Posts made by Nola Diva Brilian 2213053199

Nama: Nola Diva Brilian
Npm: 2213053199


Analisis soal 1
A. Tanggapan saya tentang berita tersebut yaitu sangat setuju berita hoax sangat amat mudah tersebar dan mudah termakan oleh masyarakat.
Cara mengantisipasi nya yaitu menurut saya tidak mau menerima berita secara mentah mentah, lebih teliti dan jika menemukan berita hoax laporkan berita tersebut, harus kritis terhadap apa yang kita baca, dan juga tidak mudah terpengaruh
B. Akan menimbulkan banyak masalah, bisa terpecah belah Karena berita hoax, dan bisa merusak moral bangsa Indonesia.
Yang saya sampaikan gunakanlah untuk hal yang positif, gunakan untuk hal hal yang penting penting saja, gunakan pada waktu dan tempat yang tepat.
C. Yang pertama yaitu mengajarkan cara membuat list atau anggaran belanja,apa saja yg dibutuhkan kan tentukan pengeluaran dan pemasukan. Prioritas kan kebutuhan barang, kurang kurangi membeli barang yang hanya karena lucu atau kurang bermanfaat, mengenalkan kebutuhan primer sekunder dan tersier.
Nama: Nola Diva Brilian
Npm: 2213053199

Judul jurnal : Pancasila sebagai Filsafat Ilmu dan implikasi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan
Penulis: Syarifuddin

Konsep Dasar Pancasila
Pancasila adalah ideologi dasar yang berasal dari kata sanskerta: panca berarti 5 dan sila berarti prinsip atau asas. Menurut Muhammad Yamin bahwa Pancasila berasal dari kata Panca yang berarti
lima dan Sila yang berarti sendi, atas, dasar atau peraturan tingkah laku yang penting dan baik. Pancasila adalah pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik dan juga sebagai dasar falsafah negara indonesia yang lahir dari pemikiran mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa dengan tujuan untuk dijadikan pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu,
lambang kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia.

Pancasila Sebagai Filsafat Ilmu
Menurut Friedrich Hegel bahwa hakekat filsafat ialah satu sinthese fikiran yang lahir dari pada antithese fikiran. Dari pertentangan fikiran lahirlah perpaduan pendapat yang harmonis. Begitu pulalah dengan ajaran pancasila, satu sinthese Negara yang lahir dari pada satu antithese. (Sunoto, 1991), sedangkan menurut Muhtar Filsafat dapat diartikan sebagai suatu sikap seseorang yang sadar dan dewasa dalam memikirkan segala sesuatu secara mendalam, dan ingin melihat dari segala segi yang luas dan menyeluruh dengan segala hubungan (Muhtar Latif, 2014). Implikasi Sila-Sila Dalam Pengembangan IPTEK

1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Adapun Nilai-Nilai Pancasila Menurut Soedjadi pada sila KeTuhanan yang maha Esa adalah:
a. Percaya dan takwa kepada Tuhan yang maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
b. Hormat menghormati dan berkerjasama antara pemeluk agama dan penganut kepercayaan yang berbeda-beda, sehingga terbina kerukunan hidup.
c. Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan nya.

2. Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab
Dalam sila yang kedua Menurut Soejadi adalah:
a. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan persamaan kewajiban antara sesama manusia.
b. Saling mencintai sesame manusia.
c. Mengembalikan sikap tenggang rasa
d. Tidak semena-mena terhadap orang lain
Sedangkan menurut Mochtar sila ke tiga mengandung nilai kemanusiaan, antara lain:
a. Pengakuan terhadap harkat dan martabat manusia dengan segala hak dan wajib asasinya.
b. Perlakuan yang adil terhadap sesama manusia, terhadap diri sendiri, alam sekitar, dan terhadap Tuhan.
c. Manusia sebagai mahluk beradab atau berbudaya yang memilki daya cipta, rasa, karsa, dan keyakinan.

3. Persatuan Indonesia
nilai-nilai pada sila ke 3 adalah
a. Pengakuan terhadap bhineka Tunggal Ika suku bangsa, etnis, agama, adat istiadat dan kebudayaan.
b. Pengakuan terhadap persatuan bangsa dan wilayah indonesia serta wajib membela dan menjunjung tingginya (Patriotisme).
c. Cinta dan bangga akan bangsa dan Negara Indonesia (Nasionalisme).

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
sila ke 4 sebgai berikut:
a. Negara adalah untuk kepentingan seluruh rakyat.
b. Kedaulatan adalah ditangan rakyat
c. Manuasia indonesia adalah sebagai warga Negara dan warga masyarakat mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama.
d. Pimpinan kerakyatan adalah hikmat kebijaksanaan yang dilandasi akal sehat.
e. Keputusan yang diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat oleh wakil-wakil rakyat.

5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
nilai-nilai sila ke 5 adalah:
a. Perlakuan yang adil disegala bidang kehidupan terutama dibidang politik, ekonomi, social dan budaya.
b. Perwujudan keadilan sosial itu meliputi seluruh rakyat Indonesia.
c. Keseimbangan antara hak dan kewajiban.
d. Menghormati hak milik orang lain
Nama: Nola Diva Brilian
Npm: 2213053199

"Detik detik Hiroshima dan Nagasaki di bom, peristiwa sejarah sebelum proklamasi RI."
Pada tanggal 7 Desember 1941 Jepang menyerang pangkalan Amerika serikat yang memicu bersatunya persekutuan Amerika serikat untuk bersama sama menyerang Jepang, Jerman dan Italia juga turut bergabung. Puncak perang sekutu kepada Jepang dijatuhkan bom atom di Hiroshima pada 6 Agustus 1945. 140.000. korban yang nyaris setengah dari penduduk kota Hiroshima. Bom ke 2 dijatuhkan tanggal 9 Agustus 1945. Tanggal 15 Agustus 1945 menyerah kepada sekutu dan itu merupakan berakhir nya perang dunia ke 2. Bagi Indonesia yang saat itu dijajah Jepang momen itu menjadikan kekosongan kekuatan di wilayah Indonesia, dan Indonesia memanfaatkan nya untuk memproklamirkan kemerdekaan nya tanggal 17 Agustus 1945
Nama : Nola Diva Brilian
Npm. 2213053199

"limbah Pabrik Cemari Lingkungan sungai"
Dalam Vidio tersebut unjuk rasa karena merasa tidak nyaman akan limbah yang dihasilkan oleh pabrik pembuatan pakaian yang dibuang langsung ke sungai karena sangat mencemari lingkungan,baik udara ataupun lainnya, belum ada solusi karna pemilik pabrik blm memiliki cara untuk mengolah limbah tersebut, karena bakriknya ada 6 dan sudah 25 tahun lebih sehingga warna merasa sangat dirugikan
Nama: Nola Diva Brilian
Npm: 2213053199

Judul jurnal : Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK


1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu
Nilai- nilai Pancasila meliputi:

1. Nilai dasar(Instrinsik) yaitu yang tidak terikat oleh waktu dan tempat dan bersifat abstrak, yang mencakup cita cita,tujuan,dan tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh the faounding fathers
2. Nilai Instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu, bersifat lebih kontekstual dan harus selalu disesuaikan dengan tuntunan zaman mencakup kebijakan, strategi organisasi, sistem, rencana dan program peraturan perundang-undangan yang dikembangkan oleh lembaga penyelenggara negara.
3. Nilai praktis, adalah interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tepat dan situasi tertentu, bersifat dinamis demi tegaknya nilai instrumental dan menjamin nilai dasar tetap relevan dengan permasalahan utama yang dihadapi masyarakat sesuai dengan zamannya.

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Pancasila sebagai landasan etika pengembangan iptek yaitu
1. Pengembangan IPTEK yang terlebih menyangkut manusia haruslah menghormati martabat manusia
2. IPTEK seharusnya meningkatkan kwalitas hidup manusia, baik sekarang maupun masa yang akan datang
3. Pengembangan iptek hendaknya membantu pemekaran komunitas manusia, bail lokal, nasional ,maupun global.
4. IPTEK harus terbuka untuk masyarakat dan memiliki dampak langsung dalam kondisi hidup masyarakat.
5. IPTEK hendaknya membantu penciptaan masyarakat yang semakin lebih adil (Surajiyo, 2017:143).

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK
Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa
yang terjadi dalam masyarakat. Misalnya dengan rencana dibangunnya pembangunan pusat tenaga nuklir disemenanjung muria beberapa tahun yang lalu. Hal ini akan dikaitkan dengan isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan. Isu Ketuhanan misalnya perkembangan iptek acapkali tidak memperhatikan harkat dan martabatnya manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa, yaitu dengan tidak melibatkan peran serta langsung masyarakat padahal hal tersebut akan berdampak negatif berupa kerusakan teknologi.

Kesimpulan
Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat ditelusuri dalam hal:
1. prulalisme nilai yang berkembang pada masyarakat Indonesia pada saat ini seiring dengan kemajuan iptek menimbulkan perubahan dan cara pandang manusia tentang kehidupan.
2. kemajuan iptek pada tataran sekarang telah menimbulkan dampak yang neatif dan ada pada titik yang membahayakan terhadap eksistensi manusia dimasa yang akan datang. 
3.  perkembngan iptek yang didominasi oleh negara-negara barat akan mengancam nilai-nilai khas yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.
Urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah dapat disimpulkan :
1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indoenesia haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila
2. Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek
3. Pancasila dijadikan sebagai rambu-rambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.