luhur bangsa Indonesia,karena Pancasila merupakan pedoman dan tiang kehidupan bangsa Indonesia. Oleh sebab itu perkembangan IPTEK harus sejalur dengan nilai Pancasila yang ada guna mencapai hasil yang baik. Solusi agar pengembangan IPTEK berjalan dengan baik adalah dengan cara merealisasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam pengembangan IPTEK di Indonesia

3. Sebaiknya rakyat Indonesia membeli produk dalam negeri agar tidak melulu menjadi target pasar negara lain, sehingga negara Indonesia dapat maju bahkan bisa saja menjadi negara penghasil produk produk unggul seperti negara maju lainnya dan menaikkan keunggulan negara Indonesia.

Pancasila PGSD I T.A 2022/2023 -> Forum Analisis Jurnal

Nadia Ayu Nurjanah 2213053119 གིས-
Nama : Nadia Ayu Nurjanah
NPM : 2213053119

Dari jurnal yang berjudul Pancasila sebagai falsafat ilmu dan implikasi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, penulis Syarifuddin, vol 2 No.2 Th 2018, hal 29-41. Menjelaskan tentang Konsep Dasar Pancasila, Pancasila Sebagai Filsafat Ilmu dan implikasi sila-sila dalam pengembangan IPTEK diantaranya adalah
1. ketuhanan yang maha esa : Implikasi Sila I Ketuhanan Yang Maha Esa dalam pengembangan ilmu pengetahuan Manusia pada hakikatnya adalah mahluk religi. Sebagai mahluk religi, setiap manusia memiliki potensi untuk sampai pada kesadaran bahwa terdapat kekuatan, dengan segala kemahaan, yang
mencipta dan menguasai jagad raya. Menanamkan nilai- nilai spiritual, nilai Moral dan nilai etik sesuai dengan Agama dan Kepercayaan masing-masing dan juga menumbuhkan kesadaran Beragama dengan Mejalankan Perintah-Nya dan menjauhi segala Larangan-Nya melalui kurikulum Mata pelajaran Agama.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab : Implikasi Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab dalam
pengembangan ilmu pengetahuan adalah memberi arah dan mengendalikan
ilmu pengetahuan. Ilmu dikembalikan pada fungsinya semula, yaitu untuk
kemanusiaan, tidak hanya untuk kelompok, lapisan tertentu
3. Persatuan Indonesia : Implikasinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah Sila
persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia
bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan iptek,
dengan iptek persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara,
persaudaraan dan pesahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin
karena tidak lepas dari factor kemajuan iptek.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan : Implikasinya dalam pengembangan pengetahuan adalah Sila
kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksaan dalam permusyawaratan
perwakilan, mendasari pengembangan Iptek secara demokratis
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia : Implikasi sila ke 5 dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah;
Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, mengimplementasikan
pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam
kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya
dengan dirinya sendiri dan lingkungan hidupnya